• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Penyebab Anak Diare, Apakah Karena Makanan Tercemar Bakteri E.Coli?

12/07/2021
in Berita
Penyebab Anak Diare, Apakah Karena Makanan Tercemar Bakteri E.Coli?

Foto: Klik Dokter

93
SHARES
719
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Bakteri Escherichia coli (E. coli) lebih sering dikenal sebagai penyebab gangguan pencernaan seperti diare. Apakah ini semata-mata karena makanan yang dimakan saja?

Dijelaskan Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, organ kekebalan tubuh terbesar berada di usus. Karena itu, perlu diperhatikan benar nutrisi maupun kebersihan asupan. Nah, probiotik bisa membantu menjaga keseimbangan bakteri di usus sehingga anak tidak mudah sakit akibat bakteri jahat.

“Kalau untuk bayi (di bawah 6 bulan) untuk probiotiknya bisa didapat dari air susu ibu (ASI), sementara untuk yang di atasnya perlu diberikan makanan yang mengandung prebiotik seperti yoghurt. Dari susu bisa juga, tapi perhatikan di labelnya, ada kandungan prebiotiknya atau tidak karena prebiotik merupakan makanan untuk probiotik,” papar perempuan yang akrab disapa dr Tati ini.

Selain itu, buah dan sayur juga bisa meningkatkan probiotik di saluran pencernaan. Nah, ketika probiotik tidak memadai, bisa saja bakteri jahat seperti E. coli jumlahnya jadi berlebihan. Inilah yang antara lain membuat si kecil diare.

“Bakteri E. coli sebenarnya memang sudah ada di usus kita. Tapi akan jadi patogen kalau jumlahnya terlalu banyak dan keganasannya meningkat,” imbuh dr Tati di sela-sela media gathering Nestlé LACTOGROW Happy Date di Luna Negra Cafe, Plaza Bapindo, Citibank Building, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Ketika anak diare akibat bakteri E. coli yang berlebihan apakah penyebabnya hanya dari satu makanan saja?

“Bukan hanya makanannya, tapi juga kebersihan makanan, tempat makannya. Misalnya anak makan makanan yang sudah lama jatuh ke lantai atau makan tidak cuci tangan dulu, itu bisa ada E. coli yang lolos ke saluran cerna,” jelas perempuan berkacamata ini.

Biasanya pada anak yang diare, disarankan untuk mendapat asupan yang mengandung seng. Karena seng akan membantu melindungi mukosa usus.

Untuk diketahui, jeda yang dibutuhkan E.coli sejak masuk ke tubuh manusia hingga memunculkan gejala disebut masa inkubasi, biasanya makan waktu sekitar 16 jam. Gejala yang paling sering muncul saat terinfeksi E.coli biasanya berupa diare cair, buang air besar (BAB) berdarah dan disertai mual muntah.

PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) merupakan salah satu cara yang perlu dilakukan dan jadi kebiasaan untuk meminimalkan risiko masuknya bakteri E. coli dan bakteri lainnya ke dalam tubuh. PHBS artinya cuci tangan pakai sabun sebelum makan, sesudah dari jamban atau kamar mandi, juga cuci tangan sebelum menyiapkan makanan, mencuci bahan makanan dan memasaknya hingga matang karena bakteri akan mati pada saat dipanaskan.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Iga Kambing Bakar Teflon

Next Post

6 Jenis Kuas Foundation yang Anda Belum Tahu

Next Post
Tips Berhijab Sesuai Syariat

6 Jenis Kuas Foundation yang Anda Belum Tahu

Penelitian: Ribuan Orang Mainkan Pokemon Go Sambil Mengemudi

Aneh, Kanada Malah Izinkan Terapi Heroin Bagi Pecandu Narkoba

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    236 shares
    Share 94 Tweet 59
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9290 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4211 shares
    Share 1684 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4791 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga