• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Jangan Memarahi Anak di Depan Umum, Ini Alasannya

17/05/2021
in Berita
Kiat Menjalani Keseharian agar Sukses Dunia Akhirat

Foto: Pixabay

91
SHARES
702
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com-Menegur anak di depan orang banyak bisa membuat anak merasa harga dirinya rendah dan juga merasa direndahkan. Pada anak yang cenderung pendiam, sering ditegur di depan orang banyak bisa membuat depresi.

Ketika anak melakukan kesalahan, kadang tanpa disadari orang tua kerap menegur bahkan memarahi mereka di depan orang lain. Misalnya saja di depan banyak anggota keluarga atau di tempat umum. Nah, jika hal itu sering dilakukan, apa dampaknya bagi anak?

Psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, MPsi, mengatakan menegur anak tidak disarankan di depan orang lain. Jika memungkinkan, lakukan di tempat yang private, misalnya di rumah, di kamar dan hanya berdua dengan anak lalu si anak dinasihati.

Wanita yang akrab disapa Nina ini menambahkan,
“Menegur anak di depan orang banyak bisa membuat anak merasa harga dirinya rendah dan juga merasa direndahkan. Pada anak yang cenderung pendiam, sering ditegur di depan orang banyak bisa membuat depresi.”

Sebaliknya, lanjut Nina, ketika anak merupakan tipe pemberontak, bukan tak mungkin di kemudian hari ia lampiaskan kekesalannya pada orang lain yang dianggap lebih lemah. Misalnya saja ketika di sekolah ada teman yang kebetulan lemah dan melakukan kesalahan, bisa saja si anak melakukan bullying.

“Memang sebisa mungkin menegur anak baiknya dilakukan dalam situasi yang private sehingga hanya orang tua dan anak saja yang tahu. Dengan begitu, anak tidak terlalu merasa disalahkan atau direndahkan,” tambah ibu dua anak ini.

Lantas, bagaimana jika anak melakukan kesalahan di sekolah? Menurut Nina, memang tak mudah membentuk situasi yang private untuk menegur anak di sekolah. Tapi, guru bisa menegur anak dengan tidak berlebihan. Nina menekankan, perlu perhatian khusus ketika anak dirasa terlalu sering melakukan kesalahan yang sama sehingga ia berulang kali dihukum.

Jika situasinya seperti itu, perlu dicek lagi apakah ketika di sekolah anak merasa berada di lingkungan yang tidak cocok dengan dia. Sebab, menurut Nina, bisa saja ada beberapa sistem di sekolah yang tidak sesuai dengan anak. Sehingga, perlu ada evaluasi dari orang tua dan pihak sekolah.

“Perlu dilihat juga lingkungan tempat tinggal si anak ini gimana, apakah cenderung keras atau bagaimana. Kalau di rumah dia sudah biasa berada di lingkungan yang keras, pas di sekolah juga nggak merasa cocok dengan lingkungannya, dia bisa melakukan kesalahan berulang kali. Padahal, semestinya baik di rumah atau sekolah, anak bisa merasa nyaman dengan lingkungannya,” tutur Nina.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wapres Blokir Situs Negatif : Ini Respon MUI

Next Post

DIY Scrub Kopi untuk Tubuh Lebih Fresh

Next Post
Resep Cake Cokelat Dome

DIY Scrub Kopi untuk Tubuh Lebih Fresh

Dugaan Kunjungan Kerja Fiktif DPR, Setjen DPR Kumpulkan Laporan

Ahmad Dhani: ‘Orang Kita’ Dukung Gubernur yang Bermartabat dan Beradab

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    305 shares
    Share 122 Tweet 76
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8922 shares
    Share 3569 Tweet 2231
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11606 shares
    Share 4642 Tweet 2902
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4022 shares
    Share 1609 Tweet 1006
  • Salimah Tulungagung Bagikan Tips Menua dengan Bahagia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4693 shares
    Share 1877 Tweet 1173
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2290 shares
    Share 916 Tweet 573
  • Membaca Fenomena Distrust Society

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga