• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 23 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ini Kata Dokter Soal Broadcast Pencari Donor ASI

09/08/2016
in Berita
71
SHARES
549
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
foto: meetdoctor
foto: meetdoctor

Chanelmuslim.com-Beberapa bulan lalu, tersebar broadcast message maupun pesan berantai dari seseorang yang membutuhkan donor ASI. Media sosial memang kerap dijadikan sarana bagi orang tua-orang tua yang membutuhkan donor ASI sesegera mungkin. Bagaimana tanggapan dokter terkait tren mencari donor ASI lewat broadcast message semacam ini?

dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi SpA dari RS Bunda Jakarta mengaku kurang sepakat dengan cara ini. Dokter anak yang akrab disapa dr Tiwi itu mengingatkan,

“Bukannya tidak boleh menyumbangkan ASI jika memang produksinya berlebih, namun yang terbaik untuk bayinya sendiri, belum tentu terbaik pula bagi bayi orang lain. Minta tolong boleh saja kita pakai sosial media, tapi setelah ketemu ya skrining,” pesannya.

dr Tiwi kemudian mengingatkan, prosedur ini tidak boleh diabaikan. Salah satunya karena penyakit yang bisa ditularkan oleh darah dapat ditularkan lewat ASI juga, bahkan sama persis sifatnya.

Beberapa waktu lalu, Dr Rosalina D Roeslani, SpA(K) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan donor ASI yang ideal harus melalui beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan lisan terkait riwayat kesehatan donor dan pemeriksaan medis.

Setelah menjalani skrining, barulah donor diperkenankan mendonorkan ASI-nya. Namun selepas itu, ASI yang disumbangkan masih harus melewati proses pasteurisasi untuk mematikan bakteri serta virus berbahaya yang terkandung di dalamnya. Penyimpanannya pun membutuhkan wadah dan suhu khusus agar ASI tetap awet.

“Biasanya ibu yang diperbolehkan mendonor minimal menghasilkan ASI 2 – 3 liter per hari, jadi tidak semua ibu boleh donor. Skrining terhadap donor juga dilakukan 3 bulan sekali. Setelah 6 bulan, donor tidak direkomendasikan lagi karena ASI yang dihasilkan mulai sedikit,” kata dr Rosalina.

Persyaratan khusus terkait pendonor dan penerima donor ASI di Indonesia sendiri telah tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif, yakni:

1. Donor ASI dilakukan sesuai permintaan ibu kandung atau keluarga bayi yang bersangkutan.
2. Identitas, agama dan alamat pendonor ASI diketahui jelas oleh ibu kandung atau keluarga bayi penerima ASI.
3. Mendapat persetujuan donor setelah mengetahui identitas bayi yang diberi ASI.
4. Donor ASI dalam kondisi kesehatan baik dan tidak mempunyai indikasi medis
5. ASI tidak diperjualbelikan.
(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pastikan Kesiapan Sambut Wisatawan Muslim ,  Jepang Gandeng JHTC Indonesia

Next Post

Ini Daftar Vitamin yang Wajib Kamu Konsumsi untuk Kecantikan

Next Post
Ini Daftar Vitamin yang Wajib Kamu Konsumsi untuk Kecantikan

Ini Daftar Vitamin yang Wajib Kamu Konsumsi untuk Kecantikan

Jamaah Haji 2016 Terima Uang Saku 1.500 Riyal

Masya Allah, Anak Irfan Hakim Suka Olahraga Memanah dan Berkuda

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1914 shares
    Share 766 Tweet 479
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7994 shares
    Share 3198 Tweet 1999
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3521 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1672 shares
    Share 669 Tweet 418
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Rayakan Semarak Ramadan, Modinity Raya Festival Hadirkan Pengalaman Belanja Selama 72 Jam Nonstop

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Menyentuh Kemaluan Saat Mandi Wajib

    2055 shares
    Share 822 Tweet 514
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1740 shares
    Share 696 Tweet 435
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5012 shares
    Share 2005 Tweet 1253
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga