• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 18 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

GP Ansor Apresiasi Presiden Tetapkan Hari Santri Nasional

15/10/2015
in Berita
70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

pesantren-2

ChanelMuslim.com – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nusron Wahid mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Meski bukan tanggal 1 Muharram dan awalnya pro kontra, GP Ansor tetap menyambut positif keputusan Presiden Jokowi tersebut.

“Ini bukti keberpihakan Presiden Jokowi terhadap masayarakat santri. Dengan ditetapkannya hari santri, berarti eksistensi santri diakui di Indonesia,” kata Nusron, di Jakarta, Rabu 14 Oktober 2015.

Meski demikian, Nusron berpendapat bahwa setelah ditetapkannya hari santri perjuangan belum selesai. Menurut Nusron, hak-hak pendidikan santri harus dipenuhi, seperti BOS untuk pesantren salafiyah dan Kartu Indonesia Pintar untuk para santri.

“Dan yang lebih penting lagi pengakuaan persamaan (muadalah) pondok pesantren salafiyyah dan sistem pendidikan nasional,” ujar Nusron yang selama pilpres gencar mengkampanyekan tentang Hari Santri.

Nusron menjelaskan, sampai sekarang ijazah pesantren salafiyah dengan kurikulum kitab kuning dan klasik yang derajat keilmuwannya sangat tinggi tidak diakui. Tetapi malah kurikulum madrasah modern dan IAIN yang sangat dangkal dan parsial diakui dalam sistem pendidikan nasional.

“Mereka ijazahnya diakui dan dapat BOS dan KIP. Sementara santri salafiyyah tidak. Ini tidak adil. Padahal kurikulum madrasah formal dan IAIN itu hanya mengambil ikhtisar dan kulit dari kitab kuning klasik. Makanya dangkal. Lulusan madrasah juga tanggung kedalaman ilmu agamanya,” ungkapnya.

“Kalau pesantren salafiyah yang mengambil sumber referensi utamanya malah tidak diakui. Bahkan kalau mau ambil ijazah disuruh ikut ujian lagi. Ini aneh sistem kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nusron menuturkan, dengan ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri juga lebih dramatis dan heroik. Sebab, tangga tersebut merupakan hari Resolusi Jihad yakni keluarnya fatwa Hadratusyeikh Hasyim Asy’ari, Roisul Akbar NU pada saat itu yang juga kakek Gus Dur.

“Saat itu, tanggal 22 Oktober 1945 Mbah Hasyim dan ulama NU fatwa bahwa santri dan umat Islam wajib hukumnya untuk mengusir penjajah dari bumi nusantara,” tukasnya.

Dalam konteks sekarang, menurut Nusron, makna dari Hari Santri adalah meneruskan jihad melawan kemiskinan dan berbagai persoalan yang sedang dihadapi bangsa.

“Sekarang kyai wajib fatwa mengusir kemiskinan, krisis ekonomi, dan korupsi dari bumi nusantara,” pungkasnya. (nf)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Aksi Pawai di Winnipeg Dukung Muslim Bagian dari Kanada

Next Post

Rumah Zakat Dan Telkomsel Gelar Periksa Kesehatan Gratis di Muaro Bungo JambiJambi.

Next Post

Rumah Zakat Dan Telkomsel Gelar Periksa Kesehatan Gratis di Muaro Bungo JambiJambi.

Peraturan Tentang Jinayat Terbit Minggu Depan, Hukum Cambuk Bagi Pezina Aceh Segera Dilaksanakan

UIN Malang Resmikan Gedung Pascasarjana Dengan Nama SBY

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1206 shares
    Share 482 Tweet 302
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9123 shares
    Share 3649 Tweet 2281
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11693 shares
    Share 4677 Tweet 2923
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2355 shares
    Share 942 Tweet 589
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4129 shares
    Share 1652 Tweet 1032
  • 5 Cara Menyetrika Pakaian agar Hemat Listrik yang Jarang Orang Tahu

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga