• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Indonesia Tinjau Keamanan dan Kehalalan Vaksin COVID-19 di China

21/10/2020
in Berita
74
SHARES
569
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19) belum juga berakhir hingga detik ini. Saat ini Indonesia tengah berupaya untuk menyiapkan vaksin yang aman bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh dr. Achmad Yurianto, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat konferensi press mengenai Update Kesiapan Vaksin COVID-19 di Indonesia pada 19 Otober 2020 secara virtual.

Perkembangan dari dunia teknologi kesehatan telah memunculkan lebih dari 39 kandidat vaksin. Tapi tidak semuanya pada tahapan yang sama. Ada beberapa vaksin yang masih dalam tahapan uji coba di lab, uji coba ke binatang, uji klinis fase 1, uji klinis fase 2, sampai selesai uji klinis fase 3. Dari semua tahapan tersebut, yang paling terdepan adalah yang sudah melakukan uji klinis fase 3. Di mana manfaatnya sudah ada, keamanannya jelas terjamin.

“Seluruh dunia mengidentifikasi kandidat vaksin yang sudah menyelesaikan uji klinis fase 3. Indonesia menginginkan secepatnya memberikan vaksinasi kepada penduduk agar dapat segera memberikan perlindungan lebih optimal, mengurangi angka kesakitan, menurunkan angka kematian,” jelas Achmad.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah menemui beberapa produsen vaksin di China yang telah sampai di uji klinis fase 3. Vaksin-vaksin ini telah digunakan di negara asalnya.

“Tujuannya, kita ingin mencari vaksin yang dapat digunakan secara aman untuk penduduk. Aman dalam dua perspektif, yakni bermanfaat untuk mencegah sakit dan aman dalam sisi kehalalan,” terang Achmad.

Pertama, Sinovac Biotech. Perusahan ini sudah menyelesaikan uji klinis fase 3 di beberapa tempat. Salah satunya di Indonesia oleh Biofarma. Vaksin ini sudah digunakan oleh Pemerintah China.

Kedua, Sinopharm Group. Perusahaan ini sudah menyelesaikan uji klinis fase 3 di beberapa tempat, termasuk uji klinis di Uni Emirate Arab (UAE) dan Turki. Vaksin ini telah digunakan oleh tenaga kesehatan di China dan sudah memiliki emergency use authorization. Pihak UAE juga mengakui sudah melakukan uji kehalalannya.

Ketiga, CanSino Biological. Perusahaan ini juga sudah selesai uji klinis fase 3 di beberapa negara, termasuk Arab Saudi. Vaksin ini telah digunakan oleh tentara China dan sudah memiliki emergency use authorization.

“Dari ketiga perusahaan tersebut, kita sudah mendapatkan kepastian 9,1 jt orang dapat divaksin akhir tahun ini. Meski begitu, jumlah ini masih menunggu emergency use authorization dari BPOM dan rekomendasi kehalalan dari MUI. Semua akan selesai sekitar akhir Oktober. Setidaknya di awal November kita sudah mendapatkan keamanan dalam terminologi kita, yakni manfaat dan akibat yang dikeluarkan oleh BPOM dan aman dari aspek kehalalan dari Kemenag dan MUI,” papar Achmad.

Di samping vaksinasi, lini pertama dalam menanggulangi pandemi ini adalah menjalankan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Menurutnya, vaksin ditujukan untuk memberikan kekebalan untuk mencegah seseorang menjadi sakit akibat terpapar virus. Tapi tidak membebaskannya dari kemungkinanan terpapar.

“Ini perlu dipahami masyarakat, meskipun sudah divaksin, maka menjaga agar tidak terpapar dengan tetap menggunakan masker tetap perlu dilakukan. Kalau tidak, mungkin dalam tubuh akan kebal dengan virus ini, tetapi kita masih akan tetap terpapar. Yang menjadi permasalahan, apabila kemudian virus dalam tubuh kita tertular atau menularkan kepada orang lain yang belum divaksin,” ujar Achmad.

Hampir 80% kasus konfirmasi positif tidak menunjukkan gejala sakit. Apabila orang-orang ini berada di tengah masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan baik, maka akan menular kepada orang lain.

“Maka harus dipahami betul, vaksin bukan menjadi penyelesaian akhir dari pandemi ini. Tetap harus melaksanakan protokol kesehatan sekalipun telah divaksin,” tegas Achmad. [ah/lppommui]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Indonesia Diharap Jadi Pemain Global Industri Halal

Next Post

Mendagri Prancis Perintahkan Penutupan Masjid di Paris

Next Post

Mendagri Prancis Perintahkan Penutupan Masjid di Paris

Petani Palestina Dipaksa Keluar dari Tanah Mereka oleh Pemukim Israel

Arab Saudi, UEA dan Bahrain Dapat Penghargaan 'Friends of Zion'

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    238 shares
    Share 95 Tweet 60
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Jangan Terbawa Arus

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Resep Singkong Keju Goreng

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7818 shares
    Share 3127 Tweet 1955
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    153 shares
    Share 61 Tweet 38
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga