• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Figur

Nana Asma’u Sang Perempuan Penyair Multitalenta

02/07/2025
in Figur, Unggulan
Nana Asma’u Sang Perempuan Penyair Multitalenta

Nana Asma'u Sang Perempuan Penyair Multitalenta (ilustrasi: Pixabay)

112
SHARES
864
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Nana Asma’u, sang perempuan penyair multitalenta, begitu julukannya. Ia adalah seorang muslimah penyair yang melakukan dakwah dengan syair-syair yang indah.

Selain pandai dalam bersyair, Nana juga memiliki banyak keahlian dan keterampilan. Tak heran, ia dikenal sebagai muslimah multitalenta.

Baca Juga: Presiden Muslimah Pertama di Tanzania Dilantik

Nana Asma’u adalah Anak Raja

Ia lahir pada tahun 1793 M dengan nama lengkap Nana Asma’u binti Usman Fodio.

Nana berasal dari Kota Degel yang termasuk wilayah Kerajaan Sokoto di Afrika Barat. Kini, daerah tersebut termasuk bagian dari negara Nigeria.

Nana kecil dididik dengan sangat baik oleh keluarganya. Ayahnya adalah seorang ulama sekaligus khalifah (raja) Sokoto bernama Shehu Usman Fodio. Kerajaan ini mengalami masa kegemilangan hingga akhirnya kalah oleh penjajahan Inggris atas seluruh Nigeria.

Tidak boleh ada yang malas di keluarga khalifah. Semua saudara dan saudari Nana rajin belajar dan bekerja. Sang ibu mengajarkan Nana berbagai pekerjaan rumah tangga.

Nana merasa sangat bahagia karena ayahnya adalah ulama sekaligus pemimpin yang melakukan reformasi di daerahnya.

Tidak Dibedakan dalam Pendidikan

Sang ayah menerapkan ajaran Islam di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Kemajuan pembangunan dan kejayaan dirasakan oleh rakyatnya.

Sang ayah sangat mendukung pendidikan Nana. Dia selalu membawa Nana sejak kecil saat bertugas mengajar ke mana saja.

Nana kecil menjadi saksi sang ayah yang menjadi guru teladan untuk rakyatnya. Nana menghafal seluruh isi Al-Qur’an dan mempelajari buku-buku agama.

Ayahnya tidak membedakan pendidikan untuk kaum lelaki dan perempuan. Semua punya hak belajar.

Nana bahagia sekali karena bisa bersekolah pada pagi dan sore hari. Selain itu, sang ayah sangat suka menulis buku.

Maka pantas saja, Nana tumbuh menjadi seorang gadis yang penuh rasa ingin tahu dan suka mencoba hal-hal baru.

Nana Asma’u Menguasai Empat Bahasa

Dia pun menguasai empat bahasa, yaitu Arab, Tamasheg Tuareg, Fula, dan bahasa sukunya, Hausa. Kemampuan bahasanya selaras dengan kesenangannya pada syair (puisi).

Akhirnya, Nana Asma’u menjadi sosok wanita dewasa yang sangat berpendidikan dan berjiwa reformasi seperti ayahnya.

Nana pun bersungguh-sungguh ikut mewujudkan cita-cita ayahnya. Dia mendirikan “Gerakan Yan Taru” guna memajukan kaum wanita lewat pendidikan.

Orang-orang di lingkungannya mengenal Nana sebagai pribadi yang penuh manfaat. Dia menulis dan mengajar bukan karena ingin dikenal banyak orang dan mencari keuntungan sendiri, melainkan untuk kemajuan masyarakat.

Dia menggunakan puisi-puisi yang ditulisnya sebagai bahan pengajaran. Dia banyak menulis puisi tentang sunnah Nabi, kepahlawanan, dan peran perempuan. Siapa sangka, puisi-puisi yang ditulisnya sejak muda membuat Nana berpengaruh bagi masyarakatnya.

52 Puisi Nana Asma’u

Tidak terasa, nama Nana Asma’u terdengar hingga ke banyak negara Muslim Afrika. Mereka yang belum bisa membaca karya Nana dapat mendengarkan kajiannya.

Mereka yang belum memahami bahasa Arab, dapat memahaminya dalam bahasa Fula atau Hausa.

Apa yang diajarkan Nana terus berlanjut hingga dia meninggal pada tahun 1865 M. Saudarinya, Mariyam, dan keponakannya, Ta Modi, meneruskan warisan ilmu, pengajaran, dan Gerakan Yan Taru yang ditinggalkannya.

Ada sekitar 52 puisi karya Nana yang telah ditemukan para sejarawan. Sepuluh puisi tentang pendidikan, tujuh belas tentang kepahlawanan. Sebagian buku aslinya disimpan di School of African and Oriental Studies (SOAS), London.

Sahabat Muslimah, ada banyak keteladanan yang bisa kita ambil dari Nana Asma’u. Jangan menyerah dan tetap semangat menuntut ilmu ya.[ind]

sumber: Buku Seri Ilmuwan Muslimah. Sarah Mantovani. Penerbit: Pro-kids, 2020.

Tags: Nana Asma'u Sang Perempuan Penyair Multitalenta
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bahaya Gadget bagi Anak

Next Post

Lukisan Siswa SD Surabaya Lolos Kurasi Pameran Internasional di Turki

Next Post
Lukisan Siswa SD Surabaya Lolos Kurasi Pameran Internasional di Turki

Lukisan Siswa SD Surabaya Lolos Kurasi Pameran Internasional di Turki

Para Istri Ciptakanlah Kebahagiaan

Para Istri Ciptakanlah Kebahagiaan

Drama yang Disukai Banyak Wanita

Rujuk dan Talak Ketika Marah

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1973 shares
    Share 789 Tweet 493
  • Surat Al-Mutaffifin Ayat 7-9, Apa itu Sijjin?

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8090 shares
    Share 3236 Tweet 2023
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    648 shares
    Share 259 Tweet 162
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1951 shares
    Share 780 Tweet 488
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3588 shares
    Share 1435 Tweet 897
  • Jika Takdir Tiba Maka Lenyaplah Semua Rencana

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Hukum Memakai Bulu Mata Palsu

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga