• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Islam, Pancasila dan Tujuh Kata Yang Hilang

09/10/2017
in Berita
74
SHARES
571
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ideologi komunisme memang sudah hancur, namun kewaspadaan harus tetap ada dengan Pancasila sebagai benteng. Dan seorang Pancasilais adalah seorang muslim sejati, karena ia menjalankan sila Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa serta menjadi manusia yang adil dan beradab. 

Hal itu seperti disampaikan oleh Ustadz Hadi Nur Ramadhan dan Ustadz Tiar Anwar Bachtiar pada Kajian Islam Akhir Pekan (KISLAP) di Masjid Al-Azhar Jakapermai, Bekasi pada Sabtu malam (7/10/2017). KISLAP digelar oleh Indonesia Tanpa JIL Chapter Bekasi bekerjasama dengan Gemma Al-Azhar Jakapermai dan didukung oleh Komunitas Sinergi Bekasi, Aku Cinta Islam, Jakarta Sinergi, Tanggerang Sinergi dan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien.  

Pada sesi pertama kajian, Ustadz Hadi Nur menegaskan walaupun negara Indonesia bukan negara syariat, ummat dilarang memilih pemimpin yang pro dengan Komunis. "Seperti yang diungkapkan Mohammad Natsir, Kita melawan komunis bukan karena politik, tapi karena aqidah," jelas Ustadz Hadi Nur, yang juga pengamat gerakan neo komunis. 

Sementara Ustadz Tiar mengungkapkan hilangnya Tujuh Kata menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa pada kalimat pertama Pancasila tidak perlu ditanggapi secara pesimis. Karena Ketuhanan memiliki arti kepercayaan kepada Tuhan, maka Ketuhanan bermakna Indonesia adalah negara yang mengakui adanya Tuhan, bukan negara ateis dan bukan anti Tuhan.

"Sudah banyak penduduk di Eropa tidak mengakui Tuhan. Karena sekularisme menguat di Eropa maka tidak ada diskriminasi kepada pemeluk ateisme, artinya dilindungi," kata Ustadz Tiar Anwar, yang juga peneliti INSIST. 

Maka dari itu, lanjut Ustadz Tiar, jangan benturkan Pancasila dengan Islam, karenanya merupakan filosofi bernegara di Indonesia. Pancasila dan Islam merupakan ideologi yang menentang sekularisme yang secara tidak langsung melindungi ateisme serta menganggap agama area privat. (*)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Innalillahi, Kembali Ditimpa Musibah, Bayi Almarhum Zoya Wafat di Dalam Kandungan

Next Post

Dahsyatnya Alquran

Next Post

Dahsyatnya Alquran

Indonesia Harap ISESCO Aktif Respon Persoalan Dunia Muslim

Derita Rafiza, Muslimah Rohingya yang Dilarang Nikah dengan Pemuda Banglades

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4420 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8653 shares
    Share 3461 Tweet 2163
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11452 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2230 shares
    Share 892 Tweet 558
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga