• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 6 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Berbeda dengan Tahun Sebelumnya, DDII Kirim Dai ke Wilayah Bencana Alam

28/04/2019
in Berita
76
SHARES
587
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) mengirim da’i ke berbagai titik wilayah pedalaman Indonesia. Daerah yang dipilih terkategori pada daerah pedesaan, pedalaman, muslim minoritas, daerah transmigrasi, perbatasan, dan daerah yang secara umum minus kondisinya.

Berbeda dengan sebelumnya, penerjunan da’i muda dalam kegiatan kafilah dakwah ini juga menitikberatkan wilayah dampak terkena bencana alam.

“Untuk tahun ini, kami pertimbangkan juga lokasi terdampak bencana alam seperti Lombok, Palu, dan Banten,’’ ujar Dwi Budiman M.Pd.I, Ketua STID M Natsir di Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Jakarta, Jumat (26/04).

Program tahunan di bawah Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Pembinaan ini dilaksanakan oleh mahasiswa semester V. Jangka waktu program intensif tersebut selama 1-2 bulan yang bersifat wajib bagi setiap angkatan.

Ada tiga lokasi wilayah bencana alam yang menjadi lokasi kafilah dakwah seperti Banten, Lombok dan Palu.

Menurut Andriyani, Humas Badan Eksekutif Mahasiswa STID M.Natsir, ketiga lokasi tersebut sangat membutuhkan dakwah islamiyah baik secara langsung ataupun tidak langsung. Tidak hanya materi dan harta yang hilang, saudara dan keluarga juga turut tiada.

“Kita tahu lokasi itu termasuk kondisi yang terparah saat bencana tsunami kemarin. Kita kesana juga melihat mreka bukan hanya membutuhkan materi, mereka sangat membutuhkan sisi rohani dan jiwa untuk terus diperkuat,” tambahnya.

Prioritas wilayah bencan ini pun menjadi lokasi yang tidak biasa. Para da’i harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan agar diterima masyarakat.

Dalam pemilihan tmpat program kafilah dakwah ini ditentukan oleh pengurus inti STID M.Natsir. Khusus mahasiswi ditempatkan di Kampung Deplangu, Desa, Kertajaya, Kec Sumur, Kab Pandeglang, Banten. Berikutnya di Kampung Kelapa Koneng, Desa Banyuasih, Cigeulis, Pandeglang.

Sebagian lainnya ada di Desa Sukamekar, Kec Sukaraja, Kab Sukabumi, Jawa Barat. Pemilihan daerah titik Sukabumi tersebut lantaran tidak memiliki lahan sendiri. Masyarakat setempat menggarap tanah untuk hasil panennya, tetapi harga jualnya terlalu murah dan tidak sesuai dengan jerih payah.

Hasil tanam pun masih belum bagus, sehingga tim kafilah dakwah ingin memberikan kebutuhan sekaligus terjun langsung ikut membantu masyarakat setempat. Dari sisi program ekonomi ini, para dai muda juga akan membantu cara pengelolaan hasil panen menjadi makanan ringan. Nantinya, masyarakat setempat bisa menjualnya dengan haega lebih tinggi. Tak lupa, koperasi pun dibuatkan.

“Kita berharap, dakwah ini membuat agama Islam bukan hanya mengajak pada hal rohani, tapi juga seluruh aspek hidup ini dibahas dalam agama. Salah satunya lewat kebangkitan ekonomi Islam, kita lihat ekonomi umat sedang turun, dari hal kecil, semoga bidang ekonomi ini bisa diberdayakan untuk umat Islam,” pungkasnya. [firda]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Aliansi Cerahkan Negeri Tolak RUU PK-S, Ini Alasannya

Next Post

Gerakan Peduli Perempuan Menggelar Aksi Penolakan RUU P-KS

Next Post

Gerakan Peduli Perempuan Menggelar Aksi Penolakan RUU P-KS

Usia 25 tahun, Nyayu Aisyah Raih Predikat Doktor Wanita Termuda FTUI

Hasanah Quranic School Gelar Khataman dan Imtihan Juz 30 di Tahun Pertama

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    3232 shares
    Share 1293 Tweet 808
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4091 shares
    Share 1636 Tweet 1023
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9042 shares
    Share 3617 Tweet 2261
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4731 shares
    Share 1892 Tweet 1183
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    629 shares
    Share 252 Tweet 157
  • Shobrun Jamil, Bersabar Seperti Aisyah

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga