• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 15 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hasil Penelitian: Sepertiga Mahasiswa Kedokteran di Dunia Alami Depresi

10/12/2016
in Berita
70
SHARES
536
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

depreChanelMuslim.com – Hasil sebuah penelitian baru-baru ini, menemukan fakta bahwa mahasiswa jurusan fakultas kedokteran cenderung mengalami depresi saat menjalani masa-masa kuliah.

Dikutip dari TIME, penelitian baru yang diterbitkan Journal of American Medical Association menyebutkan, bahwa para peneliti menganalisis hampir 200 penelitian terhadap 129 ribu mahasiswa kedokteran di 47 negara. Hasilnya, sebanyak 27 persen—sekitar sepertiga—mengalami depresi berikut gejalanya, sementara 11 persen lain berpikir untuk melakukan bunuh diri selama masa kuliah.

Mahasiswa kedokteran bisa dua sampai lima kali lebih kerap mengalami depresi dibandingkan mahasiswa jurusan lain. Prevalensi depresi berkisar antara sembilan sampai 56 persen.

Meskipun angka-angka tersebut mengkhawatirkan, beberapa mahasiswa kedokteran dinyatakan telah mendapatkan perawatan dari penyedia layanan kesehatan.

“Hanya 16 persen dari mahasiswa kedokteran yang benar-benar menyadarinya [tanda-tanda depresi],” kata penulis hasil penelitian Dr. Douglas Mata, seorang warga patologi di Brigham and Women’s Hospital di Boston, Massachusetts, AS.

“Ini semacam paradoks, mereka harus lebih jeli mengenali tanda-tanda [depresi] dibanding orang lain.”

Tahun lalu, Mata dan timnya menemukan tingkat depresi yang sama tinggi (29 persen) di antara dokter residen, yaitu dokter yang melakukan praktik di rumah sakit untuk meraih kelulusan pascasarjana pendidikan kedokteran mereka.

Data baru menyebutkan bahwa mahasiswa kedokteran mengalami depresi saat mereka berada di awal tahun pendidikan, saat berada di kelas, dan saat melakukan pelatihan medis di rumah sakit.

Pelatihan medis sangat menegangkan dan kompetitif, membutuhkan waktu berjam-jam untuk belajar, dan mengharuskan untuk tetap terjaga pada awal masa kuliah kedokteran.

Sebagaimana hasil investigasi TIME, faktor lain yang berkontribusi dalam tingginya angka depresi adalah stigma yang melekat di diri orang yang mencari perawatan untuk menyembuhkan depresi. Tambah lagi, kendala waktu untuk melakukannya.[af/cnn]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pentingnya Ber-Gargle untuk Kesehatan Mulut

Next Post

Indonesia Menang 12 Kategori dalam Ajang Wisata Halal Sedunia

Next Post

Indonesia Menang 12 Kategori dalam Ajang Wisata Halal Sedunia

Ikuti Inggris, Belanda Juga Larang Kartun 'Junk Food'

6 Ide Desain Tempat Penyimpanan Makanan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8203 shares
    Share 3281 Tweet 2051
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3668 shares
    Share 1467 Tweet 917
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2040 shares
    Share 816 Tweet 510
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4535 shares
    Share 1814 Tweet 1134
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11247 shares
    Share 4499 Tweet 2812
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1987 shares
    Share 795 Tweet 497
  • Khawla Nakata Kaori, Ulama Perempuan yang Menerjemahkan Tafsir Jalalain ke Bahasa Jepang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4203 shares
    Share 1681 Tweet 1051
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5317 shares
    Share 2127 Tweet 1329
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga