• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Indonesia Berpotensi Jadi Kiblat Wisata Halal Dunia

30/05/2018
in Berita
74
SHARES
566
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com— Indonesia sebagai negara mayoritas berpenduduk Muslim harus lebih maju dibanding dengan negara lain. Hal itu diungkapkan oleh Founder & Chairman Indonesia Islamic Travel Communication Forum (IITCF), H. Priyadi Abadi, M.Par.

“Jangan sampai malah justru tertinggal. Bahkan, Indonesia sangat berpotensi menjadi kiblat wisata halal dunia,” ujar Priyadi Abadi, M.Par, Selasa (29/5/2018).

Priyadi juga terus mengedukasi masyarakat dengan mengubah mindsetnya, bahwa selama ini mindset masyarakat misalkan bila ingin berlibur ke Jepang, Korea, Eropa pasti akan pesan ke travel umum, sebenarnya travel muslim juga mampu menggarap wisata muslim di luar umrah dan haji.

“Memang ini tidak mudah dan butuh waktu,” tuturnya.

Selain mengedukasi masyarakat di bidang pariwisata, Priyadi pada tahun lalu juga telah merintis terobosan untuk menyatukan produk Travel Muslim melalui konsorsium untuk memberikan layanan kepada wisatawan muslim yang ingin travelling ke mancanegara dengan konsep Islami. Konsorsium ini bernama Muslim Holiday Konsorsium yang dalam kegiatannya juga sarat dengan unsur edukasi kepada para anggota konsorsium ini seperti pada setiap bulan selalu dibuat acara sharing destinasi, evaluasi dan problem solving.

Lahirnya Muslim Holiday ini, tambah Priyadi, sebagai bentuk keprihatinan karena masih minimnya travel muslim yang menggarap pasar wisata Muslim.

“Mayoritas travel muslim yang ada masih bermain di zona aman, yakni menggarap pasar haji dan umrah. Masih sangat sedikit, kurang dari 20 persen, yang menggarap pasar wisata muslim. Akibatnya, pasar wisata muslim yang prospektif dan potensial ini masih dipegang oleh travel umum,” ujarnya.

Priyadi menjelaskan, saat ini ia memiliki dua agenda besar melalui IITCF yang concern pada edukasi, berbagi dan bersinergi antarsesama travel muslim, khususnya dalam menggarap wisata muslim. Begitu juga rutin mengadakan pelatihan wisata muslim (edutrip) di dalam maupun luar negeri. Edutrip tersebut diikuti oleh para pemilik travel muslim, tour leader maupun tour planner.
Sementara Muslim Holiday Konsorsium membuat paket-paket tour muslim dan produk tersebut dijual secara bersama, sehingga lebih efisien dan dapat saling membesarkan travel-travel muslim yang tergabung dalam konsorsium tersebut.
Tentu saja, untuk bergabung dalam konsorsium tersebut, ada aturan main atau komitmen bersama yang harus dipatuhi.

“Salah satu yang terpenting adalah harga jual harus sama, tidak boleh ada yang menjual lebih murah atau lebih mahal dari harga yang sudah ditetapkan oleh konsorium. Intinya, semua travel muslim yang bergabung dalam Muslim Holiday Konsorium harus amanah,” tegas Priyadi.

Menggandeng Jurnalis

Dalam rangka mengubah mindset masyarat terkait pariwisata muslim di Indonesia dan mancanegara, tentunya IITCF tidak bisa bergerak sendiri. Semua stakeholder harus dilibatkan, baik itu pemerintah, praktisi, lembaga pendidikan, pelaku industri, bahkan salah satunya adalah wartawan.

Untuk itulah, di bulan penuh berkah, IITCF membangun silaturahim dan buka bersama (Bukber) bersama para jurnalis untuk melakukan sinergi positif untuk menggelorakan wisata halal di Indonesia dan mancanegara. Tema silaturahim kali ini adalah ‘Mengangkat Potensi Wisata Muslim di Nusantara dan Mancanegara’.

“Kami menyadari, gawe besar kami ini tidak bisa kami lakukan sendiri, kami harus bersinergi dengan awak media agar sosialisasinya sampai ke masyarakat melalui berita-berita yang diproduksi para jurnalis,” ujar Priyadi Abadi.

Tak hanya itu, upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pariwisata halal ini juga diwujudkan dalam bentuk launching dua website, tujuanya agar masyarakat mudah mengakses informasi seputar wisata halal. Yaitu website priyadiabadi.com dan muslimholiday.co.id.

Ramadhan tahun ini, IITCF mengundang buka bersama dengan para jurnalis yang tergabung di Forum Jurnalis Muslim (Forjim) dan jurnalis pada umumnya. Ia berharap, di bulan suci ini bisa membawa keberkahan yang lebih baik lagi untuk membangun ukhuwah.

Selain buka bersama, IITCF melalui IITCF Foundation juga memberikan santunan anak yatim, sebagai bentuk kepedulian insan pariwisata kepada anak-anak yatim.

“Kami berdoa semoga langkah kami ini menjadi awal kebaikan untuk kita semua, amin,” tuturnya.

Pariwisata mancanegara sekarang mulai mengambil pasar untuk wisatawan muslim dari berbagai negara, salah satunya dari wisatawan Indonesia. Melalui industri halal, banyak negara memberikan fasilitas yang memanjakan wisatawan muslim untuk berwisata di negara non muslim.

Dalam catatan Mastercard-HalalTrip Muslim Millenial Travel Report 2017 (MMTR 2017), bahwa perjalanan wisatawan muslim generasi milenial di dunia diprediksi akan terus tumbuh pesat hingga mencapai nilai 100 miliar dollar AS pada tahun 2025. Sementara secara keseluruhan segmen perjalanan muslim diperkirakan akan mencapai 300 miliar dollar AS di tahun 2026.

Sementara, data Word Travel and Tourism Council pada tahun 2013, nilai transaksi dari segmen wisata muslim telah mencapai USD 140 miliar dan diperkirakan terus meningkat menjadi USD 238 miliar pada tahun 2019.[ind/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kapolres Banggai Apresiasi Safari Ramadhan KNRP bersama Ulama Palestina

Next Post

Kitab Suci yang Terpelihara

Next Post

Kitab Suci yang Terpelihara

Santap Sahur dengan Sop Buntut ala Marini Zumarnis

Mommies Komunitas HmC Dhamasraya Berbagi Kebahagiaan di Pondok Tahfidz Fastabiqul Khairat

  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1922 shares
    Share 769 Tweet 481
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3573 shares
    Share 1429 Tweet 893
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8069 shares
    Share 3228 Tweet 2017
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11207 shares
    Share 4483 Tweet 2802
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    653 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Bacaan Doa Iftitah sesuai Sunnah Rasulullah

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2964 shares
    Share 1186 Tweet 741
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4172 shares
    Share 1669 Tweet 1043
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga