• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 14 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Terdampak Covid 19, ACT Jawab Keluhan Pedagang Kecil Ibukota

30/05/2020
in Berita
69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jauh masuk ke permukiman padat penduduk di tengah ibu kota, masyarakat prasejahtera yang mencari nafkah dengan berdagang menjeritkan kegundahan. Mereka kini hidup dalam himpitan ekonomi di tengah pandemi, tanpa penghasilan yang pasti. Seperti halnya Eni Yuniarti (50), yang sudah sebulan tidak berjualan. Penjualan semakin sepi sehingga tidak ada pemasukan untuk kehidupan sehari-hari.
“Kadang, saya sudah masak nasi banyak, cuma tidak ada pembeli,” cerita Eni Yuniarti (50), warga Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Ibu paruh baya itu menjadi tulang punggung keluarga. Ia berjualan nasi goreng di sisi rel KRL dekat Stasiun Kota.
Warung Eni buka sejak pukul lima sore hingga tengah malam. Sebelum pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar, Eni biasa memperoleh omzet Rp400 ribu sehari.
“Sekarang alhamdulillah masih dapat 30 ribu, memang tidak balik modal. Itu pun buka sejak pukul lima sampai dua malam. Maka dari itu, jualan berhenti dulu,” lanjut Erni.
Sementara keadaan semakin tidak pasti, Eni harus memenuhi hidup keluarga dan membayar sewa rumah. Ia pun berpasrah mengandalkan bantuan dari tetangga sekitar.
Sementara suami Eni harus pulang kampung untuk menjalani pengobatan dan cuci darah setiap pekan. Biaya hidup di Jakarta yang tinggi tidak mampu dipenuhi. Sedangkan Eni tinggal bersama ibunya di sebuah kontrakan petak.
“Kalau ada modal lagi, saya tetap mau berjualan untuk menyambung hidup,” ungkap Eni.
Pada Sabtu lalu, tim program Aksi Cepat Tanggap (ASCT) turut hadir memberikan modal usaha untuk Eni melalui Program Sahabat Usaha Mikro Indonesia. Wahyu Nur Alim, Tim Program ACT berharap, modal tersebut bisa menjadi penyemangat Eni untuk kembali membuka usaha.
“Lebih lanjut, melalui program SUMI, penerima manfaat juga akan mendapatkan pendampingan pengembangan kapasitas usaha dari aspek spiritual dan manajemen wirausaha,” jelas Wahyu.
Vice President ACT Insan Nurrohman menjelaskan, Program Sahabat Usaha Mikro Indonesia adalah program pemberian sedekah modal kerja dan pendampingan untuk pelaku usaha ultra mikro yang terdampak pandemi Covid-19. Melalui pendampingan, penerima manfaat yang dalam satu wilayah kecamatan akan dibentuk kelompok sesuai dengan kluster usaha.
“Masih banyak usaha mikro yang belum memiliki fasilitas informasi terkait permodalan. Sebagian mereka juga belum mampu memisahkan keuangan usaha dengan kebutuhan harian rumah tangga. Mereka juga terjebak rentenir yang justru malah menyengsarakan kehidupan,” terang Insan.
Sahabat Usaha Mikro Indonesia pun punya sejumlah pencapaian antara lain, terbukanya jaringan kerjasama dengan komunitas UMKM di Indonesia, digitalisasi produk, dan terbentuknya kelompok Sahabat UMI tingkat nasional. [Wnd/rls]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sahabatku yang Berdiam di Rumahnya

Next Post

Sardjono Jhony Tjitrokusumo Dilantik Sebagai Direktur Utama Transjakarta

Next Post

Sardjono Jhony Tjitrokusumo Dilantik Sebagai Direktur Utama Transjakarta

Global Qurban - ACT Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Awet dan Tahan Lama

Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Awet

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8644 shares
    Share 3458 Tweet 2161
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11444 shares
    Share 4578 Tweet 2861
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4409 shares
    Share 1764 Tweet 1102
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Banjir Jakarta, Rumah Bunda Neno Warisman Ikut Tenggelam

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1396 shares
    Share 558 Tweet 349
  • Bulan Muharram dan Keutamaannya

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga