• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 15 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ini Tujuh Transaksi Uang Elektronik yang Dilarang bagi Setiap Muslim

18/09/2018
in Berita
76
SHARES
585
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Bagi seorang muslim ketika hendak bersikap baik ibadah maupun muamalah merujuk kepada ketentuan Al-Qur’an dan As Sunnah adalah suatu kewajiban. Mereka tidak akan berbuat sebelum jelas kebolehannya secara syariat, termasuk dengan penggunaan transaksi uang elektronik.

H Aminuddin Ya’kub dari Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI dalam Lokakarya Qadhaya Fiqhiyyah Muashirah yang bertema “Transaksi ekonomi Syariah Sebagai Solusi Era Baru” mengatakan pada prinsipnya semua praktik mu’amalat yang berkaitan dengan transaksi ekonomi hukumnya mubah atau boleh.

Transaksi dengan uang elektronik diperbolehkan dalam Islam asal terhindar dari tujuh hal.

Tujuh hal yang dilarang tersebut adalah transaksi yang mengandung unsur ribawi, gharar, maysir, tadlis, risywah, dan israf, dan transaksi atas objek yang haram atau maksiat.

Pertama, riba adalah tambahan yang diberikan dalam pertukaran barang-barang ribawi (al-amwal al-ribawiyah) dan tambahan yang diberikan atas pokok utang dengan imbalan penangguhan pembayaran secara mutlak.

Kedua, gharar adalah ketidakpastian dalam suatu akad, baik mengenai kualitas atau kuantitas obyek akad maupun mengenai penyerahannya.

Ketiga, maysir adalah setiap akad yang dilakukan dengan tujuan yang tidak jelas, dan perhitungan yang tidak cermat, spekulasi, atau untung-untungan.

Keempat, tadlis adalah tindakan menyembunyikan kecacatan obyek akad yang dilakukan oleh penjual untuk mengelabui pembeli seolah-olah obyek akad tersebut tidak cacat.

Kelima, risywah adalah suatu pemberian yang bertujuan untuk mengambil sesuatu yang bukan haknya, membenarkan yang batil dan menjadikan sesuatu yang batil sebagai sesuatu yang benar.

Keenam, israf adalah pengeluaran harta yang berlebihan.

Ketujuh, transaksi yang dilarang berkaitan dengan jenis transaksi itu sendiri karena objeknya berupa hal-hal yang haram atau maksiat.

Menurut Aminuddin Ya’kub, ketentuan tersebut sudah dituangkan dalam fatwa DSN-MUI NO: 116/DSN-MUI/IX/20I7 Tentang Uang Elektronik Syariah. Uang elektronik syariah adalah uang elektronik yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

“Akad antara penerbit dengan pemegang uang elektronik adalah akad wadi’ah atau akad qardh,” jelas Aminuddin.

Dalam hal akad yang digunakan adalah akad wadi’ah, sesuai dengan fatwa tersebut, maka berlaku ketentuan dan batasan akad wadi’ah sebagai bahwa jumlah nominal uang elektronik bersifat titipan yang dapat diambil/digunakan oleh pemegang kapan saja.

Berikutnya, jumlah nominal uang elektronik yang dititipkan tidak boleh digunakan oleh penerima titipan (penerbit), kecuali atas izin pemegang kartu.

Dalam hal jumlah nominal uang elektronik yang dititipkan digunakan oleh penerbit atas izin pemegang kartu, maka akad titipan (wadiah) berubah menjadi akad pinjaman (qardh), dan tanggung jawab penerima titipan sama dengan tanggung jawab dalam akad qardh.

Mengenai biaya-biaya yang akan dikenakan, penerbit dapat mengenakan biaya layanan fasilitas uang elektronik kepada pemegang dengan ketentuan biaya-biaya layanan fasilitas harus berupa biaya riil untuk mendukung proses kelancaran penyelenggaraan uang elektronik.

Pengenaan biaya-biaya layanan fasilitas harus disampaikan kepada pemegang kartu secara benar sesuai syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Subdit Hisab Rukyat dan Syariah pada Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama di Hotel GH Universal, Bandung, Rabu-Jum’at (29-31/8/2018).

Selain dari DSN-MUI, sejumlah narasumber dihadirkan dalam lokakarya tersebut baik dari lingkungan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Kanwil Kemenag Jawa Barat, Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, praktisi perbankan syariah dan toko online.

Kegiatan yang dihadiri 50 peserta dari unsur penyelenggara syariah dan penyuluh dari beberapa kabupaten/kota di Jabodetabek, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur serta perwakilan dari beberapa ormas Islam ini menghasilkan sejumlah rekomendasi baik untuk internal Kementerian Agama, Bank Indonesia, perbankan syariah serta masyarakat umum.

Semoga bermanfaat. Sumber: bimas islam kemenag. (jwt/bimas Islam)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Hadapi Komentar Negatif di Sosmed ala Laudya Cynthia Bella

Next Post

Apa Salah “Emak-emak” ?

Next Post

Apa Salah “Emak-emak” ?

Dorong Semangat Anak-Anak Lombok Bersekolah, Dompet Dhuafa Gelar Pangkas Rambut Gratis

Recovery Lombok bersama Relawan Muslim Glows

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    241 shares
    Share 96 Tweet 60
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9105 shares
    Share 3642 Tweet 2276
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4123 shares
    Share 1649 Tweet 1031
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • 5 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Rabiul Awal Selain Maulid Nabi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Warna Baju yang Cocok untuk Tipe Kulit Sawo Matang

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1191 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4398 shares
    Share 1759 Tweet 1100
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga