SUHU siang hari di Kota Mekkah, Arab Saudi hari ini diprediksi mencapai 43 derajat Celcius. Rata-rata kecepatan angin 10 kilometer per jam dan rata-rata kelembaban 17 persen RH.
Perkiraan suhu tersebut mengacu data Early Warning System (EWS) yang dikeluarkan oleh Tim Sanitasi dan Food Security Daker Mekkah Tahun 2026 dari sumber accuweather. PPIH Arab Saudi mengeluarkan sejumlah rekomendasi menghadapi cuaca panas.
Jemaah haji Indonesia diminta rutin meminum air putih yang bisa dicampur dengan oralit atau zamzam setidaknya 200 ml per jam. Jemaah juga diminta minum tanpa menunggu rasa haus.
Baca juga: Kemenhaj Catat 74.652 Jemaah Haji Indonesia Telah Berangkat Ke Tanah Suci
Suhu Siang di Kota Mekkah Mencapai 43 Derajat Celcius
Jemaah lanjut usia (lansia) dan yang memiliki komorbid diimbau untuk melaksanakan shalat di hotel. Jika sangat terpaksa keluar, maka Jemaah wajib menggunakan sandal, masker, payung, dan pelindung diri lainnya.
Dikutip dari berbagai sumber, Dokter Sektor 1 Daker Bandara, Muhammad Fathi Banna Al Faruqi mengungkapkan, strategi efektif yang bisa dilakukan jemaah menghadapi cuaca ekstrem.
Ada sejumlah tanda seseorang mengalami gejala sengatan panas yang harus diwaspadai. Antara lain kepala pusing dan berdenyut, jantung berdebar kencang, kulit terasa panas dan kering, hingga muncul rasa mual dan kram otot mendadak.
Dokter Fathi membagikan tips menghadapi cuaca terik di Arab Saudi. Lebih-lebih diperkirakan suhu siang bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pertama gunakan Alat Pelindung Diri (APD). Jemaah bisa menggunakan payung, topi lebar, dan kacamata hitam saat berada di luar ruangan. Namun Jemaah perlu memperhatikan bahwa topi tidak boleh dipakai oleh laki-laki yang sedang berihram.
Kedua, membasahi masker dan menyemprotkan air ke wajah. Jemaah juga diminta meminum larutan elektrolit.
Kemudian menghindari kontak matahari langsung atau gunakan sunscreen setiap dua jam sekali. Jemaah juga diminta tidak melepas alas kaki. [Din]



