• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 3 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Cara Memberikan Pertolongan Pertama untuk Membantu Korban Tenggelam

29/05/2022
in Healthy
Cara Memberikan Pertolongan Pertama untuk Membantu Korban Tenggelam

Foto: Pexels/Luca Nardone

77
SHARES
590
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Cara memberikan pertolongan pertama untuk membantu korban tenggelam haruslah dilakukan dengan benar. Pertolongan pertama harus segera diberikan ketika melihat korban tenggelam. Apabila penolongannya terlambat, maka bisa berakibat fatal. Namun, kita juga harus mengetahui cara tepat bagaimana cara melakukan pertolongan pertama tersebut.

Baca Juga: Mereka yang Syahid karena Tenggelam

Cara Memberikan Pertolongan Pertama untuk Membantu Korban Tenggelam

Dilansir dari redcross.org, berikut langkah-langkah yang bisa kita ambil.

1. Periksa pernapasan. Dengarkan dan rasakan napasnya. Jika mereka tidak bernapas, lanjutkan ke langkah-langkah selanjutnya.

2. Sebelumnya, segera beritahu seseorang untuk menelepon bantuan darurat.

3. Setelah itu, tutup mulut kita di atas mulut mereka, jepit hidung mereka dan tiup ke dalam mulut mereka. Ulangi ini lima kali.

4. Berikan 30 kompresi dada. Dorong dengan kuat di tengah dada mereka lalu lepaskan. Ulangi ini 30 kali.
Berikan dua napas bantuan kemudian lanjutkan dengan siklus 30 kompresi dada dan dua napas bantuan sampai bantuan tiba.

Kemudian, dilansir dari webmd.com, ketika melakukan kompresi, pastikan untuk tidak menekan tulang rusuk.
Lakukan kompresi dada saja, dengan kecepatan 100-120 per menit atau lebih. Biarkan dada naik sepenuhnya di antara dorongan.
Periksa untuk melihat apakah orang tersebut sudah mulai bernapas.

Ulangi jika orang tersebut masih tidak bernapas. Jika kamu telah terlatih dalam CPR, buka jalan napas dengan memiringkan kepala ke belakang dan mengangkat dagu.

Jepit hidung korban hingga tertutup. Ambil napas normal, tutup mulut korban dengan mulut untuk membuat segel kedap udara, lalu berikan 2 napas satu detik saat kamu melihat dadanya naik.

Sementara itu, kita harus lebih berhati-hati apabila korbannya adalah anak-anak atau bayi. Jangan memiringkan kepala terlalu jauh.
Dengan anak yang lebih besar, cubit hidungnya dan letakkan mulut di atas mulut anak, membentuk segel yang rapat. dan untuk bayi, letakkan mulut kita di atas hidung dan mulut bayi.

Tiup ke dalam mulut anak selama 1 detik. Kita harus melihat dada mereka naik. Ulangi napas untuk kedua kalinya. Kemudian, mulailah kompresi dada.

Untuk anak-anak, letakkan satu tangan di tengah dada di garis puting susu. Untuk bayi, letakkan dua jari di tulang dada.
Tekan ke bawah setidaknya 2 inci untuk anak-anak, sekitar 1 dan 1/2 inci untuk bayi. Pastikan untuk tidak menekan tulang rusuk atau ujung tulang dada.

Lakukan 30 kompresi dada, dengan kecepatan 100 kali per menit. Biarkan dada naik sepenuhnya di antara dorongan.
Periksa untuk melihat apakah anak sudah mulai bernapas. [Cms]

Tags: cara memberikan pertolongan pertama kepada korban tenggelam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Aby Respati Menjadi Waria, Sempat Suntik Hormon hingga Pil KB

Next Post

4 Metode Pencarian Eril yang Dilakukan Tim SAR Bern Swiss

Next Post
4 Metode Pencarian Eril yang Dilakukan Tim SAR Bern Swiss

4 Metode Pencarian Eril yang Dilakukan Tim SAR Bern Swiss

Menjadi Islam yang Moderat itu Seperti Apa?

Menjadi Islam yang Moderat itu Seperti Apa?

Sejarah Hamburger, Makanan Cepat Saji Sejak Abad Ke-13

Sejarah Hamburger, Makanan Cepat Saji Sejak Abad ke-13

  • Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    134 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Mix and Match Pakaian Batik untuk Aktivitas Sehari-Hari

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8780 shares
    Share 3512 Tweet 2195
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1035 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11532 shares
    Share 4613 Tweet 2883
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3954 shares
    Share 1582 Tweet 989
  • PKS Soroti Narasi Normalisasi LGBT, Dorong Kajian Akademik yang Utuh dari Perspektif Ilmiah, Sosial, Budaya, dan Agama

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4656 shares
    Share 1862 Tweet 1164
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Resep Membuat Bubur Sumsum Enak dan Mudah Anti Gagal

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga