• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 28 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Peluncuran Miras Sophia di NTT Bukti Pentingnya Memilih Pemimpin Muslim yang Paham Agama

21/06/2019
in Berita
71
SHARES
546
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com–Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat pada Rabu (19/6) lalu resmi meluncurkan minuman keras (miras) lokal yang diberi merk Sophia. Kadar alkohol dalam miras tersebut berkisar antara 20-45 persen. Peristiwa ini menimbulkan kontroversi di masyarakat, tak terkecuali dari ulama dan ibu rumah tangga.

Dalam Channel Telegram-nya, Ustaz Farid Nu’man Hasan menanggapi hal tersebut.

“Berita di atas menunjukkan pentingnya pemimpin muslim, paham agama, kuat, dan pemberani,” kata Ustaz Farid.

Ustaz Farid juga menambahkan, ini juga menunjukkan betapa kekuatan politik menjadi salah satu alat pukul kemungkaran, atau kebalikannya, musuh Islam menggunakannya untuk memukul kaum muslimin. Wallahul Musta’an.

Sebelumnya, pada bulan April 2019, saat persiapan peluncuran miras Sophia ini diumumkan, beberapa pihak mengutarakan ketidaksetujuannya, salah satunya dari ibu rumah tangga.

Lulu Nugroho, ibu rumah tangga asal Cirebon menganggap meskipun namanya cantik, minuman itu tetap saja khamr dan dilarang dalam agama Islam.

“Belum jera juga penguasa negeri ini, melegalkan miras. Sudah banyak korban berjatuhan akibat minuman haram ini. Di wilayah lain selain NTT, jenis oplosan produksi warga sendiri telah menimbulkan banyak korban. Apalagi jika kemudian justru pemerintah sendiri yang memperbanyak dan menyebarkannya. Sungguh sebuah perbuatan yang jauh dari logika berpikir jernih,” tulis Lulu yang dimuat laman Republika.co.id pada Ahad (7/4/2019).

Lulu juga menulis tentang tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat yang dipimpinnya.

“Jika Allah saja mengharamkan khamr, mengapa pemerintah malah melegalkannya? Bukankah pemerintah bertanggung jawab menjaga akal masyarakat. Jika kesadaran masyarakat menurun, akal mereka terganggu. Maka akan timbul banyak persoalan di dalam negeri. Hingga akhirnya sulit diharapkan munculnya kebangkitan pada masyarakat seperti ini,” tutup Lulu.[ind]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tampil Hibur Masyarakat Jakarta di Stasiun MRT, Musisi Militer Inggris Berseragam Senilai Rp160 Juta

Next Post

Sajian Bayam Fritata White, Ide Akhir Pekan Super Praktis

Next Post

Sajian Bayam Fritata White, Ide Akhir Pekan Super Praktis

Masya Allah, Inilah Pesona Kampoeng Ciherang Sumedang nan Ramah Keluarga

Biaya Haji Indonesia Termurah se-ASEAN

  • Kisah Orangtua Menyuruh Anaknya untuk Membakar Mayatnya Jika Ia Mati

    Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11515 shares
    Share 4606 Tweet 2879
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8751 shares
    Share 3500 Tweet 2188
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3938 shares
    Share 1575 Tweet 985
  • Direktur Perguruan Diponegoro Imam Parikesit: Anak Yatim Tanggung Jawab Kita Semua

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Rakorwil dan PKPS 2 Salimah Jawa Barat Zona 5 Resmi Dibuka di Cianjur

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
  • Muharam Ceria Salimah Kudus Hadirkan Senyum Bahagia bagi 180 Anak Yatim dan Dhuafa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga