• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 29 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fashion

Komentar IFC tentang Busana Adat Suku Baduy

Agustus 17, 2021
in Fashion
Komentar IFC tentang Busana Adat Suku Baduy
106
SHARES
818
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Busana adat suku Baduy menjadi sorotan karena dipakai oleh Presiden Joko Widodo saat menghadiri Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR-DPD RI di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (16/8).

Desainer Lisa Fitria mengatakan bahwa busana adat suku Baduy menyiratkan kesederhanaan dalam desainnya yang simpel.

“Kita lihat baju itu sangat sederhana, di samping nyaman karena desainnya simpel sekali, memiliki makna cukup dalam,” kata Lisa salah satu desainer Indonesian Fashion Chamber (IFC) dikutip dari ANTARA pada Senin.

Baca Juga: Inilah Inspirasi Baju Pengantin Muslim Heritage Bella-Emran Khas Kotogadang

Komentar IFC tentang Busana Adat Suku Baduy

Dari sisi visual, busana bernama “Jamang Sangsang” ini terdiri dari atasan yang dilengkapi kancing pada bagian depannya, berlengan panjang dan celana dengan dominasi warna hitam. Busana ini berbahan serat alam seperti katun atau linen.

Busana Jamang Sangsang ini berbeda dengan Suku Baduy dalam yang masih mempertahankan pakem yakni baju tanpa kancing, jahitan dan didominasi warna putih. Ikat kepala pun berwarna putih.

“Bagian leher sampai dada tidak menggunakan kerah, tanpa kantong dan kancing itu pakem aslinya. Tetapi yang dikenakan Bapak, busana Baduy luar sudah ada kancingnya, sudah modifikasinya,” ujarnya.

Sebagian orang menyebut Jamang Sangsang Suku Baduy luar sebagai baju “kampret” karena sudah tidak lagi mengikuti pakem awalnya.

Kemudian, seperti halnya masyarakat Baduy luar yang bisa ditemui di Desa Kanekes, Leuwidamar, Banten, Presiden juga mengenakan telekung atau ikat kepala yang juga disebut “koncer” berwarna biru tua dan hitam dengan motif batik.

Motif batik ini didapatkan dari flora atau tanaman yang tumbuh di sekitar masyarakat tinggal.

Presiden juga mengenakan tas yang disebut “koja” atau “jarog”. Tas ini menjadi benda yang tidak terpisahkan dari Suku Baduy luar, berfungsi sebagai tempat menyimpan perlengkapan yang mereka butuhkan.

Sebagai alas kaki, Presiden mengenakan sendal tali. Pada masyarakat Baduy, sendal ini biasanya terbuat dari tanaman eceng gondok, pelepah pisang atau memanfaatkan tumbuhan yang mereka tanam atau ada di sekitar mereka.

Indonesia kaya akan keragaman suku dan budaya, termasuk busana adatnya. Setiap provinsi memiliki busana adatnya sendiri sehingga ada 34 busana adat yang dimiliki Indonesia.

Tercatat, selain mengenakan busana adat orang Kanekes atau suku Baduy, Presiden juga pernah mengenakan pakaian adat Batak Toba (Samosir), pakaian adat Klungkung, Bali, baju adat suku Sasak asal Nusa Tenggara Barat, baju adat Aceh, dan baju adat Bugis.[ind]

 

Tags: Komentar IFC tentang Busana Adat Suku Baduy
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Terapkan Pola Hidup Sehat setelah Vaksinasi

Next Post

“Saktinya” Sertifikat Vaksin

Next Post
“Saktinya” Sertifikat Vaksin

"Saktinya" Sertifikat Vaksin

BAZNAS Targetkan Kerja Sama Penyaluran Beasiswa Cendekia dengan 500 Kampus

BAZNAS Targetkan Kerja Sama Penyaluran Beasiswa Cendekia dengan 500 Kampus

Kisah Ibnu Mubarak Lupa Mengembalikan Pena

Kisah Ibnu Mubarak Lupa Mengembalikan Pena

  • Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Dari Mandi Lumpur Hingga Makan Cicak, Muhammadiyah Soroti Fenomena Ngemis Online di Tiktok

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Jangan Putus Asa, Ada 20 Pintu Rezeki yang Bisa Kamu Usahakan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3234 shares
    Share 1294 Tweet 809
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5159 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Islamic Relief Indonesia Dirikan 83 Huntara di Cianjur dan Cash Voucher untuk 5.600 Penerima Manfaat

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7664 shares
    Share 3066 Tweet 1916
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1590 shares
    Share 636 Tweet 398
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga