• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 21 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Cerita Sheila, Anaknya Meninggal Setelah divaksin Difteri

29/08/2018
in Berita
76
SHARES
582
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sheila tidak pernah mengira, anaknya yang baru berumur empat bulan meninggal karena divaksin difteri. Padahal selama ini ia menganggap bahwa vaksin itu seperti makanan berkhasiat agar anaknya sehat dan kebal dari penyakit. Nyatanya, anak yang sehat itu harus meninggal di pangkuannya.

Sheila bercerita ia memvaksin anaknya di rumah sakit anak. Berbeda dengan orangtua kebanyakan yang memvaksin anaknya di posyandu atau pos vaksinasi terdekat.

"Saya ingin anak sehat, jadinya saya langsung ke rumah sakit,"katanya.

Ia mengira vaksin yang akan diberikan ke anaknya berbeda dengan yang gratis dilaksanakan oleh pemerintah.

"Saya pikir vaksinnya beda. Ternyata saat saya konfirmasi, vaksinnya sama," kata perempuan yang matanya berkaca-kaca ini.

Sebelum diberikan vaksin, dokter anak yang menyuntikkan vaksin sempat memberitahu Sheila bahwa ada kemungkinan anaknya akan panas dan demam.

"Beliau memberitahu akan terjadi efek samping, jadinya saya tenang-tenang aja,"tambahnya.

Setelah 6 jam divaksin dan berada di rumah, Sheila merasa anaknya seperti lemas dan kurang bertenaga, apalagi demamnya tinggi.

"Sempat memberikan obat pereda demam, tapi ia tetap lemas,"katanya.

Malam ke dua setelah divaksin, anaknya Sheila napasnya kembang-kempis

"Langsung menghubungi dokter yang memvaksin anak saya. Ia langsung memeriksa keadaan anak saya,"katanya.

Dokter anak itu kaget karena anak Sheila mengalami susah bernafas.

"Kok baru dibawa sekarang bu? Kita ke rumah sakit sekarang," kata dokter setelah memeriksa anak Sheila.

Sheila sempat berpikir bahwa apa yang terjadi anaknya saat itu karena vaksin difteri.

Setelah dibawa ke rumah sakit, anak Sheila tidak bisa diselamat. Dokter anak Sheila memintanya untuk tabah dan sabar. 

"Dokter anak ini sangat kooperatif sekali dan membantu saya saat kejadian itu. Ia sempat menghubungi dokter lain untuk berkonsultasi. Dokter anak itu juga memberikan nomor  orang yang dihubunginya ke saya,"tambahnya.

Dokter lain itu, kata Sheila, ternyata merupakan Satgas Imunisasi di Yogjakarta. Sebulan setelah kejadian anaknya meninggal, Satgas Imunisasi itu menemui Sheila. Satgas itu mengatakan bahwa anaknya mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Sayangnya, satgas itu tidak memberikan komentar apa-apa atau jaminan kesehatan yang dialami anaknya.

"Satgas Imunisasi itu hanya meminta maaf dan tidak memberikan jaminan apa-apa,"katanya.

Padahal ia sangat berharap pemerintah mempunyai tanggung jawab kepada anaknya yang setelah divaksin meninggal.

"Seharusnya pemerintah juga mempunyai program jaminan kesehatan apabila ada anak yang mengalami sakit, lumpuh hingga meninggal saat imunisasi,"kata perempuan asal Yogyakarta saat ditemui oleh ChanelMuslim.com di Gedung MUI, Selasa (28/8/2018). (Ilham)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Makmurkan Masjid Darurat di Lombok melalui TPQ Ceria

Next Post

Sarapan Pagi Penuh Cinta dengan Love Toast, Mudah dan Cepat

Next Post

Sarapan Pagi Penuh Cinta dengan Love Toast, Mudah dan Cepat

Idul Adha adalah Hari Keluarga

E-wasterj, Komunitas Peduli Sampah Elektronik

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9367 shares
    Share 3747 Tweet 2342
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11777 shares
    Share 4711 Tweet 2944
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Kreasi Talas Lezat untuk Menu Rumahan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hijrahfest 2024 Hadirkan Puluhan Influencer, Begini Kata Ikram Afro

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Kisah Julia Prastini, Dulu Benci Islam Sekarang Mualaf Hafidz Qur’an

    223 shares
    Share 89 Tweet 56
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2373 shares
    Share 949 Tweet 593
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4816 shares
    Share 1926 Tweet 1204
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4240 shares
    Share 1696 Tweet 1060
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga