• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 18 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Gunakan Diagnosa Baru, Korban Tewas Virus Korona di China Melonjak Jadi 1.350

13/02/2020
in Berita
70
SHARES
537
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Provinsi Hubei di China yang menjadi pusat wabah virus korona mencatat rekor lonjakan angka kematian setelah menerapkan metode diagnosis baru, Kamis (13/2/2020).

Dikutip oleh Reuters, pejabat kesehatan di Provinsi Hubei mengatakan 242 orang meninggal akibat terjangkit virus yang gejalanya mirip flu pada Rabu (12/2/2020). Ini adalah peningkatan tercepat angka kematian harian sejak patogen itu diidentifikasi pada Desember. Dengan tambahan jumlah kematian pada Rabu, total 1.310 orang meninggal di provinsi itu akibat infeksi virus COVID-19.

Sebanyak 14.480 kasus baru dilaporkan di Hubei saja pada Kamis (13/2/2020), melonjak dari 2.015 kasus secara nasional pada sehari sebelumnya

Lonjakan kasus baru itu terjadi setelah para petugas kesehatan di Hubei menggunakan Computerized Tomography (CT) scan untuk memindai tanda-tanda virus itu. Sebelumnya, Hubei menggunakan tes RNA (Ribonucleic acid) untuk mengkonfirmasi infeksi. Tes RNA bisa memakan waktu berhari-hari.

Dengan angka kematian terbaru dari Hubei, jumlah kematian akibat virus itu di China daratan melampaui 1.350, dengan sekitar 60.000 kasus terkonfirmasi.

Lonjakan angka kematian itu terjadi hanya selang sehari setelah China melaporkan jumlah kasus virus baru korona turun untuk hari kedua berturut-turut pada Rabu (13/2/2020). Namun para pakar kesehatan tidak mengatakan ini saatnya untuk bersantai.

"Kita masih belum tahu akan kemana wabah ini," ujar Dirjen Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO) Tedros Ghebreyesus. Ia menambahkan, apa yang tampak sebagai pelambatan kasus baru harus ditanggapi dengan "sangat hati-hati."

Ia menyambut baik komunitas peneliti global atas "respon positif mereka untuk datang dengan rencana konkret dan komitmen untuk bekerja sama" memerangi virus tersebut.

Kepala Program Darurat WHO, Mike Ryan, juga memuji apa yang dikatakannya "operasi kesehatan masyarakat sangat besar di China yang memberi kita peluang untuk mengatasinya."

Hanya 1 persen dari lebih 45 ribu kasus yang dikonfirmasi, dan satu dari 1.300 kematian ada di luar China.

Ryan menolak memprediksi "awal, tengah, atau akhir" krisis tersebut.

Jumlah kematian akibat virus korona lebih tinggi daripada wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (Severe Acute Respiratory Syndrom/SARS) pada 2002-2003, yang diyakini menewaskan 774 orang dan menulari hampir 8.100 di China dan Hong Kong.[ah/voaindonesia]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Aleg PKS: Pemerintah Jangan Anggap Enteng Penyebaran Virus COVID-19

Next Post

‘Fajar Agung’, Kampanye Mobilisasi ke Masjid Al-Aqsha Melawan Israel

Next Post

'Fajar Agung', Kampanye Mobilisasi ke Masjid Al-Aqsha Melawan Israel

Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia Digelar, PKS Beri Dukungan

Resep Roti Maryam Mudah dan Lembut

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9554 shares
    Share 3822 Tweet 2389
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Kelompok Islam Inggris Boikot Program ‘Pencegahan’

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Positif Covid, Aa Gym: Alhamdulillah ala kulli hal

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Model Halima Aden Berhenti dari Peragaan Busana karena Keyakinan Agama

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Keajaiban Doa

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga