• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 27 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Tiga Hal Ini Bisa Pengaruhi Mental Remaja

05/08/2024
in Fokus
Heboh Kasus Bullying, Jangan Terpaku pada Pelaku dan Korban

Ilustrasi, foto: Chalkbeat

128
SHARES
985
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

REMAJA itu masa rentan kesehatan mental. Kenali sebabnya dan temukan solusinya.

Tiga hal berikut ini bisa mempengaruhi kesehatan mental remaja. Hadapi dan siasati, jangan abaikan dan lari.

Satu, Tekanan Perubahan Fisik

Umumnya remaja akan mengalami perubahan fisik yang berbeda di banding saat masih anak-anak. Misalnya, menjadi lebih tinggi atau sebaliknya, menjadi lebih gemuk atau sebaliknya, berjerawat, problem ‘datang bulan’ untuk wanita, dan suara ‘ngebas’ untuk pria.

Mungkin masih banyak lagi perubahan lain yang cukup mempengaruhi mental remaja. Hal ini karena remaja biasanya ingin tampil perfect atau sempurna.

Jika ada perubahan fisik yang dirasa mengganggu penampilannya, saat itulah ada tekanan mental yang dialami. Dampaknya bisa rasa malu yang berlebihan, minder, dan lainnya.

Dua, Bullying atau Perundungan

Lingkungan pertemanan remaja bisa mempengaruhi kesehatan mental mereka. Salah satu kasusnya adalah bullying atau perundungan. Bisa di sekolah, bisa juga di lingkungan rumah.

Tidak semua siswa di lingkungan sekolah berasal dari pola asuh yang baik di rumah. Tidak heran jika siswa-siswa ini enteng saja melakukan kekerasan, paksaan, atau penindasan terhadap temannya.

Bayangkan jika pelaku bullying tidak sendirian. Melainkan, berkelompok. Maka, sang korban akan seperti merasa dalam ‘kamp penyiksaan’ daripada berada dalam lembaga pendidikan.

Lebih parah lagi jika bullyingnya terjadi justru di rumah. Bisa dilakukan oleh kakak, om atau tante, dan bisa juga oleh orang tua sendiri.

Keadaan keluarga yang kurang harmonis sangat berpengaruh pada perlakuan terhadap anak-anak di keluarga itu. Mulai dari kekerasan verbal hingga fisik.

Kadang pola asuh yang salah secara turun-temurun menjadikan bullying di rumah menjadi seperti tradisi. Dan yang paling rentan sebagai korban adalah anak-anak. Terutama anak perempuan karena mereka di posisi yang paling lemah.

Tiga, Tekanan ‘Harapan’ dari Orang Tua

Tidak semua orang tua memahami cara berinteraksi dengan remaja. Kadang mereka hanya menempuh cara instan agar anak-anaknya mau mengikuti keinginan baiknya. Mulai dari prestasi sekolah, tuntutan kerja, dan kepantasan pergaulan sosial orang tua.

Cara instannya bisa dalam bentuk marah, hukuman yang kaku, doktrin yang diulang-ulang, dan lainnya.

Hal yang kadang dilupakan orang tua: niat baik saja tidak cukup untuk kebaikan anak. Tapi juga harus dengan cara yang baik. Yaitu, adanya kesabaran orang tua untuk bergaul dengan anak. Dan perubahan selalu butuh waktu. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Mencari Remaja Kuat Mental
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masjid Adz Dzikra Galaxy Gelar Kajian Bertema Gaya Komunikasi dan Akhlak Muslimah

Next Post

Kematian 2 Juta Warga Palestina di Gaza Akibat Kelaparan

Next Post
Kematian 2 Juta Warga Palestina di Gaza Akibat Kelaparan

Kematian 2 Juta Warga Palestina di Gaza Akibat Kelaparan

Muzdalifah Jadi Tempat Terbuka Bagi Jemaah Haji yang Singgah dan Bermalam

Muzdalifah Jadi Tempat Terbuka Bagi Jemaah Haji yang Singgah dan Bermalam

Jus Pepaya, Wortel, Nanas Dapat Menguatkan Limpa dan Ginjal

Jus Pepaya, Wortel, Nanas Dapat Menguatkan Limpa dan Ginjal

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8108 shares
    Share 3243 Tweet 2027
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3603 shares
    Share 1441 Tweet 901
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5055 shares
    Share 2022 Tweet 1264
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1957 shares
    Share 783 Tweet 489
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Lebaran dan Liburan

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Empat Kebaikan Dunia dan Akhirat

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
  • Perbaiki Tiga Hal Darimu, Maka Allah Akan Memperbaiki Tiga Yang Lainnya

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga