• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Peneliti Universitas Pennsylvania Ungkap Adanya Kaitan Antara Media Sosial dan Depresi

11/11/2018
in Berita
97
SHARES
743
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Para peneliti di Universitas Pennsylvania mengatakan untuk pertama kalinya mereka mengaitkan penggunaan sosial media dengan meningkatnya depresi dan kesepian.

Gagasan adanya hubungan antara media sosial dan kesehatan mental telah menjadi pembicaraan selama beberapa tahun, tetapi belum banyak kajian yang berhasil menghubungkan keduanya.

Untuk itu Universitas Pennsylvania, dipimpin psikolog Melissa Hunt, merancang sebuah studi yang memusatkan perhatian pada Facebook, Snapchat dan Instagram. Hasilnya diterbitkan di Jurnal Psikologi Sosial dan Klinis, edisi November ini.

Penelitian yang dilakukan atas 143 orang, yang sebelum mulai dikaji telah menyelesaikan survei tentang suasana hati mereka dan mengirim foto batere di layar yang menunjukkan seberapa sering mereka menggunakan telpon untuk mengakses media sosial.

‘’Kami ingin melakukan studi yang lebih komprehensif dan ketat, yang secara ekologis juga lebih valid,’’ ujar Hunt. Terminologi ‘’ekologi’’ itu berarti kajian dimaksudkan untuk meniru kehidupan di dunia nyata.

Penelitian itu membagi peserta ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diijinkan untuk mempertahankan kebiasaan mereka menggunakan media sosial. Sementara kelompok kedua dibatasi hanya boleh menggunakan waktu selama 10 menit setiap hari untuk mengakses tiga platform media sosial utama: Facebook, Snapchat dan Instagram.

Pembatasan itu dilakukan selama tiga minggu dan kemudian para peserta kembali untuk diuji dengan beberapa hal, termasuk soal kekhawatiran akan rasa kehilangan, kecemasan, depresi dan kesepian.

Hasilnya menunjukkan adanya hubungan yang sangat jelas antara penggunaan media sosial dan peningkatan tingkat depresi dan kesepian.

‘’Menggunakan lebih sedikit media sosial dibanding biasanya, akan menyebabkan penurunan depresi dan kesepian,’’ ujar Hunt. “Dampak ini terutama sangat terasa pada peserta yang merasa lebih tertekan.”

Hunt menyebut temuan itu sebagai “ironi besar’’ dalam media sosial.

Hunt mengatakan ada dua hal utama : pertama, media sosial menunjukkan apa yang oleh Hunt disebut sebagai “perbandingan sosial ke bawah.” Ketika Anda menggunakan media sosial, kadang-kadang kelihatan bahwa “setiap orang lebih keren, lebih sering bersenang-senang dan ini membuat Anda merasa ditinggalkan atau terkucil,” ujarnya. Ini merupakan demoralisasi.

Faktor kedua lebih besar nuansanya. “Setiap menit yang Anda habiskan di dunia maya adalah menit-menit di mana Anda tidak bekerja, tidak bertemu teman untuk makan malam atau bicara panjang lebar dengan teman,” ujar Hunt. Padahal kegiatan-kegiatan di dunia nyata ini adalah kegiatan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan bagaimana Anda memandang diri sendiri.[ah/voa]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tentara Israel Serang Sekolah di Tepi Barat Saat Peringatan Wafatnya Yaser Arafat

Next Post

Ini Niatku Meluncurkan Buku Pilu di Palu

Next Post

Ini Niatku Meluncurkan Buku Pilu di Palu

Korban Gempa Lombok Obati Batin Tika Ramlan

Pemerintah Lemah Merespons UU Anti Pornografi

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6190 shares
    Share 2476 Tweet 1548
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1754 shares
    Share 702 Tweet 439
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4074 shares
    Share 1630 Tweet 1019
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3407 shares
    Share 1363 Tweet 852
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Banjir Karawang Meluas Akibat Sungai Citarum dan Sungai Cibeet Meluap

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7868 shares
    Share 3147 Tweet 1967
  • Resep Singkong Keju Goreng

    158 shares
    Share 63 Tweet 40
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga