• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 15 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Islam, Pancasila dan Tujuh Kata Yang Hilang

09/10/2017
in Berita
74
SHARES
568
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ideologi komunisme memang sudah hancur, namun kewaspadaan harus tetap ada dengan Pancasila sebagai benteng. Dan seorang Pancasilais adalah seorang muslim sejati, karena ia menjalankan sila Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa serta menjadi manusia yang adil dan beradab. 

Hal itu seperti disampaikan oleh Ustadz Hadi Nur Ramadhan dan Ustadz Tiar Anwar Bachtiar pada Kajian Islam Akhir Pekan (KISLAP) di Masjid Al-Azhar Jakapermai, Bekasi pada Sabtu malam (7/10/2017). KISLAP digelar oleh Indonesia Tanpa JIL Chapter Bekasi bekerjasama dengan Gemma Al-Azhar Jakapermai dan didukung oleh Komunitas Sinergi Bekasi, Aku Cinta Islam, Jakarta Sinergi, Tanggerang Sinergi dan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien.  

Pada sesi pertama kajian, Ustadz Hadi Nur menegaskan walaupun negara Indonesia bukan negara syariat, ummat dilarang memilih pemimpin yang pro dengan Komunis. "Seperti yang diungkapkan Mohammad Natsir, Kita melawan komunis bukan karena politik, tapi karena aqidah," jelas Ustadz Hadi Nur, yang juga pengamat gerakan neo komunis. 

Sementara Ustadz Tiar mengungkapkan hilangnya Tujuh Kata menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa pada kalimat pertama Pancasila tidak perlu ditanggapi secara pesimis. Karena Ketuhanan memiliki arti kepercayaan kepada Tuhan, maka Ketuhanan bermakna Indonesia adalah negara yang mengakui adanya Tuhan, bukan negara ateis dan bukan anti Tuhan.

"Sudah banyak penduduk di Eropa tidak mengakui Tuhan. Karena sekularisme menguat di Eropa maka tidak ada diskriminasi kepada pemeluk ateisme, artinya dilindungi," kata Ustadz Tiar Anwar, yang juga peneliti INSIST. 

Maka dari itu, lanjut Ustadz Tiar, jangan benturkan Pancasila dengan Islam, karenanya merupakan filosofi bernegara di Indonesia. Pancasila dan Islam merupakan ideologi yang menentang sekularisme yang secara tidak langsung melindungi ateisme serta menganggap agama area privat. (*)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Innalillahi, Kembali Ditimpa Musibah, Bayi Almarhum Zoya Wafat di Dalam Kandungan

Next Post

Dahsyatnya Alquran

Next Post

Dahsyatnya Alquran

Indonesia Harap ISESCO Aktif Respon Persoalan Dunia Muslim

Derita Rafiza, Muslimah Rohingya yang Dilarang Nikah dengan Pemuda Banglades

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8405 shares
    Share 3362 Tweet 2101
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11334 shares
    Share 4534 Tweet 2834
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5118 shares
    Share 2047 Tweet 1280
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3790 shares
    Share 1516 Tweet 948
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2127 shares
    Share 851 Tweet 532
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4598 shares
    Share 1839 Tweet 1150
  • Ular dan Penampakan Jin

    449 shares
    Share 180 Tweet 112
  • Wardah Lip Paddock Sajikan Dunia Motorsport dan Beauty

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga