• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 5 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Jumlah Bunuh Diri Remaja AS Lebih Banyak Ketimbang Kecelakaan

07/11/2016
in Berita
74
SHARES
571
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Ilustrasi remaja AS (foto: Huffington post)
Ilustrasi remaja AS (foto: Huffington post)

Chanelmuslim.com-Masalah kejiwaan yang dialami remaja hingga kini masih belum jadi perhatian serius, bahkan di negara maju seperti Amerika Serikat. Laporan terbaru menyatakan angka remaja Amerika Serikat yang meninggal karena bunuh diri lebih besar daripada korban kecelakaan kendaraan bermotor.

Centers fod Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat merilis laporan terbaru kasus kematian akibat bunuh diri pada remaja usia 10 hingga 14 tahun. Disebutkan bahwa dalam kurun waktu tahun 2007 hingga 2014, terjadi peningkatan jumlah kematian remaja bunuh diri sebesar dua kali lipat.

Prevalensi bunuh diri remaja 10-14 tahun naik dari 0,9 per 100.000 orang pada 2007 menjadi 2,1 per 100.000 orang pada 2014. Hal ini lebih sedikit daripada jumlah remaja 10-14 tahun yang meninggal akibat kecelakaan kendaraan bermotor, dengan prevalensi 1,9 per 100.000 orang.

Jika dikonversi menjadi angka, kurang lebih 750 remaja usia 10-14 tahun meninggal pada tahun 2014. 425 di antaranya dilaporkan meninggal karena bunuh diri, sementara 384 meninggal karena kecelakaan kendaraan bermotor.

Mark Kaplan, profesor kesejahteraan sosial dan anak dari University of California, Los Angeles, menyebut laporan ini harus ditanggapi dengan serius. Sebab, laporan ini membuktikan adanya masalah kesehatan jiwa yang tersembunyi pada remaja modern.

“Sekecil apapun peningkatan yang terjadi pada kasus bunuh diri remaja harus diselidiki dan ditangani dengan serius,” terangnya.

Sayangnya, laporan yang dirilis CDC tidak menyebut apa penyebab remaja melakukan bunuh diri. Meski begitu, psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, menyebut ada beberapa karakteristik anak yang memiliki risiko tinggi untuk bunuh diri.

“Yang kemampuan problem solvingnya rendah, yang rentan kena depresi, dan yang cenderung berperilaku impulsif tanpa memperhatikan impact,” tuturnya beberapa waktu lalu.

Anak yang tidak memiliki kemampuan problem solving yang baik akan berlarut-larut dalam masalahnya. Alhasil dia tidak bisa melihat adanya penyelesaian yang baik sehingga merasa mengakhiri hidup adalah jalan terbaik untuk lepas dari masalah yang membelit.

Pada anak yang rentan kena depresi, akan mudah rapuh saat terhempas masalah. Karena masalah terus-menerus datang yang membuatnya depresi berkepanjangan, maka yang bersangkutan merasa tidak kuat. Apalagi jika tidak ada sosok yang bisa diajaknya bertukar pikiran dan pendapat. Akhirnya dia memilih mengakhiri hidup.

“Sedangkan remaja yang kurang kuat personalitinya adalah remaja yang ada perilaku impulsif, tapi tidak memperhatikan impact. Jadi dia apa-apa mau sama dengan peer-nya. Kalau ada tren ini ngikut, tren itu ngikut. Lalu melihat atau membaca sesuatu bersama peer-nya, di mana ada case bunuh diri dengan peaceful, dia juga mengikuti,” papar Ratih.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Kanom Kui Chai atau Bakwan Daun Bawang khas Thailand

Next Post

Wanita Bisa Pakai Deodoran Pria saat Keringat Berlebih

Next Post
Tidak Harus Pakai Deodoran Jika….

Wanita Bisa Pakai Deodoran Pria saat Keringat Berlebih

Program Satu Rumah Satu Hafizh Quran di Gaza akan Segera Terwujud

Pakar WHO Peringatkan Bahaya Tersembunyi Iklan Digital untuk Anak-anak

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    2486 shares
    Share 994 Tweet 622
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4086 shares
    Share 1634 Tweet 1022
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9037 shares
    Share 3615 Tweet 2259
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4729 shares
    Share 1892 Tweet 1182
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11665 shares
    Share 4666 Tweet 2916
  • Ketika yang Sahih Datang dari Setan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga