• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 9 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Membaca Fenomena Distrust Society

20/07/2026
in Berita
Membaca Fenomena "Distrust Society"

foto: Ruli Alqodri Mustafa

70
SHARES
539
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FENOMENA Distrust Society, ditulis oleh Ruli Alqodri Mustafa. Kepercayaan adalah fondasi yang menyangga kehidupan berbangsa. Sebaik apa pun sistem pemerintahan, ia akan kehilangan daya apabila rakyat tidak lagi percaya kepada institusi negara, media, maupun sesama warga. Kondisi inilah yang dikenal sebagai distrust society, yakni krisis kepercayaan publik yang meluas.

Fenomena ini biasanya dipicu oleh kesenjangan ekonomi, polarisasi politik, serta praktik korupsi dan kolusi yang berlangsung secara kronis. Ketika masyarakat berulang kali menyaksikan penyalahgunaan kekuasaan, jual beli pengaruh, atau penegakan hukum yang dianggap tebang pilih, muncul persepsi bahwa aturan hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Akibatnya, setiap kebijakan pemerintah mudah dicurigai, informasi resmi diragukan, dan kepercayaan publik terus terkikis.

baca juga: Rasulullah Memiliki Kemampuan Memahami Budaya Masyarakatnya

Membaca Fenomena “Distrust Society”

Dalam perspektif psikologi sosial, kepercayaan (social trust) merupakan perekat utama kehidupan kolektif. Ketika kepercayaan melemah, kerja sama berubah menjadi saling curiga, dialog berganti prasangka, dan perbedaan pendapat mudah berkembang menjadi konflik. Di era media sosial, kondisi ini semakin diperparah oleh echo chamber dan confirmation bias, yaitu kecenderungan seseorang hanya menerima informasi yang menguatkan keyakinannya sendiri.

Bahaya terbesar distrust society bukan hanya terhambatnya jalannya pemerintahan, tetapi juga terkikisnya solidaritas sosial. Korupsi dan kolusi yang dibiarkan berulang bukan sekadar menguras keuangan negara, melainkan juga menggerogoti modal sosial berupa kepercayaan. Ketika kepercayaan runtuh, demokrasi kehilangan legitimasi, partisipasi publik melemah, dan konflik sosial lebih mudah dipicu.

Karena itu, membangun kembali kepercayaan harus menjadi prioritas bersama. Pemerintah dituntut menghadirkan transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu. Di sisi lain, masyarakat perlu tetap kritis tanpa terjebak dalam sinisme. Kritik yang berbasis fakta merupakan kekuatan demokrasi, sedangkan kecurigaan tanpa dasar hanya akan memperlemah kehidupan bersama.

Sebagaimana dikemukakan oleh Francis Fukuyama, kepercayaan merupakan modal sosial yang menentukan kuat atau lemahnya sebuah masyarakat. Pada akhirnya, masa depan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuannya menjaga integritas lembaga publik. Sebab, korupsi dapat menguras anggaran, tetapi hilangnya kepercayaan publik dapat menguras masa depan bangsa.[ind]

Referensi: Fukuyama, F. (1995). Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity. New York: Free Press.

Tags: Membaca Fenomena "Distrust Society"
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Simak Kisah Dhuba’ah binti Zubair yang Mendapat Kemudahan dalam Beribadah

Next Post

5 Kreasi Olahan Jamur Enoki yang Lezat dan Cocok Disajikan untuk Keluarga

Next Post
5 Kreasi Olahan Jamur Enoki yang Lezat dan Cocok Disajikan untuk Keluarga

5 Kreasi Olahan Jamur Enoki yang Lezat dan Cocok Disajikan untuk Keluarga

Simak, Bahaya Mencuci Muka Pakai Air yang Berlebihan

Simak, Bahaya Mencuci Muka Pakai Air yang Berlebihan

Merindu Rumah-Mu

Mana yang Harus Didahulukan, Mengumrahkan Ortu atau Membelikannya Kendaraan

  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    488 shares
    Share 195 Tweet 122
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    217 shares
    Share 87 Tweet 54
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4375 shares
    Share 1750 Tweet 1094
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9063 shares
    Share 3625 Tweet 2266
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4105 shares
    Share 1642 Tweet 1026
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1174 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11673 shares
    Share 4669 Tweet 2918
  • Mengenal Arabian Voal, Bahan Hijab yang Nyaman Dipakai dan Cara Merawatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2410 shares
    Share 964 Tweet 603
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga