• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 15 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Bangka Sambut GMT Dengan 30 Ribu Kue Tradisional Bangka

05/03/2016
in Berita
76
SHARES
583
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
image
Ilustrasi Foto Jajanan Tradisional, Doc : IG @aldidhion

ChanelMuslim.com – Pemerintahan Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung menyiapkan 30 ribu kue tradisional pada  fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) , 9 Maret 2016 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Bangka Tengah, Useng Komara.

“Semuanya merupakan kue tradisional khas daerah yang terdiri atas 31 macam kue. Semua kue asli produksi lokal,” kata Useng Komara di Koba, seperti dilansir antaranews, Jumat (4/3).

Useng mengatakan, puluhan ribu kue khas daerah itu akan digelar di satu tempat di titik pantau GMT di Desa Terentang, Kecamatan Koba oleh para pelaku UMKM yang ada di daerah itu dan pengunjung bisa memilih menu kue tradisonal kesukaan mereka.

Di antara kue yang digelar pada lokasi pengamatan GMT tersebut adalah kue serabi, jongkong, bakmi, pantiaw, martabak, resol, mimpau, dan kue lokal lainnya.

“Kuenya sangat banyak dan beragam dan berasal dari enam kecamatan di daerah ini. Pengunjung bisa berwisata kuliner di lokasi pengamatan GMT,” ujarnya.

Ia mengatakan, kue khas daerah tersebut harus dikenalkan kepada pengunjung GMT yang berasal dari berbagai daerah dan bahkan dari mancanegara.

“Kue tersebut biasanya banyak ditemukan di rumah-rumah penduduk saat menggelar kegiatan tertentu dan semua itu dipastikan kue asli daerah, bukan tiruan,” ujarnya.

Ia juga memastikan seluruh pihak di daerah itu ikut membantu penuh dalam menyukseskan kegiatan GMT sesuai dengan kapasitas masing-masing.

“Kapasitas kami adalah mengakomodasi para UMKM untuk menggelar produk khas daerah, mulai dari produk kuliner hingga souvenir hasil kreatifitas masyarakat,” tutup Useng dari sumber yang sama. (jwt/antaranews)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sekretaris Pribadi Benarkan BJ Habibie Sakit

Next Post

9 Maret : Pemerintah Imbau Umat Muslim Tanah Air Laksanakan Sholat Gerhana, Ini Detail Waktunya

Next Post

9 Maret : Pemerintah Imbau Umat Muslim Tanah Air Laksanakan Sholat Gerhana, Ini Detail Waktunya

Alhamdulillah, Keuangan Syariah Fair "Gandaria City" Dibuka

Resep Tahu Udang Saus Tiram

Resep Tahu Udang Saus Tiram

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8200 shares
    Share 3280 Tweet 2050
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3666 shares
    Share 1466 Tweet 917
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2037 shares
    Share 815 Tweet 509
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4534 shares
    Share 1814 Tweet 1134
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5348 shares
    Share 2139 Tweet 1337
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2185 shares
    Share 874 Tweet 546
  • New World Order: Ide Gila Zionis Bisa Kuasai Dunia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Khawla Nakata Kaori, Ulama Perempuan yang Menerjemahkan Tafsir Jalalain ke Bahasa Jepang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga