• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 30 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Ketika Berita Bisa Dipilih

28/12/2021
in Editorial
Ketika Berita Bisa Dipilih

Foto: Pixabay

73
SHARES
563
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ketika Berita Bisa Dipilih

Enaknya hidup di zaman sekarang. Bukan sekadar teknologi yang melayani serba cepat. Melainkan juga soal memperoleh berita.

Sebelum tahun 2010-an, semua berita terpusat di media utama. Mulai dari televisi, radio, dan media cetak. Apa yang disajikan media utama itu, itulah berita yang bisa diperoleh. Rakyat tak punya pilihan lain.

Umumnya, media utama melakukan simbiosis mutualisme dengan sumber berita: pejabat, artis, dan tokoh. Masing-masing pihak saling membutuhkan. Hasilnya, sebuah berita yang nyaris seragam. Dan keseragaman itulah yang dikonsumsi publik.

Baca Juga: Abu Dzar: Beritakanlah Kepada Para Penumpuk Harta!

Ketika Berita Bisa Dipilih

Kini, berita serba seragam itu sudah nyaris berakhir. Orang tidak lagi perlu mengais berita dari televisi, dari radio, koran, dan majalah. Tinggal klik tombol di ponsel, berita bisa tersaji dengan cepat. Dan kita pun bisa memilih: dalam bentuk tulisan, suara, atau video sekali pun.

Orang menyebutnya dengan post truth atau zaman setelah kebenaran. Zaman di mana berita tidak lagi dilihat dari fakta. Tapi dari sentimen dan kepercayaan. Walaupun, istilah post truth itu tidak tepat-tepat amat. Mungkin lebih tepatnya pos jurnalisme.

Di zaman pos jurnalisme, orang bisa memilih berita sesuai sentimen dan kepercayaan. Soal fakta nggak perlu akurat-akurat amat, yang penting cocok dengan selera pembaca.

Berita-berita ini bahkan bukan sekadar bisa dicari dan dipilih. Tapi, datang sendiri melalui media sosial yang kita miliki. Ada dari rekan kerja, keluarga, teman perkumpulan, dan lainnya yang mengirimi berita. Dan biasanya, yang susah ditolak adalah dalam bentuk video.

Problemnya, dalam era pos jurnalisme ini, akurasi berita menjadi tidak bisa dipastikan. Meski begitu, pemilih berita tidak lagi perlu dengan akurasi, yang penting cocok dengan kepercayaan dan sentimen.

“Nah, ini berita yang kucari!” begitu respon pembaca.

Siklus berita pun tidak berhenti di kita. Karena menarik dan cocok dengan sentimen dan kepercayaan, kita pun ikut menyebarkan. Terus dan terus tersebar. Hanya dalam hitungan menit, berita bisa merambah ke seluruh pelosok pembaca. Bahkan, cakupan dunia.

Merespon perubahan baru ini, pihak-pihak yang berkepentingan dengan informasi, propaganda, kampanye, dan sejenisnya; seperti menemukan cara baru yang ampuh dan murah. Yang disiapkan hanya produsen informasi. Tentunya, informasi yang didesain untuk kepentingan pihak tertentu.

Dalam perkembangannya, produsen informasi bukan sekadar membuat berita dengan kemasan menarik, tapi juga menguasai teknik penyebaran yang massif. Istilah yang ngetrend tentang ini adalah buzzer atau penggaung.

Buezzer dengan kepiawaiannya dalam soal kemasan konten dan teknik penyebaran menjadi pihak yang begitu berpengaruh terhadap issu di masyarakat. Perkembangan berikutnya, buzzer bahkan menjadi penangkal atau pasukan yang memerangi issu yang kontra dengan produknya.

Ada yang menarik dari Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Politisi muda ini sama sekali tidak menggunakan media utama dalam mensukseskan kebijakannya. Seratus persen, ia gunakan media sosial. Hasilnya, pertarungan politiknya hampir selalu sukses di pentas rakyat.

Di Indonesia, buzzer dalam area politik ini pertama kali popular di masa Pilkada DKI Jakarta tahun 2012. Saat itu, sosok yang begitu kuat didukung buzzer adalah Jokowi yang akhirnya sukses dua kali dalam waktu yang begitu cepat. Yaitu, sukses mengalahkan gubernur sebelumnya yang didukung hampir semua parpol di DKI. Dan, sukses terpilih menjadi Presiden, padahal baru saja ia terpilih menjadi gubernur.

Walaupun tetap saja, seiring dengan tumbuhnya kecerdasan rakyat dalam bermedia sosial, buzzer akhirnya akan mengalami masa-masa suram.

Pada saat itulah, rakyat bukan hanya bisa memilih berita mana yang cocok untuk dibaca. Mereka pun ikut serta membuat berita sendiri yang sesuai dengan ideologi dan garis perjuangan politiknya. (Mh)

 

 

 

Tags: Ketika Berita Bisa Dipilih
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

274 Wartawan Dipenjara Sepanjang 2020 di Seluruh Dunia

Next Post

Awali Sabtu Pagi dengan Sandwich Telur ala Jepang

Next Post

Awali Sabtu Pagi dengan Sandwich Telur ala Jepang

Ini Rekomendasi Olahraga Sambil Bawa Anak ala Herfiza istri Ricky Harun

Agar Bernilai Pahala, Ini Adab-Adab Bercanda Suami Istri

7 Rahasia agar Pasutri Semakin Tua Semakin Sayang

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    307 shares
    Share 123 Tweet 77
  • Ragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan Tubuh

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9212 shares
    Share 3685 Tweet 2303
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1969 shares
    Share 788 Tweet 492
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4167 shares
    Share 1667 Tweet 1042
  • Peran Penting Stasiun Cipendeuy di Jalur Selatan Pulau Jawa

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Muslim LifeFest 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Tren Halal Lifestyle dan Edukasi Syariah Terlengkap di ICE BSD

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga