• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 24 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Kenapa Amerika “Serang” Indonesia

18/04/2022
in Editorial
Kenapa Amerika “Serang” Indonesia

Ilustrasi, foto: Tempo

203
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AMERIKA beberapa hari terakhir ini mulai “menyerang” Indonesia. Hal itu dimunculkan Amerika melalui Kemenlunya yang tiba-tiba menyoroti HAM di Indonesia.

Tidak biasanya, Pemerintah Amerika tiba-tiba mengeluarkan pernyataan-pernyataan politik yang menyerang Indonesia.

Setidaknya, tiga hal yang tiba-tiba menjadi sorotan pihak Amerika terhadap HAM di Indonesia. Tiga hal itu adalah tentang kebebasan berpendapat oposisi, pembunuhan terhadap aktivis FPI, dan aplikasi PeduliLindungi.

Pihak pemerintah Indonesia sudah menjawab “serangan” tersebut. Menurut pihak Indonesia, Amerika pun tersangkut kasus HAM terkait kasus George Flyod yang akhirnya memunculkan gerakan Black Live Mater.

Tentang aplikasi PeduliLindungi yang dituduh sebagai cara Indonesia memantau kebebasan warganya, Indonesia bahkan membanding tingkat keberhasilan penanganan Covid dengan Amerika.

Indonesia menurut pemerintah tergolong dalam empat besar negara yang berhasil menangani Covid, sementara Amerika berada di tingkat bawah.

Sepertinya, “serangan” ini sengaja dimunculkan Amerika karena sesuatu sebab. Dan biasanya berhubungan dengan terusiknya kepentingan Amerika di kawasan Asean termasuk Indonesia.

Dengan kata lain, pernyataan pedas Amerika terhadap Indonesia sepertinya tidak murni tentang HAM. Melainkan ada maksud lain sebagai tawar-menawar terhadap kepentingan yang disembunyikan.

Publik di Indonesia tahu benar bahwa apa yang dituduhkan Amerika bukan hal yang baru terjadi kemarin. Tapi sudah tahunan. Pertanyaannya, kenapa baru sekarang disampaikan?

Kenapa baru muncul setelah Indonesia dinilai tidak tegas terhadap Rusia. Hal ini boleh jadi karena Indonesia tidak “manut” dengan arahan Amerika.

Seperti diketahui Indonesia memang mengecam invasi Rusia terhadap Ukraina, tapi tidak ikutan memboikot Rusia. Indonesia bahkan akan membeli minyak Rusia yang dinilai lebih ekonomis.

Hal lainnya, dalam hal rencana KTT G20 November mendatang di Bali. Dikabarkan bahwa Indonesia tetap akan mengundang Rusia sebagai peserta KTT. Sementara Amerika mengancam akan boikot KTT jika Rusia diundang.

Menariknya, tidak sepertinya biasanya, pemerintah Indonesia memberikan “balasan” dari serangan Amerika tersebut. Yaitu, dengan memposisikan Amerika sebagai negara yang tidak bersih tentang HAM.

Lalu, bagaimana ujung dari “serangan” Amerika ini? Ini tentu bukan hal mudah disikapi oleh pemerintah Indonesia. Lebih repot lagi, Amerika sudah menyiapkan manuver lain dalam waktu dekat.

Yaitu, Presiden Amerika mengundang pemimpin negara-negara ASEAN termasuk Indonesia ke negerinya pada 12 dan 13 Mei mendatang.

Kalau membalas “serangan” Amerika dari jarak jauh mungkin ringan dilakukan. Tapi bagaimana jika dilakukan dari jarak dekat “face to face”. Dan hal itu dilakukan di dalam negeri Amerika sendiri. [Mh]

 

 

Tags: AmerikaIndonesiarusia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

4 Prioritas Turki Utsmani Membantu Andalusia

Next Post

IKADI Mengecam Israel atas Penyerbuan di Masjid Al Aqsha

Next Post
IKADI Kecam Israel atas Penyerbuan di Masjid Al Aqsha

IKADI Mengecam Israel atas Penyerbuan di Masjid Al Aqsha

Santri RGI Ikuti Kegiatan Factory Tour

Santri RGI Ikuti Kegiatan Factory Tour

Resep Soto Kudus untuk Menu Berbuka dan Sahur

Resep Soto Kudus untuk Menu Berbuka dan Sahur

  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9167 shares
    Share 3667 Tweet 2292
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    715 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4148 shares
    Share 1659 Tweet 1037
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11706 shares
    Share 4682 Tweet 2927
  • Keutamaan Menyebarkan Salam

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Lidah Mertua yang Menyebalkan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Tokoh Muda Kemanusiaan Itu Telah ‘Pergi’

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5241 shares
    Share 2096 Tweet 1310
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga