ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Senin, 01 Juni 2020 | 10 Syawwal 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
EDITORIAL

Hanya Corona yang Bisa Terbang

02 March 2020 09:18:05
corona, umroh, china
Ilustrasi, foto: youtube.com

ChanelMuslim.com- Wabah corona kian mengoyak rasionalitas dunia. Inilah saat di mana umat manusia menyaksikan sesuatu yang tidak biasa terjadi. Karakter asli manusia, apa pun negaranya, menjadi seperti telanjang. Yaitu, takut, lemah, egois, dan lainnya.

Pemandangan satu pekan terakhir ini memperlihatkan sesuatu yang mungkin belum pernah disaksikan oleh generasi manusia saat ini. Belum pernah disaksikan, bagaimana warga Eropa seperti di Italia rela bersusah payah antri demi memborong bahan pangan.

Warga Jepang yang sudah masuk dalam warga negara maju mengalami hal yang tidak jauh berbeda dengan di Italia. Di hampir seantero negeri matahari terbit itu, orang berbondong-bondong untuk memborong kebutuhan sehari-hari. Kepanikan itu setelah pemerintah setempat meliburkan semua sekolah hingga waktu yang belum ditentukan.

Begitu pun yang terjadi di Korea Selatan. Hanya dalam waktu empat hari, tiga ribuan warga negeri ginseng ini positif terinfeksi corona. Pemerintah pun menutup tempat-tempat ibadah dan pendidikan di sana demi mengurangi pertemuan banyak orang.

Masih tentang Korea Selatan, dikabarkan seorang warganya memilih bunuh diri karena meyakini dirinya telah terinfeksi virus corona. Dan kejadian ini tidak terjadi di Korea sana. Melainkan di Solo, Jawa Tengah, Indonesia.

Di Iran, sejumlah wilayah mengalami sebuah penghentian kegiatan ibadah yang tidak lazim. Yaitu, penghentian shalat Jumat berjamaah di masjid. Kebijakan ini dikeluarkan karena khawatir penyebaran virus melalui pertemuan orang banyak, termasuk shalat Jumat.

Di Arab Saudi, dan ini yang mungkin belum pernah dialami generasi umat Islam dunia termasuk Indonesia saat ini, keluar kebijakan penghentian sementara izin masuk warga dunia untuk tujuan apa pun. Termasuk, tujuan untuk beribadah ke kota suci di Mekah dan Madinah.

Pemandangan yang tidak biasa pun terjadi. Semua pesawat yang mengangkut calon jamaah umroh dari semua negara dilarang masuk ke wilayah udara Saudi. Ada yang akhirnya mendarat di Singapura, Abu Dhabi, Turki, dan lainnya. Semua pesawat ini terpaksa kembali ke tujuan asal negara masing-masing.

Di Saudi, untuk jamaah umroh asal Indonesia yang sudah terlanjur berada di bandara internasional Jedah dan Madinah termasuk yang sudah selesai melaksanakan umroh berjumlah sekitar 13 ribu orang.

Sungguh sebuah pemandangan kerumunan yang luar biasa. Padahal bandara tidak memiliki fasilitas untuk menginap, istirahat, medis, MCK, dan lainnya dalam jumlah massal. Jangankan berada dalam waktu satu hari satu malam, satu jam pun sudah sangat membosankan.

Padahal, umumnya yang berada di bandara itu orang-orang yang lanjut usia. Kaum muslimah yang tentunya sangat membutuhkan ruang-ruang khusus untuk kebersihan dan istirahat. Belum lagi dengan keperluan makan dan minum mereka.

Inilah juga masa di mana para penyelenggara umroh di seluruh dunia tidak lagi tersenyum seperti biasanya. Selain adanya penundaan umroh hingga waktu yang belum ditentukan, mereka pun sudah terlanjur mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Saat ini, seluruh negara menyaksikan sebuah keadaan sektor pariwisata yang di luar kebiasaan. Objek-objek itu sangat sepi, bahkan sampai pada titik nol kunjungan. Bagaimana nasib pengusaha dan pegawai hotel, pegawai maskapai penerbangan, bisnis kuliner setempat, dan lainnya.

Pada saatnya, semoga ini tidak terjadi, dunia akan mengalami keadaan di mana masing-masing negara tidak peduli dengan negara lain. Mereka bukan sekedar melarang warga negara lain masuk ke wilayahnya, tapi juga tidak mau menjual bahan pangan negaranya ke luar negeri.

Jika ini sampai terjadi, dunia akan memasuki krisis pangan yang dahsyat. Karena tidak semua negara mampu memenuhi kebutuhan pokok pangannya sendiri. Jika ini terjadi, negara yang mengalami krisis pangan akan menempuh cara paksa agar bisa memperoleh bahan pangan dari negara lain. Maka, terjadilah krisis kemanusiaan yang sangat parah. Sekali lagi, semoga ini tidak terjadi.

Dampak corona, dunia seperti sedang berjalan menuju sebuah pemandangan karakter asli manusia. Yaitu, takut, egois, serakah, dan materialis. Krisisnya tidak sekadar tentang kesehatan. Melainkan akan meluas kepada krisis kemanusiaan.

Inilah mungkin yang dimaksud sebagai bagian dari fitnah akhir zaman. Di mana manusia dunia kembali kepada peradaban gelapnya. Tidak ada lagi pesawat yang bisa terbang melintasi perbatasan negara. Kecuali virus corona. Semoga ini tidak pernah terjadi. (Mh)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
corona
umroh
china
 
BERITA LAINNYA
 
 
EDITORIAL
23 July 2019 18:45:27

Maraknya Penolakan RUU PKS

 
EDITORIAL
06 October 2019 06:15:56

Para Pemimpin Jangan Suka Bohong

 
EDITORIAL
21 August 2019 15:59:05

Ceramah UAS dan Penistaan Agama

 
EDITORIAL
26 February 2020 12:03:34

Dunia dalam Bayang-bayang Teror Virus Corona

 
EDITORIAL
28 December 2019 09:36:07

Keluarga, Seni, dan Palestina

Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
 
 
TERBARU
 
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284