• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 3 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Beda Generasi, Beda Obsesi

07/08/2023
in Fokus
Nalar dan Pancingan

Ilustrasi, foto: castawaysontheriver.com

83
SHARES
638
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

OBSESI adalah ide atau perasaan yang merasuki pkiran. Dan beda generasi, beda pula obsesinya.

Sebuah generasi sangat dipengaruhi lingkungan zamannya. Meskii di usia yang sama, tingkat kedewasaan seseorang menjadi tidak sama.

Pertanyaannya, kenapa terjadi semacam inflasi usia di sebuah generaai? Perkiraan berikut ini setidaknya bisa menjawab itu.

Satu, Standar Tinggi tentang Kesejahteraan.

Pola pikir dan konsumsi sangat mempengaruhi standar kesejahteraan. Semakin banyak variabel yang harus dipenuhi, semakin tinggi apa yang disebut sejahtera.

Contoh, punya rumah saja belum cukup. Karena rumah harus ada keamanan, kebersihan, dan juga kenyamanan dan keindahan.

Jadi meskipun sudah punya rumah, seseorang belum bisa disebut sejahtera.

Begitu pun tentang pernikahan. Akad nikah dan resepsi saja belum cukup. Tapi juga memasukkan dekorasi, make up, gedung acara, katering, bahkan hiburan.

Maka, jadilah pernikahan tidak sekadar akad dan sosialisasi, tapi menjadi ajang eksis diri dan status sosial.

Dua, Dikepung Permainan.

Perkembangan kedewasaan juga dipengaruhi kebiasaan berpikir dan bersikap serius.

Karena itulah anak-anak yang berlatar belakang dari keluarga sederhana umumnya jauh lebih cepat dewasa.

Hal ini karena mereka dipaksa untuk berinteraksi dengan hal yang serius, seperti kebutuhan makan dan hal pokok lain.

Berbeda dengan mereka yang sudah tersedia segalanya. Umumnya mereka lebih santai memaknai hidup.

Sebegitu santainya, mereka merasa kerasan dengan dunia permainan, meskipun usia mereka sudah tidak anak-anak lagi.

Dengan kata lain, terjadi kesenjangan antara perkembangan fisik dengan perkembangan jiwa.

Tiga, Jebakan Dunia Maya.

Dunia maya menawarkan segalaya. Banyak hal yang harusnya tertutup rapat bisa terbuka begitu lebar.

Termasuk juga tentang hijab antara pria dan wanita.

Semestinya apa yang selalu tertutup selama ini menjadi misteri yang memunculkan seribu satu rasa ingin tahu.

Dan menikah sejatinya menjadi media untuk memenuhi rasa ingin tahu tersebut secara sah dan berkah.

Tapi, apa yang masih tertutupi tentang pria dan wanita dalam dunia maya. Semuanya nyaris terbuka.

Hubungan intim pria dan wanita misalnya menjadi hal biasa terpampang dalam dunia maya.

Inilah zaman yang sama sekali tak terbayangkan oleh generasi sebelumnya.

Jadi, bersyukurlah jika kita bisa tetap normal hidup di zaman ini. Bisa tetap  menikah dan berkeluarga meskipun dikelilingi lingkungan yang memliki obsesi serba instan. [Mh]

 

 

 

 

 

Tags: Fobia Nikah Kalangan Muda
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Semakin Banyak Masjid yang Mengadakan Program Sedekah Sampah, Ayo Less Waste Bekerjasama dengan Masjid Jami Bintaro Jaya dan YOUMAN

Next Post

Mantan Kuli Bangunan Kini Jadi Direktur Stasiun Televisi

Next Post
Mantan Kuli Bangunan Kini Jadi Direktur Stasiun Televisi

Mantan Kuli Bangunan Kini Jadi Direktur Stasiun Televisi

Ajakan untuk Selalu Beramal

Ajakan untuk Selalu Beramal

Laksanakan Program Unggulan, Salimah Kalsel Datangi Salimah Tabalong dan Balangan

Laksanakan Program Unggulan, Salimah Kalsel Datangi Salimah Tabalong dan Balangan

  • Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Mix and Match Pakaian Batik untuk Aktivitas Sehari-Hari

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8780 shares
    Share 3512 Tweet 2195
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1035 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11532 shares
    Share 4613 Tweet 2883
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3954 shares
    Share 1582 Tweet 989
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4656 shares
    Share 1862 Tweet 1164
  • PKS Soroti Narasi Normalisasi LGBT, Dorong Kajian Akademik yang Utuh dari Perspektif Ilmiah, Sosial, Budaya, dan Agama

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Resep Membuat Bubur Sumsum Enak dan Mudah Anti Gagal

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2254 shares
    Share 902 Tweet 564
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga