SILATURAHMI bisa bikin panjang umur? Simak penjelasannya berikut. Silaturahmi merupakan kegiatan saling mengunjungi kepada saudara dan kerabat yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan, ada yang menyebut bahwa silaturahmi adalah salah satu resep untuk panjang umur.
Dalam ajaran Islam, silaturahmi disebutkan memiliki banyak sekali keutamaan. Keutamaan silaturahmi dijelaskan dalam hadis Rasulullah yang diriwayatkan Bukhari, Muslim, dan perawi lainnya.
Ada sejumlah jawaban yang dikemukakan para ulama terkait keutamaan silaturahmi yang bisa memperpanjang umur.
Fakta atau Mitos Silaturahmi Bisa Membuat Panjang Umur
Hal itu dijelaskan oleh al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam Fathul Bari dan al-Hafizh an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim.
Penambahan umur atau penangguhan ajal yang dimaksud dalam hadis keutamaan silaturahmi adalah bermakna kiasan mengenai berkahnya usia seseorang.
Artinya, dengan sebab silaturahim, seseorang akan diberi kemampuan berbuat ketaatan, dan diberi kemudahan untuk dapat melalui masa hidupnya dengan hal-hal yang memberikan manfaat akhirat.
Selain itu, ia dijaga dari tindakan menyia-nyiakan umurnya dalam hal-hal yang tidak bermanfaat. Jadi silaturahim menjadi sebab bagi seseorang untuk memperoleh taufik (kemampuan berbuat taat) dan menjadi sebab terjaga dari maksiat.
Makna panjang usia sebab silaturahmi yang kedua adalah makna hakiki atau arti sebenarnya dan bukan kiasan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Menukil laman Muhammadiyah, dalam hadis disebutkan sisa umur kita dipanjangkan dimaksudkan bertambahnya kekuatan tubuh karena ditopang oleh kekuatan tubuh-tubuh saudara kerabat yang lain.
Misal kita ditakdirkan berumur 70 tahun, jika Allah berkehendak, bisa jadi ditambah 10 tahun sebagai berkah dari silaturahmi. Demikian Ibnu Qutaibah menakwilkannya. [Din]