• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Bersyukur dalam Musibah dan Bersabar dalam Nikmat

23/01/2017
in Berita
77
SHARES
590
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Oleh : Muh Idris. (Ketua PW Syabab Hidayatullah Jatim dan Dosen STAI Luqman Al Hakim Surabaya

ChanelMuslim.Com – Terdapat dua ayat dalam Al Qur’an yang akan menjadi pembuka tulisan ini. Ayat yang pertama, “ Jika kalian bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. (QS Ibrahim : 7)”. Ayat yang kedua, “maka bersabarlah dengan kesabaran yang indah.(QS Al Ma’arij : 5)”.

foto : hannanputra.com
foto : hannanputra.com

Dua ayat tersebut, sangat sering diperdengarkan oleh para Ulama, Kiyai, dan Ustadz di podium maupun  Majelis Taklim. Jika membahas tentang syukur, maka ayat pertama tersebut yang menjadi pendorong dan motivasinya. Jika berbicara tentang sabar, maka bersabarlah dengan indah, demikian ayat kedua tersebut memberikan penekanan.

Syukur dalam konteks ini, berarti mengakui bahwa nikmat yang diterima adalah semua milik Allah, maka memuji Allah adalah hal yang pantas untuk nikmat, dan itulah yang disebut syukur.  Terlebih lagi, syukur itu, agar tidak berhenti di lisan berupa tahmid atau pujian kepada Allah. Namun, seiring dengan bertambahnya nikmat maka dibutuhkan bertambahnya keta’atan. Sesiapa yang bertambah kenikmatan dan tidak bertambah ketaatannya, maka akan celaka, demikian Rasulullah mewanti-wanti ummatnya.

Sedangkan sabar bermakna, penerimaan terhadap musibah dari Allah dan menjadikan iman sebagai peningkatnya. Walaupun sabar  itu begitu berat, namun diperintahkan agar terlihat indah. Tidak keberatan, apa lagi berkeluh kesah kepada manusia.

Sabar dan Syukur adalah dua hal yang menunjukkan adanya iman di dada seorang yang mengaku mukmin. Ketiadaan syukur akan berakibat kufur yang akan menyingkirkan iman di hati. Demikian pula ketiadaan Sabar akan menghilangkan pengakuan keberimanan seseorang oleh Allah.

Namun, patut untuk direnungi, bahwa syukur dapat pula untuk musibah, dan Sabar dapat pula untuk nikmat.

Syukur dalam Musibah

Syukur dapat pula bermakna kesabaran terhadap nikmat yang berbentuk musibah. Menumbuhkan kesadaran seperti ini sangat penting. Karena betapa banyak orang yang tersadar dari perjalanannya yang mengasyikkan setelah terantuk batu. Betapa Ibnu Abbas, sang Rahibnya ummat ini, merasa sangat bersyukur dengan hilang penglihatannya pada usia tua. Guru dari pada Ibnu Mubarok ini berujar sebuah kalimat yang pernah diucapkan oleh  Rasulullah,

“Sesungguhnya Allah berfirman, “Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan dua kekasihnya (kedua matanya), kemudian ia bersabar, niscaya Aku menggantikan keduanya (kedua matanya) dengan surga.” (HR. Bukhari no. 5653).

Bersyukur dalam musibah dengan menganggapnya sebagai nikmat dapat membuat diri senang dan jiwa tenang. Senangnya diri dan tenangnya jiwa akan membuat indah kehidupan. Kehidupan yang sementara jika terlihat indah, maka akan terisi dengan amal-amal yang menarik walaupun amal itu begitu berat.

Sabar dalam Nikmat

Ketika Umar bin Khattab menerima pasukannya yang kembali dengan membawa kemenangan yang gemilang, lalu dihadapkan pada harta ghanimah yang tidak terhitung jumlahnya, lantas menangis. Para sahabat dan pasukan terheran dengan hal tersebut lantas bertanya mengapa Al Faruq menangis. Sahabat mulia yang didoakan keislamannya oleh Rasulullah kemudian menjawab, “seandainya ini semua adalah kebaikan, mengapa tidak diberika kepada Rasulullah SAW ketika beliau masih hidup”.

Demikianlah ketika nikmat disabari, akan membuat yang mendapat nikmat tekendali dari euforia yang melupakan akan sang pemberi nikmat. Akan menghindarkan dari kesombongan Fir’aun, Namrudz dan Qorun.

Mari memperhatikan peringatan dari Rasulullah,

“Demi Allah, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan akan menimpa diri kalian. Akan tetapi, aku khawatir jika dunia ini dibentangkan untuk kalian sebagaimana ia dibentangkan untuk orang-orang sebelum kalian sehingga kalian berlomba sebagaimana mereka berlomba, dan akhirnya kalian hancur sebagaimana mereka hancur.” (Hadits riwayat Muslim (2961)

Penutup

Maka betapa menakjubkannya urusan umat akhir zaman ini,

” Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999)

Maka cukuplah perkataan Umar bin Khattab menutup tulisan ini, “jika syukur dan sabar adalah dua kendaraan, maka aku tidak peduli saya naik yang mana”. Wallahu A’lam. (Mh/Ipr)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

BERBAGI KEPEDULIAN BERSAMA SAHABAT MATA

Next Post

Israel Siap Bangun Permukiman di Yerusalem Timur Pasca Trump Jadi Presiden

Next Post

Israel Siap Bangun Permukiman di Yerusalem Timur Pasca Trump Jadi Presiden

Uganda Temukan Jaket yang Bisa Deteksi Penyakit Radang Paru

Hasil Penelitian: Banyak Perokok Tertipu oleh Iklan Rokok

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8810 shares
    Share 3524 Tweet 2203
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1053 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11548 shares
    Share 4619 Tweet 2887
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3970 shares
    Share 1588 Tweet 993
  • Menghina Allah dalam Hati

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Berhenti Membandingkan Jalan Hidupmu, Allah Sedang Menulis Skenario Terbaik

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rekomendasi Warna Hijab untuk Baju Abu-Abu

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Peringati Tahun Baru Muharam 1448 H, Salimah Rawapanjang Santuni Anak Yatim, Duafa dan Gelar Khitan Massal

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5181 shares
    Share 2072 Tweet 1295
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga