• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 31 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

“Saktinya” Sertifikat Vaksin

17/08/2021
in Editorial
“Saktinya” Sertifikat Vaksin

Ilustrasi, foto: republika.co.id

129
SHARES
995
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Pemerintah gencar melakukan vaksinasi. Sayangnya, masih ada kendala besar di program strategis itu. Yaitu, ketersediaan vaksin yang belum merata di daerah. Lalu, tepatkah sertifikat vaksin menjadi syarat menggunakan fasilitas publik?

Di tengah gencarnya upaya pemerintah melakukan vaksinasi, ada pertanyaan publik menyusul kebijakan sertifikat vaksin menjadi syarat akses ke fasilitas publik. Fasilitas publik itu mulai dari transportasi umum, menumpang pesawat, hingga masuk mal. Kenapa kebijakan itu bisa muncul?

Pasalnya, vaksinasi yang dilakukan pemerintah baru mencapai sekitar 12 persen dari penduduk. Hal ini bukan karena rakyat tidak ingin divaksin. Tapi, lebih karena ketersediaan vaksin yang belum merata di daerah.

Selama ini, vaksinasi masih terkesan gencar hanya di DKI Jakarta. Ketersediaannya sangat memadai. Dan hampir semua institusi di pemeritahan pusat dan DKI melakukan hal yang sama.

Tapi, bagaimana dengan daerah lain. Jangankan untuk luar pulau Jawa, di Bodetabek saja, ketersediaan vaksin masih belum memadai. Tidak heran jika masyarakat berjubel di satu titik acara vaksinasi.

“Saktinya” sertifikat vaksin yang belum diiringi ketersediaan yang memadai, tentu akan memicu kerumunan di sejumlah titik di daerah. Lagi-lagi, hal itu akan berpotensi memunculkan penularan massal.

Selain itu, sejumlah pakar menilai bahwa sertifikat vaksin tidak relevan dijadikan prasyarat menggunakan fasilitas publik. Karena vaksin tidak menjadi jaminan orang akan benar-benar bebas sebagai sumber atau korban penularan covid.

Salah satunya yang pernah disampaikan epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman kepada media. Menurutnya, sertifikat vaksin tidak relevan menjadi prasyarat menggunakan fasilitas publik.

Hal ini karena vaksin yang ada saat ini efektif untuk varian lama. Sementara untuk varian baru seperti Delta belum memadai.

Yang penting menurutnya, program karantina wilayah dan tiga T, yaitu testing, tracing, dan treatment. Dan di Australia, program sertifikat vaksin tidak diperlakukan seperti di DKI Jakarta. Sekali lagi, karena hal itu tidak relevan.

Selain itu, ada kesan di masyarakat awam bahwa dengan memegang sertifikat vaksin berarti sudah seratus persen kebal penularan. Hal ini akan mengubah pola kebiasaan baru tentang tiga M. Masyarakat merasa tidak perlu lagi ketat memakai masker terutama di tempat umum.

Kalau pun ingin menjadikan sertifikat vaksin sebagai stimulus untuk percepatan vaksinasi, rewardnya bukan berbentuk prasyarat seperti itu. Mungkin dalam bentuk lain seperti diskon belanja, beasiswa, dan lainnya.

Vaksinasi boleh jadi diperlukan untuk membentuk kekebalan kelompok. Tapi, kebijakan turunannya tidak boleh menimbulkan masalah baru. Terutama tentang keadilan sosial di masyarakat.

Jangan sampai ada kesan, hanya masyarakat di kota-kota besar saja yang bisa menikmati fasilitas publik. Sementara mereka yang berasal dari daerah hanya gigit jari. [Mh]

Tags: sertifikat vaksin
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Komentar IFC tentang Busana Adat Suku Baduy

Next Post

BAZNAS Targetkan Kerja Sama Penyaluran Beasiswa Cendekia dengan 500 Kampus

Next Post
BAZNAS Targetkan Kerja Sama Penyaluran Beasiswa Cendekia dengan 500 Kampus

BAZNAS Targetkan Kerja Sama Penyaluran Beasiswa Cendekia dengan 500 Kampus

Kisah Ibnu Mubarak Lupa Mengembalikan Pena

Kisah Ibnu Mubarak Lupa Mengembalikan Pena

ini yang aku

Ini yang Aku Senang, Semua Kompak

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8998 shares
    Share 3599 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11644 shares
    Share 4658 Tweet 2911
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4716 shares
    Share 1886 Tweet 1179
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4065 shares
    Share 1626 Tweet 1016
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3513 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5211 shares
    Share 2084 Tweet 1303
  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    385 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Indonesia dan Yaman Perkuat Kerja Sama Sertifikasi Halal Lewat Penandatanganan MoU

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga