• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 8 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Berbeda dengan Tahun Sebelumnya, DDII Kirim Dai ke Wilayah Bencana Alam

28/04/2019
in Berita
77
SHARES
595
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) mengirim da’i ke berbagai titik wilayah pedalaman Indonesia. Daerah yang dipilih terkategori pada daerah pedesaan, pedalaman, muslim minoritas, daerah transmigrasi, perbatasan, dan daerah yang secara umum minus kondisinya.

Berbeda dengan sebelumnya, penerjunan da’i muda dalam kegiatan kafilah dakwah ini juga menitikberatkan wilayah dampak terkena bencana alam.

“Untuk tahun ini, kami pertimbangkan juga lokasi terdampak bencana alam seperti Lombok, Palu, dan Banten,’’ ujar Dwi Budiman M.Pd.I, Ketua STID M Natsir di Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Jakarta, Jumat (26/04).

Program tahunan di bawah Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Pembinaan ini dilaksanakan oleh mahasiswa semester V. Jangka waktu program intensif tersebut selama 1-2 bulan yang bersifat wajib bagi setiap angkatan.

Ada tiga lokasi wilayah bencana alam yang menjadi lokasi kafilah dakwah seperti Banten, Lombok dan Palu.

Menurut Andriyani, Humas Badan Eksekutif Mahasiswa STID M.Natsir, ketiga lokasi tersebut sangat membutuhkan dakwah islamiyah baik secara langsung ataupun tidak langsung. Tidak hanya materi dan harta yang hilang, saudara dan keluarga juga turut tiada.

“Kita tahu lokasi itu termasuk kondisi yang terparah saat bencana tsunami kemarin. Kita kesana juga melihat mreka bukan hanya membutuhkan materi, mereka sangat membutuhkan sisi rohani dan jiwa untuk terus diperkuat,” tambahnya.

Prioritas wilayah bencan ini pun menjadi lokasi yang tidak biasa. Para da’i harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan agar diterima masyarakat.

Dalam pemilihan tmpat program kafilah dakwah ini ditentukan oleh pengurus inti STID M.Natsir. Khusus mahasiswi ditempatkan di Kampung Deplangu, Desa, Kertajaya, Kec Sumur, Kab Pandeglang, Banten. Berikutnya di Kampung Kelapa Koneng, Desa Banyuasih, Cigeulis, Pandeglang.

Sebagian lainnya ada di Desa Sukamekar, Kec Sukaraja, Kab Sukabumi, Jawa Barat. Pemilihan daerah titik Sukabumi tersebut lantaran tidak memiliki lahan sendiri. Masyarakat setempat menggarap tanah untuk hasil panennya, tetapi harga jualnya terlalu murah dan tidak sesuai dengan jerih payah.

Hasil tanam pun masih belum bagus, sehingga tim kafilah dakwah ingin memberikan kebutuhan sekaligus terjun langsung ikut membantu masyarakat setempat. Dari sisi program ekonomi ini, para dai muda juga akan membantu cara pengelolaan hasil panen menjadi makanan ringan. Nantinya, masyarakat setempat bisa menjualnya dengan haega lebih tinggi. Tak lupa, koperasi pun dibuatkan.

“Kita berharap, dakwah ini membuat agama Islam bukan hanya mengajak pada hal rohani, tapi juga seluruh aspek hidup ini dibahas dalam agama. Salah satunya lewat kebangkitan ekonomi Islam, kita lihat ekonomi umat sedang turun, dari hal kecil, semoga bidang ekonomi ini bisa diberdayakan untuk umat Islam,” pungkasnya. [firda]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Aliansi Cerahkan Negeri Tolak RUU PK-S, Ini Alasannya

Next Post

Gerakan Peduli Perempuan Menggelar Aksi Penolakan RUU P-KS

Next Post

Gerakan Peduli Perempuan Menggelar Aksi Penolakan RUU P-KS

Usia 25 tahun, Nyayu Aisyah Raih Predikat Doktor Wanita Termuda FTUI

Hasanah Quranic School Gelar Khataman dan Imtihan Juz 30 di Tahun Pertama

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9493 shares
    Share 3797 Tweet 2373
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2454 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11827 shares
    Share 4731 Tweet 2957
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1344 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4289 shares
    Share 1716 Tweet 1072
  • Doa setelah Shalat sesuai Sunnah Nabi

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4850 shares
    Share 1940 Tweet 1213
  • Kopi Alam Bekasi, Menikmati Kopi dan Suasana Asri di Tengah Kota

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Berikut Cara Merawat Kamera Mirrorles bagi Pemula

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Menyikapi Istri yang Berzina

    274 shares
    Share 110 Tweet 69
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga