• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 30 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Sebagian Besar Warga Muhammadiyah Ingin Punya Bank Syariah Sendiri

13/02/2022
in Berita
70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Selain ada keinginan Muhammadiyah untuk menarik dananya yang ditempatkan di Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan Bank BUMN hasil merger tiga bank syariah, di kalangan warga Muhammadiyah ada keinginan besar untuk mendirikan Bank Syariah Muhammadiyah.

Hal ini didasari hasil survei selama tahun 2020 yang dilakukan oleh tim 20 inisiator, dengan mengambil sampel survei 3.620 responden dari warga Muhammadiyah yang berasal dari Aceh hingga Papua dan luar negeri, yang aspirasinya menginginkan 90% warga Muhammadiyah ingin mendirikan Bank Syariah Muhammadiyah. Sementara sisanya, 21,2 % dan 10,6 % ingin membentuk BPRS dan Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM).

“Sebanyak 99,5 persen dengan tegas meminta kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam Muktamar yang ke – 48 di Solo – Jawa Tengah untuk merekomendasikan Bank Syariah Muhammadiyah,” demikian Arifuddin selaku anggota tim 20 inisiator Bank Syariah Muhammadiyah dalam acara Diskusi Akhir Tahun via Webinar bertema: Bank Syariah Muhammadiyah dalam perspektif BTM, yang diselenggarakan oleh Induk Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) dan Gerakan Microfinance Muhammadiyah (GMM), Rabu (23/12/2020) di Jakarta.

Lebih jauh, Arifuddin menambahkan, kehadiran Bank Syariah Muhammadiyah merupakan sebuah keniscayaan. Hal itu tak lepas dari pengembangan pilar ketiga (ekonomi) Muhammadiyah dalam gerakan dakwahnya. Selain itu, Bank Syariah Muhammadiyah sekaligus sebagai pusat keuangan Muhammadiyah dalam mengembangkan perekonomian nasional.

“Sementara tiadanya Bank Syariah Muhammadiyah selama ini menjadikan Muhammadiyah tak bisa menikmati pemanfaatan yang lebih banyak dari dana dana yang diparkir di lembaga keuangan lain,” ucap Arifuddin.

Diakui oleh Arifuddin, untuk mendirikan Bank Syariah Muhammadiyah tak mudah. Hal itu tak lepas dari tiadanya landscape sistem keuangan yang dibuat oleh persyarikatan dalam kerangka berjamaah. Dengan demikian, inisiasi lembaga keuangan sangat bergantung kepada kemampuan dan konsen dari pimpinan atau anggota persyarikatan di area masing – masing. Kedua, belum ada pola kerja sama bahkan arah untuk melakukan konsolidasi BPRS/BTM yang ada sehingga terbentur dengan limit permodalan (CAR). Ketiga, masih ada pengalaman kegagalan lembaga keuangan yang diinisiasi oleh persyarikatan pada masa lalu yang menyebabkan rasa pesimisme untuk membangun kembali lembaga perbankan.

Sementara, Ketua Induk BTM Achmad Suud mengatakan agar menanggalkan rasa pesimisme terhadap lembaga perbankan. Selama ini, telah terbentuk BTM di akar rumput pada tiap Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Dengan tujuan melatih dan mencoba agar dana – dana persyarikatan serta warga mampu terkonsolidasikan di lembaga keuangan Muhammadiyah.

“Alhamdullilah BTM bisa berjalan baik dan memiliki dampak yang sangat besar terhadap persyarikatan dan warga,” ucap pria asal Pekalongan – Jawa Tengah itu.

Suud melanjutkan, ketika warga Muhammadiyah mengusulkan tentang Bank Syariah Muhammadiyah, bagi Induk BTM, itu merupakan langkah yang positif dan berkemajuan bagi persyarikatan. Apalagi, dalam 7 rekomendasi Muhammadiyah Microfinance Summit (MMS) 2019 di Pekalongan – Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Induk BTM, merekomendasikan perlunya konsolidasi keuangan Muhammadiyah secara masif untuk mewujudkan sebuah Bank Umum Syariah (BUS) milik Muhammadiyah agar terwujud pengelolaan keuangan di persyarikatan yang sinergis dan memberikan manfaat optimal bagi gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

“Jadi bagi Induk BTM, Bank Syariah Muhammadiyah, why not?” kata Achmad Suud.

Setali tiga uang, pakar ekonomi syariah dan sekaligus Badan Pelaksana Harian (BPH) Univesitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), Rifqi Muhammad, mendukung penuh keinginan warga Muhammadiyah yang ingin mendirikan bank syariah. Apalagi apa yang sudah dilakukan oleh BTM dan BPRS milik Muhammadiyah sebagai cerminan bila Muhammadiyah sebenarnya mampu mengelola lembaga keuangan syariah. Tinggal bagaimana ukuran lembaga keuangan tersebut dibesarkan untuk menjadi bank syariah yang kuat dan kokoh.

“Saya menyakini jika konsep Bank Syariah Muhammadiyah itu diseriusi dan memperoleh dukungan dari berbagai pihak, 2022 bisa diwujudkan,” terangnya.

Dengan adanya Bank Syariah Muhammadiyah, tambah Rifqi, akan mendukung pengembangan sektor riil yang mumpuni di Muhammadiyah dan sekaligus memudahkan bagi persyarikatan dalam monitoring dananya dengan baik.

“Berbeda jika ditempatkan di lembaga keuangan lain, banyak potensi sektor keuangan yang dinikmati pihak lain dan kurang memberikan kontribusi terhadap persyarikatan,” tandas Rifqi.[ind]

Tags: muhammadiyah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Peristiwa Subuh di JIBBS dan JIGSc

Next Post

Resep Seblak Mie Shirataki, Ide Olahan Menu Otentik untuk yang Sedang Diet

Next Post
Resep Seblak Mie Shirataki, Ide Olahan Menu Otentik untuk yang Sedang Diet

Resep Seblak Mie Shirataki, Ide Olahan Menu Otentik untuk yang Sedang Diet

Manfaat Konsumsi Mie Shirataki bagi Kesehatan

Manfaat Konsumsi Mie Shirataki bagi Kesehatan

AILA Indonesia Resmi Luncurkan AILA Care

AILA Indonesia Resmi Luncurkan AILA Care

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8120 shares
    Share 3248 Tweet 2030
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3611 shares
    Share 1444 Tweet 903
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2979 shares
    Share 1192 Tweet 745
  • KNPK Apresiasi Kebijakan Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3139 shares
    Share 1256 Tweet 785
  • Suriah (Syams), Pasukan Islam Terbaik dan Perang Akhir Zaman

    306 shares
    Share 122 Tweet 77
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1961 shares
    Share 784 Tweet 490
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5061 shares
    Share 2024 Tweet 1265
  • Bukan Kita yang Mengatur Hidup Ini

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga