• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Warga Desa Terisolir Bencana Di Bogor Barat Masih Butuh Bantuan

10/01/2020
in Berita
72
SHARES
555
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com –  Ana. Seorang ibu paruh baya. Warga Cileuksa Ilir. Ditemani anak lelakinya, Adit, bersusah payah turun dari tempat ia mengungsi pasca terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sukajaya, Bogor Barat, demi untuk mendapatkan bantuan

Rumahnya hilang, tertimbun tanah longsor. Dengan kondisi lelah, bingung, ketakutan, dan perut kosong karena beberapa hari tak kebagian bantuan yang sangat minim masuk. Sekali masuk bantuan, warga langsung berebut. Hal yang wajar. Karena seluruh warga di sana juga mengalami kondisi yang sama dengan ibu ana.

Kondisi yang kemudian memaksanya untuk turun mencari bantuan, baik berupa makanan siap santap maupun bahan makanan yang bisa masak untuk keluarga. Hanya agar bisa bertahan hidup. Bagi dirinya, anaknya, dan seluruh keluarganya.

Bagi ibu Ana, kebutuhan bertahan hidup bagi keluarganya, agar bisa makan, lebih penting dari pada keselamatan dirinya. Ibu Ana, sejak pagi buta, saat jalanan masih gelap, ba'da Subuh, mengajak anak lelakinya untuk menuruni tebing licin dan jalanan berlumpur, demi mencari bantuan logistik, bahan makanan yang bisa ia dan keluarganya masak untuk bertahan hidup. Jalanan ia tempuh berjam-jam bersama anaknya. 

Sampai akhirnya, ibu Ana bertemu dengan tim relawan Wahana Muda Indonesia (WMI) yang tengah berjuang menembus jalur menuju desa Urug, maupun Cileuksa, dengan mobil off road yang mengangkut bantuan logistik saat melintas di desa Ranca Bebek.

Ternyata, meski tengah mencari bantuan bahan makanan, namun ibu Ana tidak memiliki keberanian untuk menghentikan mobil relawan WMI. Ia hanya menghentikan langkahnya, berdiri lemah, menatap pasrah dengan penuh harap. Agar mobil yang dikendarai relawan WMI, Imam Kapten, berhenti dan memberinya bantuan logistik berupa bahan makanan yang tengah diangkut.

Qodarullah, Alloh Ta'ala selalu mencintai hambanya yang tak putus asa untuk berusaha dan berjuang, kehadiran ibu dan anak dengan kaki penuh lumpur tersebut pun menarik perhatian para relawan WMI yang segera menghentikan laju mobilnya, kemudian turun menemui ibu Ana.

Dengan tubuh lelah, penuh peluh, setelah menempuh perjalanan selama 6 jam jalan kaki, dan wajah lesu karena menahan lapar, ibu Ana baru berani bercerita dan menyampaikan niatnya turun untuk mencari bantuan bahan makanan yang dapat ia masak untuk keluarganya. "Saya butuh bantuan mas. Demi Alloh, saya masih butuh bantuan bahan makanan untuk keluarga saya. Keluarga saya banyak," ungkapnya penuh iba.

Adit, sang anak yang masih bersekolah, kelas 8, di salah satu SMP di wilayah Cileuksa Utara, hanya tersenyum melihat kehadiran tim relawan WMI. Saat ditanya tim WMI, ia bercerita bahwa ia biasa menempuh jarak kiloan meter, dengan waktu tempuh sekitar 4 jam untuk ke sekolah.

Kepada penulis, Imam Kapten sang relawan WMI bercerita, saat bertemu dengan ibu Ana dan Adit pada waktu menjelang siang. "Saat ketemu siang, sekitar pukul 11 an," tutur Imam Kapten sambil menahan haru.

Sekedar informasi, hingga saat tulisan ini ditulis, Kamis (9 Januari 2020) pukul 21.00 Wib. ada beberapa desa di wilayah Sukajaya, seperti: Desa Cileuksa, Urug, Ciberani, dan beberapa desa lainnya masih terisolasi. Bantuan yang masuk sangat minim. Karena akses jalan yang putus maupun tertutup material longsor. Distribusi bantuan dari luar hanya bisa dilakukan dengan jalan kaki (dipanggul) dan dengan menggunakan motor trail.

Ibu Ana, Adit, dan ribuan warga Kecamatan Sukajaya yang menjadi korban bencana banjir dan tanah longsor masih dalam kondisi yang memprihatinkan. Masih butuh uluran tangan dari Anda.

Bagi masyarakat yang tergerak untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir bandang dan tanah longsong di daerah Bogor Barat, bisa langsung langsung menghubungi: M. Zainul Muttaqin ( 081386815541 ), Iman Kapten ( 088709630778 ), Ranu Sugianto Capung ( 087870398089 ).[ah/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

ANTV Hentikan Program Siaran ‘Pesbukers’

Next Post

Pra-KUII MUI Ke-7 Tekankan Cintai Produk Dalam Negeri

Next Post

Pra-KUII MUI Ke-7 Tekankan Cintai Produk Dalam Negeri

Tak Ada Libur Untuk Bantu Warga Cileuksa

Aksi Sehat dan Sosial bersama Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1843 shares
    Share 737 Tweet 461
  • Potret Anak Ketiga Lesti Kejora Lakukan Photoshoot Bersama Kedua Kakaknya

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8037 shares
    Share 3215 Tweet 2009
  • Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • IRRESSRAMADHAN 2026 Mengusung Konsep Eksklusif dan Bernuansa Reflektif

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kemenhaj RI Sikapi Kondisi Keamanan Timur Tengah yang Berdampak pada Perjalanan Umroh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Materi Kultum, Bersyukur Kepada Allah

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Umroh Tetap Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Shafwah Holidays Gunakan Penerbangan Langsung Tanpa Transit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4161 shares
    Share 1664 Tweet 1040
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga