• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tarik Ulur Pemerintah-GNPF MUI di Aksi 212

01/12/2016
in Berita
83
SHARES
638
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

fpi-demo
ChanelMuslim.com- Satu bulan terakhir ini, isu nasional terpusat pada satu titik: aksi 212, atau aksi Bela Islam III, atau Doa Bersama. Begitu kentara terjadinya tarik ulur antara pemerintah dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI di aksi 212.

Pasca aksi GNPF MUI pada tanggal 4 November 2016 lalu, pemerintah bereaksi begitu cepat dan terasa ada ketegangan. Cepat karena beberapa hari setelah itu, Presiden Jokowi langsung mengadakan sejumlah safari silaturahim ke sejumlah pihak. Mulai dari seluruh angkatan bersenjata, hingga ormas-ormas Islam.

Seiring dengan itu, substansi yang menjadi tuntutan aksi GNPF MUI, proses hukum dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berjalan secara adil dan transfaran, juga bergulir begitu cepat.

Pada Rabu kemarin (30 November) Kejaksaan sudah menyatakan P21 atas berkas perkara tersebut. Bisa dibilang, ini merupakan proses hukum yang super cepat di banding proses-proses hukum pidana lain selama ini.

Menariknya, setelah reaksi yang cepat itu, ada ketegangan yang diperlihatkan Polri dalam menghadapi aksi 212. Selama dua pekan di akhir November lalu, adu strategi Polisi dengan GNPF MUI begitu terasa.

Mulai dari kunjungan GNPF MUI untuk minta dukungan pimpinan DPR yang berbuntut digantinya Ketua DPR, hingga maklumat dari Polri yang menyatakan adanya dugaan makar di aksi 212.

Buntut dari pernyataan Kapolri tentang dugaan makar ini, kemudian diiringi dengan sejumlah “isolasi” terhadap daya dukung aksi 212. Mulai dari sektor transportasi, larangan dari kepala daerah, pernyataan para ulama yang kontra aksi dengan menyebut sisi fikih aksi 212 ini, penyebaran pamflet “jangan datang” melalui helikopter ke masyarakat ibukota, dan sebagainya.

Uniknya, ketegangan Polri ini tiba-tiba diredupkan dengan pernyataan santai Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu kepada sejumlah wartawan. Menurutnya tidak ada makar. Dan itu juga merupakan laporan intelijen yang memberikan masukan kepadanya tentang aksi 212.

Satu atau dua hari setelah pernyataan menteri pertahanan ini, suasana pun berubah drastis. Entah apa sebab yang sebenarnya, Majelis Ulama Indonesia memfasilitasi pertemuan antara GNPF MUI dengan Kapolri untuk membahas aksi 212 dalam format rekonsiliasi.

PresidenJokowi pun menampakkan perubahan sikap tentang aksi ini. Dalam sebuah kesempatan, Jokowi meluruskan bahwa aksi 212 ini merupakan doa bersama untuk kebaikan bangsa.

Kini, semua persiapan Aksi Doa Bersama 212 sudah sangat rampung sebagai hasil kerjasama sejumlah pihak, mulai dari GNPFMUI, Kepolisian, Pemda DKI, dan TNI.

Aksi Doa Bersama 212 terpusat di areal tugu Monas dan shalat Jumat Berjamaah sebagai acara puncak aksi. Semua pihak kembali “sejuk” dan saling bereaksi menyejukkan.

Namun, satu hal yang masih belum terjawab sejumlah pihak: apakah Presiden Jokowi ikut hadir di acara Doa Bersama “super damai” yang berlokasi hanya 50 meter dari kantornya? (mh/foto: hariankosmos)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Infaq Via Kasir Wujudkan  Program Renovasi Sekolah Dompet Dhuafa – Hypermart 

Next Post

je Jamuran, Kuliner Serba Jamur di Yogyakarta

Next Post

je Jamuran, Kuliner Serba Jamur di Yogyakarta

Sate Jamur Ala je Jamuran Yogyakarta

Sate Jamur Ala je Jamuran Yogyakarta

Meniru Sabarnya Nabi

Meniru Sabarnya Nabi

  • Surat Al-Mutaffifin ayat 7-9, Apa itu Sijjin?

    Surat Al-Mutaffifin Ayat 7-9, Apa itu Sijjin?

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8091 shares
    Share 3236 Tweet 2023
  • Komunitas Indonesia di Ehime Jepang Gelar Shalat Idulfitri Terbesar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3590 shares
    Share 1436 Tweet 898
  • Ambil Langkah Berbeda, UBN Pilih Khutbah Idulfitri di Wilayah Bencana Aceh Tamiang

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Beda Silaturahmi dengan Ziarah dan Keutamaan Mengunjungi Orang Saleh

    197 shares
    Share 79 Tweet 49
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1974 shares
    Share 790 Tweet 494
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • 6 Cara Mudah Atasi Kaki Pecah-Pecah

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga