• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Terdampak Covid 19, ACT Jawab Keluhan Pedagang Kecil Ibukota

30/05/2020
in Berita
70
SHARES
537
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jauh masuk ke permukiman padat penduduk di tengah ibu kota, masyarakat prasejahtera yang mencari nafkah dengan berdagang menjeritkan kegundahan. Mereka kini hidup dalam himpitan ekonomi di tengah pandemi, tanpa penghasilan yang pasti. Seperti halnya Eni Yuniarti (50), yang sudah sebulan tidak berjualan. Penjualan semakin sepi sehingga tidak ada pemasukan untuk kehidupan sehari-hari.
“Kadang, saya sudah masak nasi banyak, cuma tidak ada pembeli,” cerita Eni Yuniarti (50), warga Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Ibu paruh baya itu menjadi tulang punggung keluarga. Ia berjualan nasi goreng di sisi rel KRL dekat Stasiun Kota.
Warung Eni buka sejak pukul lima sore hingga tengah malam. Sebelum pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar, Eni biasa memperoleh omzet Rp400 ribu sehari.
“Sekarang alhamdulillah masih dapat 30 ribu, memang tidak balik modal. Itu pun buka sejak pukul lima sampai dua malam. Maka dari itu, jualan berhenti dulu,” lanjut Erni.
Sementara keadaan semakin tidak pasti, Eni harus memenuhi hidup keluarga dan membayar sewa rumah. Ia pun berpasrah mengandalkan bantuan dari tetangga sekitar.
Sementara suami Eni harus pulang kampung untuk menjalani pengobatan dan cuci darah setiap pekan. Biaya hidup di Jakarta yang tinggi tidak mampu dipenuhi. Sedangkan Eni tinggal bersama ibunya di sebuah kontrakan petak.
“Kalau ada modal lagi, saya tetap mau berjualan untuk menyambung hidup,” ungkap Eni.
Pada Sabtu lalu, tim program Aksi Cepat Tanggap (ASCT) turut hadir memberikan modal usaha untuk Eni melalui Program Sahabat Usaha Mikro Indonesia. Wahyu Nur Alim, Tim Program ACT berharap, modal tersebut bisa menjadi penyemangat Eni untuk kembali membuka usaha.
“Lebih lanjut, melalui program SUMI, penerima manfaat juga akan mendapatkan pendampingan pengembangan kapasitas usaha dari aspek spiritual dan manajemen wirausaha,” jelas Wahyu.
Vice President ACT Insan Nurrohman menjelaskan, Program Sahabat Usaha Mikro Indonesia adalah program pemberian sedekah modal kerja dan pendampingan untuk pelaku usaha ultra mikro yang terdampak pandemi Covid-19. Melalui pendampingan, penerima manfaat yang dalam satu wilayah kecamatan akan dibentuk kelompok sesuai dengan kluster usaha.
“Masih banyak usaha mikro yang belum memiliki fasilitas informasi terkait permodalan. Sebagian mereka juga belum mampu memisahkan keuangan usaha dengan kebutuhan harian rumah tangga. Mereka juga terjebak rentenir yang justru malah menyengsarakan kehidupan,” terang Insan.
Sahabat Usaha Mikro Indonesia pun punya sejumlah pencapaian antara lain, terbukanya jaringan kerjasama dengan komunitas UMKM di Indonesia, digitalisasi produk, dan terbentuknya kelompok Sahabat UMI tingkat nasional. [Wnd/rls]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sahabatku yang Berdiam di Rumahnya

Next Post

Sardjono Jhony Tjitrokusumo Dilantik Sebagai Direktur Utama Transjakarta

Next Post

Sardjono Jhony Tjitrokusumo Dilantik Sebagai Direktur Utama Transjakarta

Global Qurban - ACT Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Awet dan Tahan Lama

Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Awet

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9561 shares
    Share 3824 Tweet 2390
  • Menghina Allah dalam Hati

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Tak Hanya Sekadar Menyegarkan Ini Manfaat Air Nabeez Kurma bagi Kesehatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Biden Tunjuk Muslim Sebagai Duta Kebebasan Beragama Internasional

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1374 shares
    Share 550 Tweet 344
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • LAZ Al Azhar Gelar Training Relawan Ramadan 1442 H

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Warga Prancis Demo Tolak RUU yang Dinilai Diskriminatif Terhadap Muslim

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 7 Manfaat Telur Rebus Jika Dikonsumsi Setiap Hari untuk Kesehatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga