• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Lagi, Kontroversi Vaksin Sinovac

24/10/2021
in Editorial
Lagi, Kontroversi Vaksin Sinovac

Lagi, Kontroversi Vaksin Sinovac (foto: smarterhealth.id)

76
SHARES
587
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Di tengah penggalakan vaksin, kontroversi vaksin Sinovac cukup mengganggu keseriusan publik. Pasalnya, sebagian besar vaksin di Indonesia dikabarkan jenis dari Sinovac.

Kontroversi terbaru muncul dari sebuah penelitian di Cina sendiri. Tepatnya, di provinsi Jiangsu. Para peneliti dari otoritas di provinsi tersebut termasuk dari Sinovac dan lembaga lain menunjukkan hasil yang mencengangkan.

Seperti dilansir laman Tempo.co, hasil penelitian itu menyatakan bahwa setelah enam bulan divaksin Sinovac dosis kedua, antibodi akan turun. Dan akan meningkat lagi jika ditambah dengan suntikan ketiga berupa Plasebo.

Kontroversi ini tergolong yang terakhir. Sebelumnya, setidaknya ada dua kontroversi lain. Yaitu, soal efikasi atau kemanjuran vaksin Sinovac yang lebih rendah dari jenis vaksin lain seperti Astrazeneca, Moderna, dan Pfizer.

Kontroversi lain juga soal harga. Sejumlah kalangan pernah mempertanyakan harga vaksin Sinovac yang jauh lebih mahal dari Astrazeneca. Padahal, efikasinya berada di bawah.

Namun begitu, juga dilaporkan bahwa selain Indonesia, lebih dari dua puluh negara menggunakan vaksin Sinovac. Antara lain, Azarbaijan, Cambodia, Bangladesh, Chile, Columbia, Ecuador, dan Georgia.

Terakhir, juga muncul pertanyaan publik soal keampuhan vaksin Sinovac terhadap covid varian Delta. Karena sejumlah warga yang telah divaksin jenis ini tetap mengalami infeksi yang diduga dari varian Delta.

Menjawab itu, seperti dilansir bisnis.com, ahli epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan bahwa ada  dua merek vaksin yang terbukti dapat melawan varian Delta. Dan dua merek vaksin itu bukan Sinovac.

Baca Juga: Vaksin Zififax, Efikasi yang Capai 100 Persen untuk Varian Gamma

Lagi, Kontroversi Vaksin Sinovac

Sebenarnya, publik juga mempertanyakan kenapa pemerintah tidak menggunakan vaksin produk anak bangsa. Antara lain vaksin yang diproduksi oleh mantan Menkes Terawan dengan nama vaksin Nusantara.

Bagi masyarakat Indonesia umumnya, boleh jadi, soal merek dan kemanjuran tidak begitu menjadi perhatian utama. Yang penting, sudah divaksin. Apa pun mereknya dan bagaimana pun tingkat kemanjurannya.

Salah satu provinsi yang vaksinasinya sudah di atas 50 persen dari jumlah penduduk adalah DKI Jakarta. Mungkin ketersediaan vaksin di ibu kota ini memang lebih memadai dari provinsi lainnya.

Seperti dikabarkan sejumlah media, Gubernur Anies Baswedan tetap menyerukan warganya melakukan vaksin meskipun dengan jenis Sinovac.

Menurutnya, setidaknya masyarakat yang sudah divaksin tidak mengalami tingkat sakit yang berat jika terkena jenis covid varian baru. [Mh]

Tags: vaksin astrazenecavaksin sinovac
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Deli Serdang Punya Wisata Pantai Salju Paling Hits

Next Post

Dua Wanita Ini Menerbitkan Buku untuk Gambarkan Muslim yang Baik

Next Post
Dua Wanita Ini Menerbitkan Buku untuk Gambarkan Muslim yang Baik

Dua Wanita Ini Menerbitkan Buku untuk Gambarkan Muslim yang Baik

Resep Boba Sago, Menu Penutup yang Pasti Disukai Anak

Resep Boba Sago, Menu Penutup yang Pasti Disukai Anak

Imam Besar Al-Azhar Desak Adanya Aksi Iklim

Imam Besar Al-Azhar Desak Adanya Aksi Iklim

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8539 shares
    Share 3416 Tweet 2135
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4377 shares
    Share 1751 Tweet 1094
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11381 shares
    Share 4552 Tweet 2845
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3217 shares
    Share 1287 Tweet 804
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga