• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 24 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Jamaah Haji Mulai Laksanakan Mabit di Mudzalifah

24/09/2015
in Berita
74
SHARES
569
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

291884

ChanelMuslim.com – Usai Wukuf di Padang Arafah. jamaah haji melanjutkan rukun ibadah haji selanjutnya yaitu Mabit di Mudzalifah untuk mencari batu kerikil yang akan digunakan melontar jumrah.

Menjelang Magrib, Rabu (23/09), jamaah haji Indonesia mulai bergerak menuju Mudzalifah untuk melakukan prosesi Mabit.

Secara bahasa, isilah ini berasal dari kata bata yang berarti menginap atau bermalam. Sedangkan kata al Mabit berarti tempat menetap atau menginap. Seluruh jamaah haji melakukan Mabit di Mudzalifah sebagai bagian dari wajib haji hingga tengah malam atau pagi hari, selanjutnya bertolak ke Mina.

Kabid Bimbingan Ibadah dan Pengawasan KBIH menjelaskan bahwa selama mabit di Mudzalifah, jamaah haji disunahkan mencari batu kerikil di sekitar tempat mabit, paling sedikit 7 buah untuk melontar jumrah aqabah esok pagi tangal 10 dzulhijjah sesampainya di Mina. Jamaah akan melakukan mabit di Mina hingga tanggal 12 dzulhijjah bagi yang nafar awwal dan 13 yang memilih nafar tsani.

Lebih lanjut, kata Ali,  Mabit dan istirahat di Muzdalifah dapat digambarkan sebagai pasukan tentara yang sedang menyiapkan tenaga dan memungut batu kerikil sebagai senjata untuk  berperang melawan musuh manusia, yaitu setan yang terkutuk. “Karena melontar jamrah menjadi perlambang memerangi setan/iblis,” jelasnya.

Selaku pembimbing ibadah, Ali mengingatkan ada beberapa kekeliruan yang sering terjadi pada jamaah haji ketika mabit di Muzdalifah antara lain keyakinan harus mengumpulkan batu kerikil yang berasal dari Muzdalifah. Padahal batu yang berasal dari wilayah Tanah Suci pun diperbolehkan.

Dari sisi ritual, bermalam di Muzdalifah adalah kesempatan bagi para jamaah haji untuk membersihkan diri dan membentengi hati dalam melawan musuh setan, dengan bertaubat, berdzikir dan bersyukur kepada Allah swt. Jadi, sesungguhnya setelah jamaah melakukan prosesi wukuf di Arafah, mereka telah menemukan jatidirinya dan eksistensi Tuhannya. Selanjutnya, harus dijaga agar kesucian diri pasca Arafah dapat dipertahankan.

Menurut Ali, ada tiga kunci yang akan digunakan untuk memerangi setan/iblis dalam fase kehidupan jamaah haji berikutnya. Yaitu, kembali kepada Allah SWT menjadi hamba yang taat, dengan banyak berzikir, melantunkan kalimah tahlil, tahmid, dan membaca al-Qur’an. Kedua, melakukan tafakkur atas keagungan Allah. “Terakhir selalu menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur,” ujar Ali.

Orang yang selalu bersyukur kepada Allah swt,  menurut Ali tidak akan mampu digoda oleh setan/iblis dari berbagai arah, baik dari depan, belakang, kiri dan kanan. Dengan bersyukur manusia akan lebih dekat kepada Allah dan tidak akan tergelincir dari godaan setan/iblis. “Inilah makna Mabit di Mudzalifah, mencari kerikil batu untuk melontar jamarat di Mina,” tandasnya.

Semoga Menjadi Haji Mabrur.(jwt/kemenag)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Fenomena Sholat Kilat

Next Post

Innalillahi, 310 Jamaah Haji Meninggal di Mina

Next Post

Innalillahi, 310 Jamaah Haji Meninggal di Mina

Fahri Hamzah: Lokasi Kejadian Tragedi Mina Bukan Jalur Jamaah Indonesia

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9598 shares
    Share 3839 Tweet 2400
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2554 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2486 shares
    Share 994 Tweet 622
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga