• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 17 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Rahmawati Husein Tekankan Masyarakat Dalami Edukasi Kesiapsiagaan Bencana

24/08/2019
in Berita
73
SHARES
562
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Masyarakat wajib mendalami edukasi dan harus terus diedukasi perihal kesiapsiagaan bencana agar timbul kesadaran atas potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Center (MDMC) Rahmawati Husein,dalam diskusi bencana Bertajuk “Potensi Megathrust Selat Sunda dan Seberapa Siapkah Kita?”, Jumat, (23/8/2019) di Auditorium KH. Ahmad Dahlan Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat.

Rahmawati mengungkapkan pengetahuan masyarakat soal kebencanaan masih minim. Maka dari itu, diskusi ini perlu dilakukan sebagai salah satu langkah mitigasi dan edukasi agar masyarakat dapat bertindak secara proporsional dan efisien.

“Karenanya, perlu edukasi diri sendiri bahwa tidak semua gempa harus berlindung di bawah meja. Itulah pentingnya mengenal‎ jenis-jenis gempa, skala, dampak, dan cara menghadapinya. Jujur pengetahuan kita masih sangat minim,‎” kritik Rahmawati terhadap masyarakat Indonesia yang pasif terhadap edukasi kesiapsiagaan bencana.

Lebih lanjut, Rahmawati menilai bahwa masyarakat itu kebanyakan tahu gempa hanya sekadar namanya saja, terkait apa itu gempa tidak ada yang bisa jawab, karena memang hanya baca gempa saat sudah kejadian.

Dia juga menyadari, mengedukasi masyarakat itu tidak bisa hanya sekali tetapi terus-menerus. Dari edukasi itu muncul pengetahuan kemudian tumbuh kesadaran untuk melakukan sesuatu. 

“Pengetahuan kenapa gempa bisa terjadi dan apa dampaknya buat mereka, mereka (masyarakat) hampir tidak tahu, apalagi apa yang disampaikan oleh yang kalangan advanced seperti soal gempa megathrust,” ujar wanita berkamacata tersebut.

Pengetahuan yang perlu dimiliki masyarakat soal kebencanaan, lanjut Rahmawati, setidaknya terkait risiko bencana di daerahnya sendiri. Dengan begitu masyarakat bisa meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.

“Kalau masyarakat tidak paham, maka dia kan tidak ada upaya mengurangi risiko, ini jadi sangat penting, pengetahuan yang terus-menerus,” tandasnya.

Selain itu, masyarakat juga perlu mengetahui standar bangunan berkonsep tahan gempa. Hal ini agar rumah-rumah yang dibangun lebih aman dan lebih kecil risikonya.

Aspek lainnya yang harus diperhatikan untuk menularkan kultur sadar bencana yakni terkait lingkungan. Lingkungan masyarakat harus diupayakan secara berkelanjutan untuk memiliki kesadaran kebencanaan dan kesetiakawanan sosial. 

“Bencana terjadi karena ada manusia. Kalau enggak ada manusia, ya enggak akan terjadi bencana. Misalnya di tengah Pasifik sering terjadi gempa tetapi tidak menimbulkan bencana. Karena itu, manusia menjadi penting, manusia perlu diedukasi, jika sudah ada edukasi timbul kesadaran, kalau ada kesadaran, timbul tindakan,” kata Rahmawati, saat ditemui ChanelMuslim.com setelah diskusi.[ind/Syifa]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Peneliti Pusat Studi Gempa Nasional (PUSGEN): Megathrust Selat Sunda Tidak Berdampak untuk Jakarta

Next Post

Kampus Umar Usman Lahirkan Pebisnis Millenial Lewat Business Pitching

Next Post

Kampus Umar Usman Lahirkan Pebisnis Millenial Lewat Business Pitching

OVO dan BAZNAS Kembangkan Kampung Tanggap Bencana di Banten

Ibu Ibukota Awards 2019 Gelar Bincang bertajuk Ibu, Citra Kreatif Keluarga

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9549 shares
    Share 3820 Tweet 2387
  • Meski 96 Persen Muslim, Azerbaijan Larang Siswi dan Guru Berjilbab

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4869 shares
    Share 1948 Tweet 1217
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4315 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Suami Suka Bohong, Istri Harus Bagaimana?

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Cara Memilih Mukena Premium yang Nyaman untuk Ibadah di Rumah maupun Traveling

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11848 shares
    Share 4739 Tweet 2962
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2522 shares
    Share 1009 Tweet 631
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga