• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 10 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kecintaan KH. Hasyim Asy’ari dan NU terhadap Bangsa Palestina

18/08/2016
in Berita
94
SHARES
723
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

kh-hasyim-asyari-kh-hasyim-ashari

Berbicara kemerdekaan RI, maka kita tidak lepas dari peran besar Nahdlatul Ulama sebagai organisasi muslim terbesar di Indonesia. Kipra lembaga yang didirikan KH. Hasyim Asy’ari ini begitu besar. Bahkan gaungnya terasa hingga Palestina.

Sejarah mencatat, NU adalah lembaga terdepan dalam menggalang kemerdekaan Palestina. Pada tahun 1938, NU mengedarkan seruan kepada berbagai ormas dan Partai Islam seperti Muhammadiyah, Al Irsyad, PSII dan lainnya.

PBNU kala itu menyerukan kepada ormas dan partai Islam untuk bersikap tegas atas apa yang dilakukan bangsa Yahudi. NU juga mendesak masyarakat muslim untuk bahu membahu membantu rakyat Palestina dalam memperjuangkan agama dan kemerdekaan mereka dari kaum Zionis penjajah.

Dukungan NU tidak sekedar kata-kata. Jauh sebelum ramainya bantuan dana untuk Palestina saat ini, NU saat itu turut melakukan aksi penggalangan dana melalui Palestine Fonds (Dana Palestina).

Bahkan cabang-cabang NU di seluruh Indonesia diinstruksikan untuk menjadikan tanggal 27 Rajab sebagai ‘Pekan Rajabiyah.’ Sebuah pekan yang menggabungkan perayaan Isra Miraj dengan solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina merdeka. PBNU pun menyerukan kepada seluruh anggota NU dan umat Islam untuk melakukan Qunut Nazilah pada setiap salat fardhu.

Atas seruan ini, pemerintah kolonial bereaksi keras. Hoofd Parket (Kejaksaan Agung) memanggil  KH Mahfudz Shiddiq, selaku ketua PBNU. Hoofd Parket melarang Qunut Nazilah dan ‘Pekan Rajabiyah.’

Tak gentar dengan gertakan Belanda, ulama besar KH Hasyim Asy’ari, kemudian merespon reaksi pemerintah kolonial. Pada Mukatamar ke -14 Nadhlatul Ulama di tahun 1939, saat memberikan khotbah iftitah (pidato pembukaan).

Dalam buku KH Saifuddin Zuhri, Berangkat dari Pesantren, Hadrotusy Syaikh, mengungkapkan, doa tersebut bukan untuk menghina golongan lain, seperti yang dituduhkan. Namun, semata-mata sebuah kewajiban solidaritas sesama umat Islam dan perintah Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaiahi Wassallam, kepada umatnya setiap menghadapi bencana. Hadratus Syaikh ketika itu dalam bahasa Arab mengemukakan,

“Tetapi para pembesar pemerintah meilhatnya tidak seperti yang dilihat Nadhlatul Ulama, sebab itu, melarang kita mengerjakan hal-hal yang telah lalu, yang telah kita lewati selama ini.”

Maka tidak heran dukungan NU kepada bangsa Palestina, membuat bangsa Arab begitu bangga. Indonesia, yang kala itu juga sedang terjajah, tidak pernah melupakan nasib saudaranya di Palestina. Itupun yang menggerakkan kecintaan rakyat Palestina kepada bangsa Indonesia.

Kini, satu-satunya negara peserta Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 yang belum merdeka adalah Palestina. Maka sudah seyogyanya, kemerdekaan RI ke 71 ini, dapat kita hayati untuk berjuang bagi kemerdekaan Palestina. Sebagaimana telah dirintis oleh para ulama Indonesia terdahulu. [Pz]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pejabat India Usulkan Laki-laki Tidak Boleh Menatap Perempuan Lebih dari 14 Detik

Next Post

HUT RI ke-71, IMS Layani Dusun Mualaf Mentawai

Next Post

HUT RI ke-71, IMS Layani Dusun Mualaf Mentawai

Proklamator RI dan Uang $ 18.000 untuk Al Quds

Larangan Burkini Semakin Meluas di Prancis

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9074 shares
    Share 3630 Tweet 2269
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    648 shares
    Share 259 Tweet 162
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4384 shares
    Share 1754 Tweet 1096
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4110 shares
    Share 1644 Tweet 1028
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Inilah Kelebihan Bahan Jersey untuk Gamis tapi Ketahui Juga Kekurangannya

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11676 shares
    Share 4670 Tweet 2919
  • Benarkah Kopi Americano Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2339 shares
    Share 936 Tweet 585
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga