• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 31 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Tips antara Nikah, Karir, dan Pendidikan

12/11/2021
in Fokus
Belajar Gaul dengan Tetangga

Ilustrasi, foto: rdcnewscdn.realtor.com

95
SHARES
733
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Semua pria dan wanita pasti ingin nikah. Tapi, di saat bersamaan ada benturan dengan karir atau pendidikan. Gimana cara ngaturnya?

Berikut ini tips mengatur antara nikah, karir, dan pendidikan. Syukur-syukur tips ini bisa menjadi masukan. Antara lain.

Satu. Kalau kamu pria, tentukan di usia berapa mau nikah. Misal, di usia 25. Kalau target pendidikan S1, maka kamu kira-kira punya waktu satu tahun buat siap-siap nikah. Karena biasanya lulus S1 di usia 24.

Karena itu, ambil persiapan karir saat masuk kuliah. Contoh, cari fakultas yang siap kerja saat lulus kuliah. Kalau nggak, coba berlatih karir saat masih kuliah. Misalnya, bisnis, ngajar privat, part timer, dan lain-lain. Pokoknya, sudah berlatih punya penghasilan bulanan.

Kalau nanti kuliah S1 selesai, nggak bingung-bingung lagi mau nyari penghasilan apa. Setidaknya, sudah punya tabungan buat persiapan nikah. Kan pria yang biayain nikahan.

Dua. Kalau kamu wanita, tentukan usia minimal dan maksimal buat siap nikah. Misalnya, minimal 20 dan maksimalnya 30.

Tentang usia minimal, kalau di usia 20 itu ada yang melamar, ya terima. Nggak masalah meski masih kuliah atau sudah kerja. Dua-duanya bisa sambilan.

Tentang usia maksimal, kalau di usia menjelang 30 itu belum ada yang melamar, perbanyak doa dan ikhtiar. Ikhtiar di sini bukan berarti “ngobral” ya, tapi minta bantuan orang-orang terpercaya untuk bantu-bantu cariin jodoh.

Tiga. Jika selama rentang usia 20 hingga 30 belum ada yang melamar, tuntaskan pendidikan dan karir dengan baik.

Untuk pendidikan, bisa dituntaskan sampai S2. Untuk karir, di rentang usia itu, karir mungkin sudah lumayan. Setidaknya, sudah punya tabungan buat bantu-bantu nikahan nanti.

Empat. Buat wanita lagi, usahakan jangan tentukan usia minimal di angka 27. Bukan karena angka keramat atau tidak, ya. Tapi, untuk ngimbangi pria yang umumnya menargetkan usia minimal di 25. Kan umumnya pria ingin menikah dengan wanita yang lebih muda atau seusia.

Selain itu, angka 27 sepertinya agak dekat dengan 30 yang berarti hanya ada peluang 3 tahun buat ikhtiar lebih giat buat nikah. Hal ini karena kalau sudah lewat 30, yang wanita biasanya agak was-was. Tapi bukan berarti putus asa, ya. Tetap saja, jodoh itu Allah yang ngatur.

Lima. Kalau mau diadu antara nikah, karir, dan pendidikan, untuk wanita sepertinya lebih mengutamakan nikah. Karena karir dan pendidikan bisa sambilan. Bisa dikejar setelah nikah. Tapi, panggilan jodoh tidak bisa sambilan.

Enam. Jangan mudah terbawa arus asyiknya di dunia karir. Memang enak sih: banyak duit, nggak pusing mikirin rumah tangga, tapi dampaknya bisa fatal. Yaitu, nggak terasa kalau usia sudah tidak muda lagi.

Silahkan semangat berkarir di usia 20 hingga 30. Tapi ingat, jangan lupakan nikah. Kalau ada pria soleh datang melamar, ya kenapa harus ditolak. [Mh]

 

Tags: Dilema antara Nikah dan Karir
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga (5)

Next Post

Akhir Cerita Salman Al-Farisi Mencari Kebenaran (5)

Next Post
Akhir Cerita Salman Al-Farisi Mencari Kebenaran (5)

Akhir Cerita Salman Al-Farisi Mencari Kebenaran (5)

BAKN Menelaah Temuan Terkait Persoalan Tanah dan Agraria

BAKN Menelaah Temuan Terkait Persoalan Tanah dan Agraria

Berapakah Umur Minimal Anak Sekolah Boleh Pakai Medsos?

Berapakah Umur Minimal Anak Sekolah Boleh Pakai Medsos?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8998 shares
    Share 3599 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11643 shares
    Share 4657 Tweet 2911
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4715 shares
    Share 1886 Tweet 1179
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3513 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4064 shares
    Share 1626 Tweet 1016
  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    385 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5210 shares
    Share 2084 Tweet 1303
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2300 shares
    Share 920 Tweet 575
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga