• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 21 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Penuhi Pangan, Santri di Pesantren Ash Shalahuddin Berjualan Kerupuk Lele

07/11/2019
in Berita
73
SHARES
562
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Menempuh jarak hampir 45 kilometer dari kota Bandung dengan waktu tempuh sekitar 120 menit, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Barat berkunjung ke Pesantren Ash Shalahuddin. Pesantren ini bertempat di Desa Sindang Kerta, Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Tepat saat memasuki area pesantren, terlihat gapura dengan tulisan pesantren enterpreuner.
Pesantren yang berdiri sejak 1956 tersebut mengusung pendidikan agama Islam serta kewirausahaan bagi para santri dan santriwatinya. Pimpinan pesantren Ustaz Asep menuturkan, para santri diajarkan memegang prinsip Nabi Muhammad yang mengatakan bahwa kemiskinan dapat mendekatkan dengan kekufuran. Salah satu yang dapat dilakukan untuk menghilangkan kemiskinan ialah dengan berniaga.

“Santri di sini diajarkan untuk berjualan. Salah satu produknya ialah makanan dari olahan ikan lele, mulai dari kerupuk, abon, hingga stik lele dengan harga 2-20 ribu rupiah,” ungkap Ustaz Asep.
Adi Saputra merupakan salah satu santri yang juga ikut belajar kewirausahaan dengan menjajakan produk olahan pesantren ke warga sekitar. Adi biasa menjajakan kerupuk lele dengan harga Rp2.000 per kemasan. Pendapatannya pun bisa mencapai Rp80.000 – Rp120.000 dalam sekali keliling.
Namun, tak jarang ia juga tidak mendapatkan pembeli sama sekali. “Kalau nggak laku ya sedih, tapi nggak apa-apa juga kan sambil belajar,” tutur Adi yang merupakan santri yatim di Pesantren Ash Shalahuddin.
Pesantren Ash Shalahuddin dihuni oleh santri dari kalangan keluarga perekonomian pra sejahtera dan yatim. Mereka belajar di pesantren secara gratis. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,  termasuk pangan. Para santri bisa berjualan produk olahan lele. Cara ini juga menjadi salah satu materi belajar, apalagi pesantren melabeli diri sebagai pesantren enterpreuner.
“Tiap Senin sampai Jumat ada jadwal berjualan dari jam 2 siang sampai jam 5 sore, santri menjajakan olahan dari lele dengan cara berkeliling permukiman sekitar pesantren,” ungkap Asep.
Di dalam kompleks pesantren terdapat kolam-kolam tempat lele hidup. Bersama sekitar 57 santri dan 9 tenaga pengajar, mereka terlibat dalam produksi olahan lele bahkan sejak pemeliharaan di kolam. Nantinya semua pendapatan dari usaha lele ini digunakan untuk keperluan pesantren dan para santrinya.
Di hari Kamis itu juga (31/10), ACT memberikan satu ton beras untuk Pesantren Ash Shalahuddin. Beras ini merupakan kelanjutan dari program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) yang ACT luncurkan pada 22 Oktober 2019, lalu. Peluncuran BERISI bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Harapannya dengan adanya beras ini dapat membantu kebutuhan pangan santri.

“Semangat belajar para santri ini perlu dijaga, salah satu cara yang ACT lakukan dengan program BERISI,” ungkap Kepala Cabang ACT Jabar Renno Mahmoeddin.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tingkatkan Kualitas Guru, YPPU Nurul Izzah Gelar Pelatihan Menjadi Guru Hebat

Next Post

Bukan Layangan Putus

Next Post

Bukan Layangan Putus

Global Wakaf dan PMI Dea Malela Bangun Ekonomi Umat Lewat Ritel Wakaf

Rumah Zakat Rekomendasikan Inovasi Digital di World Zakat Forum 2019

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    1039 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9146 shares
    Share 3658 Tweet 2287
  • Panduan Memilih Eyeliner untuk Berbagai Tipe Mata

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4139 shares
    Share 1656 Tweet 1035
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1218 shares
    Share 487 Tweet 305
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • 5 Tips Perawatan Tas Kulit agar Tidak Mudah Mengelupas

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga