• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 17 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Bermula dari Universitas Columbia

04/05/2024
in Berita
Bermula dari Universitas Columbia

Ilustrasi, foto: ematribune.com

76
SHARES
587
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RABU tanggal 17 April 2024 menjadi hari yang spesial untuk gerakan mahasiswa Pro Palestina di Amerika. Pada Rabu itu, aktivis mahasiswa Universitas Columbia, New York, Amerika melakukan aksi demonstrasi pro Palestina. Aksinya begitu besar.

Aksi merupakan buntut dari protes aktivis mahasiswa terhadap pembatalan kelulusan mahasiswa yang juga putera dari Ilhan Omar. Ilhan Omar merupakan anggota DPR Amerika dari Partai Demokrat yang juga seorang muslimah.

Pembatalan kelulusan terjadi setelah putera Ilhan Omar menyampaikan pidato yang mengecam pembantaian Israel terhadap rakyat Palestina. Dari sinilah, aksi berkembang menjadi tuntutan penolakan dukungan Amerika terhadap militer Israel.

Meski kampus ini tergolong berstatus swasta, daya pengaruhnya tidak bisa dianggap enteng. Dari sinilah, inspirasi gerakan massif mahasiswa di seluruh Amerika berkembang.

Tidak kurang dari 145 kampus di seluruh Amerika ikut bergerak. Mereka melakukan aksi yang sama: membangun tenda-tenda di dalam kampus sebagai basis perjuangan menuntut divestasi Israel di Amerika.

Setelah lebih dari sepekan aksi di kampus-kampus Amerika, kini mahasiswa di kampus luar Amerika pun ikut bergerak. Mulai di Prancis, Inggris, Australia, hingga di Meksiko.

Meski mendapatkan perlawanan dari aktivis Yahudi di negara-negara tersebut, mereka tetap bersemangat melakukan aksi.

Penangkapan dan Sanksi

Meski Amerika mempropagandakan diri sebagai negara paling demokratis, kedok diktatornya akhirnya terbuka juga. Sejak aksi di Universitas Columbia itu, tidak kurang dari dua ribu mahasiswa ditangkap polisi. Sebagiannya bahkan ada yang dipecat dan diskorsing kampus.

Alasan kampus dan polisi melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa tergolong klasik. Mulai dari melanggar aturan kampus, mengganggu kegiatan belajar kampus, hingga tuduhan gerakan rasial anti semitisme.

Anti semitisme merupakan narasi yang ditumbuhsuburkan gerakan Yahudi di seluruh dunia agar kejahatannya tidak dimusuhi dunia. Siapa pun yang memprotes kejahatan Israel akan dituduh sebagai rasis dan anti semitisme.

Tuduhan inilah yang akhirnya membentrokkan mahasiswa pro Palestina di Amerika dengan aktivis Yahudi. Dan bentrokan terbesar itu sudah terjadi di Universitas Columbia.

Menjatuhkan Legitimasi Biden

Presiden Amerika, Joe Biden adalah sosok yang paling terpukul dari aksi mahasiswa ini. Eksistensinya sebagai pemimpin Partai Demokrat akhirnya kehilangan legitimasi publik.

Di Amerika ada dua partai yang saling berebut pengaruh: Partai Republik dan Demokrat. Partai Republik dikenal sangat pro Israel dan anti Islam. Sementara Demokrat berada pada posisi moderat. Partai ini bahkan menunjukkan sebagai pembela kebebasan beragama.

Inilah yang membuat Biden dilemma. Jika ia ‘lembek’ dengan gerakan mahasiswa maka partainya akan kehilangan dukungan dari para oligarki Yahudi di Amerika. Sementara jika represif, eksistensi Partai Demokrat akan hancur. Padahal pemilu tinggal 5 bulan lagi.

Tidak heran jika Partai Republik mendesak Biden untuk menurunkan polisi dan tentara untuk melibas habis gerakan mahasiswa itu. Dan justru, tekanan ini kian membuat Biden kehilangan legitimasi.

Secara umum, gerakan mahasiswa pro Palestina di Amerika ini sangat berpengaruh terhadap arah politik Amerika di Palestina.

Tak ada pilihan lain bagi Biden selain menekan Netanyahu untuk melakukan gencatan senjata dengan Hamas. Dan itu berarti, posisi tawar Hamas kian tinggi di mata Israel. [Mh]

 

Tags: Bermula dari Universitas Columbia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mina, Sebagai Tempat Tumpahan Darah Binatang yang Disembelih

Next Post

Makanan Anak Pesantren Zaman Now

Next Post
Makanan Anak Pesantren Zaman Now

Makanan Anak Pesantren Zaman Now

Puncak Astra Gema Islami ke-14, Astra Gelar Halalbihalal

Puncak Astra Gema Islami ke-14, Astra Gelar Halalbihalal

Islam Memberi Perhatian yang Sama antara Perempuan dan Laki-Laki

Islam Memberi Perhatian yang Sama antara Perempuan dan Laki-Laki

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1199 shares
    Share 480 Tweet 300
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9116 shares
    Share 3646 Tweet 2279
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11690 shares
    Share 4676 Tweet 2923
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2351 shares
    Share 940 Tweet 588
  • Shalat Taubat: Pengertian, Tata Cara, dan Manfaatnya

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Manfaat Air Cucian Beras untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Bikin Kulit Lebih Sehat?

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga