• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 13 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengatur Pola Makan Anak saat Puasa

03/07/2016
in Berita
76
SHARES
586
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: socialmoms
Foto: socialmoms

Chanelmuslim.com-Salah satu cara untuk memastikan anak semangat berpuasa menurut dokter adalah membuatkan makanan yang menjadi kesukaan anak. Tetapi usahakan juga jika makanan kesukaan anak adalah yang memenuhi standar gizi seimbang. Inilah contoh pengaturan menu makan anak saat puasa.

Misal untuk asupan karbohidrat, tak harus nasi, tetapi bisa juga roti atau biji-bijian yang lain seperti kacang hijau dan kacang merah. Protein bisa diambil dari tahu, tempe, ayam, ikan dan daging, dengan vitamin dan mineral dari sayur dan buah-buahan.

“Kalau buah saya kira nggak semua anak nggak suka, tapi kalau sayur, memang itu harus dimaklumi karena rasanya hambar. Jadi orang tua harus pinter mengkreasikan menunya,” saran dr Ristantio, SpA, M.Kes., dari RS Akademik UGM Yogyakarta.

Ketika berbuka, dr Ristan juga menyarankan untuk makan buah terlebih dahulu, terutama yang berasa manis.

“Buah bisa dipotong bentuk lucu-lucu seperti bintang, atau dijadikan jus buah, es buah, puding maupun es krim dengan buah,” paparnya.

Konsumsi buah selepas makan juga disarankan untuk dilakukan menjelang makan sahur.

Lalu perlukah minum susu untuk menambah nutrisinya? dr Ristan mengatakan untuk anak berusia di atas satu tahun, susu tak begitu dibutuhkan. Tetapi bisa juga diberikan, meski 1-2 kali dalam sehari saja sudah cukup.

“Susunya jangan di awal ya, sebab kalau dalam perut kosong langsung minum susu nanti dia maemnya kurang. Jadi setelah makan 1-2 jam baru boleh minum susu. Sahur juga jangan begitu bangun minum susu,” tegasnya.

Akan tetapi, ketika makan sahur, dr Maria Martina Siboe, S.Kom., B.Med.Sc, SpA, mengingatkan, anak cenderung tak kuasa menahan kantuk sehingga berikan makanan yang bisa ditoleransi olehnya namun juga telah disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Usahakan juga sehabis makan tidak langsung tidur. “Nanti bisa meng-induce peningkatan asam lambung, anak jadi perutnya perih trus dipaksakan untuk puasa malah nggak bagus,” papar dokter yang berpraktik di RSIA YPK Mandiri, Menteng Jakarta Pusat tersebut.

Memang tidak ada jeda pasti antara makan sahur dengan tidur, namun bila berpatokan pada lamanya proses pengosongan lambung yang menghabiskan waktu 3-4 jam, maka bisa disimpulkan jika anak baiknya diperbolehkan tidur lagi 1-2 jam selepas makan sahur.

dr Maria menegaskan, tak usah khawatir anak sampai mengalami dehidrasi selama puasa, sebab tubuh mempunyai cadangan cairan tersendiri.

“Tergantung kondisinya. Kalau anak diare atau muntah-muntah disuruh puasa ya dehidrasi,” imbuhnya.

Diingatkan dr Ristan, pemenuhan kebutuhan cairan yang terpenting adalah frekuensinya, bukan volumenya. Makin sering makin baik, yaitu di kisaran 150-200 cc dalam sehari.

Jika tidak, bisa diganti dengan mengonsumsi buah yang banyak mengandung air dan menghindari keluar ruangan di siang hari, atau pakaikan alat pelindung dari sinar matahari seperti topi atau payung.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

H-3 Lebaran: Arus Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Padat

Next Post

Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Next Post
Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Hassan bin Nu'man Komandan Pasukan

Hassan bin Nu'man Komandan Pasukan yang Pertama Masuk Afrika

Badan HAM PBB Tunjuk Pakar Khusus Pantau Kekerasan Terhadap Kaum LGBT

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    499 shares
    Share 200 Tweet 125
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9313 shares
    Share 3725 Tweet 2328
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11757 shares
    Share 4703 Tweet 2939
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4222 shares
    Share 1689 Tweet 1056
  • Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Kuatkan Keluarga untuk Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4800 shares
    Share 1920 Tweet 1200
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2476 shares
    Share 990 Tweet 619
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga