• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Lagi, Kontroversi Vaksin Sinovac

24/10/2021
in Editorial
Lagi, Kontroversi Vaksin Sinovac

Lagi, Kontroversi Vaksin Sinovac (foto: smarterhealth.id)

76
SHARES
586
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Di tengah penggalakan vaksin, kontroversi vaksin Sinovac cukup mengganggu keseriusan publik. Pasalnya, sebagian besar vaksin di Indonesia dikabarkan jenis dari Sinovac.

Kontroversi terbaru muncul dari sebuah penelitian di Cina sendiri. Tepatnya, di provinsi Jiangsu. Para peneliti dari otoritas di provinsi tersebut termasuk dari Sinovac dan lembaga lain menunjukkan hasil yang mencengangkan.

Seperti dilansir laman Tempo.co, hasil penelitian itu menyatakan bahwa setelah enam bulan divaksin Sinovac dosis kedua, antibodi akan turun. Dan akan meningkat lagi jika ditambah dengan suntikan ketiga berupa Plasebo.

Kontroversi ini tergolong yang terakhir. Sebelumnya, setidaknya ada dua kontroversi lain. Yaitu, soal efikasi atau kemanjuran vaksin Sinovac yang lebih rendah dari jenis vaksin lain seperti Astrazeneca, Moderna, dan Pfizer.

Kontroversi lain juga soal harga. Sejumlah kalangan pernah mempertanyakan harga vaksin Sinovac yang jauh lebih mahal dari Astrazeneca. Padahal, efikasinya berada di bawah.

Namun begitu, juga dilaporkan bahwa selain Indonesia, lebih dari dua puluh negara menggunakan vaksin Sinovac. Antara lain, Azarbaijan, Cambodia, Bangladesh, Chile, Columbia, Ecuador, dan Georgia.

Terakhir, juga muncul pertanyaan publik soal keampuhan vaksin Sinovac terhadap covid varian Delta. Karena sejumlah warga yang telah divaksin jenis ini tetap mengalami infeksi yang diduga dari varian Delta.

Menjawab itu, seperti dilansir bisnis.com, ahli epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan bahwa ada  dua merek vaksin yang terbukti dapat melawan varian Delta. Dan dua merek vaksin itu bukan Sinovac.

Baca Juga: Vaksin Zififax, Efikasi yang Capai 100 Persen untuk Varian Gamma

Lagi, Kontroversi Vaksin Sinovac

Sebenarnya, publik juga mempertanyakan kenapa pemerintah tidak menggunakan vaksin produk anak bangsa. Antara lain vaksin yang diproduksi oleh mantan Menkes Terawan dengan nama vaksin Nusantara.

Bagi masyarakat Indonesia umumnya, boleh jadi, soal merek dan kemanjuran tidak begitu menjadi perhatian utama. Yang penting, sudah divaksin. Apa pun mereknya dan bagaimana pun tingkat kemanjurannya.

Salah satu provinsi yang vaksinasinya sudah di atas 50 persen dari jumlah penduduk adalah DKI Jakarta. Mungkin ketersediaan vaksin di ibu kota ini memang lebih memadai dari provinsi lainnya.

Seperti dikabarkan sejumlah media, Gubernur Anies Baswedan tetap menyerukan warganya melakukan vaksin meskipun dengan jenis Sinovac.

Menurutnya, setidaknya masyarakat yang sudah divaksin tidak mengalami tingkat sakit yang berat jika terkena jenis covid varian baru. [Mh]

Tags: vaksin astrazenecavaksin sinovac
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Deli Serdang Punya Wisata Pantai Salju Paling Hits

Next Post

Dua Wanita Ini Menerbitkan Buku untuk Gambarkan Muslim yang Baik

Next Post
Dua Wanita Ini Menerbitkan Buku untuk Gambarkan Muslim yang Baik

Dua Wanita Ini Menerbitkan Buku untuk Gambarkan Muslim yang Baik

Resep Boba Sago, Menu Penutup yang Pasti Disukai Anak

Resep Boba Sago, Menu Penutup yang Pasti Disukai Anak

Imam Besar Al-Azhar Desak Adanya Aksi Iklim

Imam Besar Al-Azhar Desak Adanya Aksi Iklim

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6025 shares
    Share 2410 Tweet 1506
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1745 shares
    Share 698 Tweet 436
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3400 shares
    Share 1360 Tweet 850
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7861 shares
    Share 3144 Tweet 1965
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2854 shares
    Share 1142 Tweet 714
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5243 shares
    Share 2097 Tweet 1311
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga