• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Catatan Harian Seorang Dokter di Gaza, Operasi Tanpa Anestesi

08/04/2024
in Berita, Palestina
Catatan Harian Seorang Dokter di Gaza, Operasi Tanpa Anestesi

foto:aljazeera

92
SHARES
711
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEORANG dokter di Gaza bercerita mengenai operasi yang dilakukan tanpa menggunakan anestesi.

Di Gaza saat ini, pisau bedah harus digunakan kembali dalam operasi, namun hal ini mengakibatkan pisau tersebut menjadi terlalu tumpul untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan.

Di Gaza saat ini, petugas medis sering melakukan prosedur pembedahan tanpa mengendalikan rasa sakit.

Di Gaza saat ini, hampir seluruh pasien menderita gizi buruk sehingga lukanya tidak kunjung sembuh.

Dilansir dari aljazeera, tingkat infeksi di antara pasien “di luar imajinasi”, ucap dokter Riyadh Almasharqah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Ahli bedah plastik dan rekonstruksi tersebut mengatakan instrumen-instrumen tersebut jarang disterilkan, dan pasien biasanya dirawat di bangsal yang penuh sesak.

Ini semua adalah akibat dari pengepungan yang dilakukan oleh Israel, yang sangat membatasi pasokan makanan dan obat-obatan untuk menyelamatkan nyawa yang memasuki Gaza.

Baca juga: Alasan Wilayah Palestina Terbagi Menjadi Gaza dan Tepi Barat

Catatan Harian Seorang Dokter di Gaza, Operasi Tanpa Anestesi

Para profesional medis yang kelaparan, kelelahan dan takut akan keselamatan semua orang di sekitar mereka, berjuang untuk membantu orang-orang di fasilitas medis yang hampir tidak berfungsi di Jalur Gaza yang terkepung.

Mereka jarang mendapat bantuan dalam bentuk misi medis dari luar negeri yang berhasil mendapatkan persetujuan Israel untuk memasuki Gaza.

“Ini adalah situasi yang membuat frustrasi untuk dijelaskan sepenuhnya. Maksud saya, semuanya sulit,” kata Almasharqah yang bekerja di rumah sakit Khan Younis yang sedang kesulitan.

Pria berusia 54 tahun ini mengatakan sebagian besar pasien yang ia temui adalah wanita dan anak-anak.

Enam bulan setelah serangan mematikan Israel di Gaza, setelah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan, kurangnya peralatan, obat-obatan, dan pasokan telah mendorong sektor medis semakin mendekati kehancuran total.

Situasi ini semakin memburuk dengan kondisi seperti kelaparan. Sebagian besar rumah sakit diserang dan digerebek oleh pasukan Israel.

Sehingga memaksa ribuan warga Palestina yang terluka dan terlantar mengungsi dan membuat fasilitas-fasilitas tersebut tidak berfungsi lagi.

Serangan Israel telah menghancurkan lebih dari 200 fasilitas medis, sebagian atau seluruhnya. Setidaknya 32 rumah sakit telah dihentikan layanannya.

Ratusan pengungsi Palestina, staf medis, dan pasien telah terbunuh.[Sdz]

Tags: Catatan Harian Seorang Dokter di GazaOperasi Tanpa Anestesi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

KH Bachtiar Nasir Suarakan Risalah Jakarta untuk Kemerdekaan Palestina

Next Post

Risau Anak Enggak Pulang-pulang

Next Post
Risau Anak Enggak Pulang-pulang

Risau Anak Enggak Pulang-pulang

Seorang Dokter Florida di Gaza Tidak Siap Menghadapi Begitu Banyak Kematian dan Kehancuran

Seorang Dokter Florida di Gaza Tidak Siap Menghadapi Begitu Banyak Kematian dan Kehancuran

Konsep Perubahan dalam Surat Ar-Ra'du Ayat 11

Cerita Daylight Saving Time dari Bunda Icha Savitry

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    563 shares
    Share 225 Tweet 141
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8535 shares
    Share 3414 Tweet 2134
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4372 shares
    Share 1749 Tweet 1093
  • Iduladha 2026, Salimah Bojonggede Sembelih 9 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing Kurban

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Perbedaan Air Mani dan Madzi

    251 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga