• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 9 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Kisah Syeima dan Silaturahim Nabi

02/04/2025
in Fokus, Nasihat
Rahasiakan Dirimu dengan Senyuman

Ilustrasi, foto: static.vecteezy.com

88
SHARES
679
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SILATURAHIM itu wujud dari keindahan ruhani seseorang. Begitulah yang diteladankan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Ada sosok seorang wanita yang menjadi bagian dari hidup Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sosok ini nyaris tak disebut banyak episode sejarah Islam. Wanita itu adalah Syeima, putri Halimatus Sa’diyah, ibu susu Rasulullah.

Semasa Nabi masih bayi, beliau hidup bersama keluarga ibu susunya, Halimatus Sa’diyah, di kawasan pegunungan Thaif.

Di situlah Nabi tumbuh dan kembang bersama keluarga yang masih asli bahasa Arabnya. Suatu lingkungan yang sangat berbeda dengan suasana Kota Mekah.

Ada beberapa bayi yang juga disusui Halimatus Sa’diyah selain Rasulullah. Mereka adalah Hamzah bin Abdul Muthalib atau paman Nabi, Abdullah bin Haris, dan juga putri kandung Halimah sendiri: Syeima. Nama aslinya Huzhafah, tapi biasa dipanggil Syeima.

Syeima merupakan anak perempuan luar biasa. Ia sudah terbiasa hidup di kawasan pegunungan yang berbukit. Dia pula yang kerap disuruh ibunya untuk menjaga Nabi ketika mereka masih kecil.

Sambil menemani Nabi bermain layaknya anak-anak balita, Syeima selalu ingat dengan misi utamanya: menjaga dan melindungi Nabi.

“Ia bukan anak biasa. Ia sangat luar biasa!” ucap sang ibu kepada Syeima.

Syeima sudah sering melihat keajaiban pada diri Nabi kecil. Antara lain, adanya awan yang selalu menaungi Nabi kemana pun beliau bermain di kawasan gurun yang terik.

Bahkan, Syeima siap mengorbankan dirinya sendiri untuk Nabi. Ia pernah digigit Nabi, dan luka itu masih tetap membekas meski sudah puluhan tahun berlalu. Tapi, ia tetap senang dengan bekas luka itu.

Masa-masa keakraban itu pun akhirnya berakhir. Ketika usia Nabi sudah lima tahun, Nabi dikembalikan ke keluarganya di Mekah. Sejak itu, Syeima tak lagi pernah bertemu dengan Nabi.

Lima puluh lima tahun pun berlalu. Sejumlah orang, pria dan wanita, menjadi tawanan saat Perang Hunain baru saja usai. Di antara tawanan itu, ada seorang wanita bernama Syeima.

Ia mengatakan kepada para pasukan Islam, “Salah seorang dari kalian adalah saudara sepesusuanku!”

Salah seorang sahabat mendekat dan bertanya, “Siapa?”

“Muhammad!” jawab Syeima begitu lugas.

Para sahabat Nabi mengantarkan Syeima bertemu dengan Nabi. Ia memperkenalkan dirinya kepada Nabi dan mengatakan, “Aku saudara sepesusuan Anda!”

“Apa ada tandanya?” ucap Nabi.

Syeima menunjukkan bekas luka di tubuhnya yang saat kecil pernah digigit Nabi. Ia pun menceritakan masa-masa kecilnya bersama Nabi, termasuk peristiwa luar biasa yang pernah ia alami.

Nabi pun terkejut. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tersenyum ramah dan langsung membuka sorbannya untuk digelarkan sebagai tempat duduk untuk Syeima. Nabi menjamu Syeima layaknya seorang tamu kehormatan.

Syeima akhirnya menyatakan diri masuk Islam. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun menjodohkan seorang laki-laki dengan Syeima. Selain itu, Nabi menyediakan seorang pembantu untuk Syeima.

**

Begitulah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mencontohkan kepada kita bagaimana menyambung tali silaturahim.

Syeima memang bukan saudara kandung Nabi. Tapi, ia saudara sepesusuan Nabi, putri seorang ibu yang begitu berjasa dalam hidup Nabi, dan pelindung cilik saat Nabi masih balita.

Semakin tinggi tingkat ruhani seseorang, semakin ia peduli untuk menyambung tali silaturahim. Karena cinta tak selalu terjalin karena berasal dari satu rahim. Melainkan karena jalinan yang terus-menerus hingga akhir hayat. [Mh]

 

 

 

Tags: Silaturahim di Momen Lebaran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nasihat Asma Binti Abu Bakar Saat Putranya di Ambang Kematian

Next Post

Kepahlawanan Abu Bakar Ash-Shiddiq Saat Hijrah

Next Post
Kepahlawanan Abu Bakar Ash-Shiddiq Saat Hijrah

Kepahlawanan Abu Bakar Ash-Shiddiq Saat Hijrah

Sumbangsih Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam Membebaskan Para Budak

Sumbangsih Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam Membebaskan Para Budak

Allah menolong pasukan Muslim dengan ribuan malaikat

Fenomena Pindah Kubu pada Masa Abu Bakar

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9278 shares
    Share 3711 Tweet 2320
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4200 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11742 shares
    Share 4697 Tweet 2936
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • BMKG Lakukan Paper Test untuk Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga