• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengatur Pola Makan Anak saat Puasa

03/07/2016
in Berita
75
SHARES
576
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: socialmoms
Foto: socialmoms

Chanelmuslim.com-Salah satu cara untuk memastikan anak semangat berpuasa menurut dokter adalah membuatkan makanan yang menjadi kesukaan anak. Tetapi usahakan juga jika makanan kesukaan anak adalah yang memenuhi standar gizi seimbang. Inilah contoh pengaturan menu makan anak saat puasa.

Misal untuk asupan karbohidrat, tak harus nasi, tetapi bisa juga roti atau biji-bijian yang lain seperti kacang hijau dan kacang merah. Protein bisa diambil dari tahu, tempe, ayam, ikan dan daging, dengan vitamin dan mineral dari sayur dan buah-buahan.

“Kalau buah saya kira nggak semua anak nggak suka, tapi kalau sayur, memang itu harus dimaklumi karena rasanya hambar. Jadi orang tua harus pinter mengkreasikan menunya,” saran dr Ristantio, SpA, M.Kes., dari RS Akademik UGM Yogyakarta.

Ketika berbuka, dr Ristan juga menyarankan untuk makan buah terlebih dahulu, terutama yang berasa manis.

“Buah bisa dipotong bentuk lucu-lucu seperti bintang, atau dijadikan jus buah, es buah, puding maupun es krim dengan buah,” paparnya.

Konsumsi buah selepas makan juga disarankan untuk dilakukan menjelang makan sahur.

Lalu perlukah minum susu untuk menambah nutrisinya? dr Ristan mengatakan untuk anak berusia di atas satu tahun, susu tak begitu dibutuhkan. Tetapi bisa juga diberikan, meski 1-2 kali dalam sehari saja sudah cukup.

“Susunya jangan di awal ya, sebab kalau dalam perut kosong langsung minum susu nanti dia maemnya kurang. Jadi setelah makan 1-2 jam baru boleh minum susu. Sahur juga jangan begitu bangun minum susu,” tegasnya.

Akan tetapi, ketika makan sahur, dr Maria Martina Siboe, S.Kom., B.Med.Sc, SpA, mengingatkan, anak cenderung tak kuasa menahan kantuk sehingga berikan makanan yang bisa ditoleransi olehnya namun juga telah disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Usahakan juga sehabis makan tidak langsung tidur. “Nanti bisa meng-induce peningkatan asam lambung, anak jadi perutnya perih trus dipaksakan untuk puasa malah nggak bagus,” papar dokter yang berpraktik di RSIA YPK Mandiri, Menteng Jakarta Pusat tersebut.

Memang tidak ada jeda pasti antara makan sahur dengan tidur, namun bila berpatokan pada lamanya proses pengosongan lambung yang menghabiskan waktu 3-4 jam, maka bisa disimpulkan jika anak baiknya diperbolehkan tidur lagi 1-2 jam selepas makan sahur.

dr Maria menegaskan, tak usah khawatir anak sampai mengalami dehidrasi selama puasa, sebab tubuh mempunyai cadangan cairan tersendiri.

“Tergantung kondisinya. Kalau anak diare atau muntah-muntah disuruh puasa ya dehidrasi,” imbuhnya.

Diingatkan dr Ristan, pemenuhan kebutuhan cairan yang terpenting adalah frekuensinya, bukan volumenya. Makin sering makin baik, yaitu di kisaran 150-200 cc dalam sehari.

Jika tidak, bisa diganti dengan mengonsumsi buah yang banyak mengandung air dan menghindari keluar ruangan di siang hari, atau pakaikan alat pelindung dari sinar matahari seperti topi atau payung.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

H-3 Lebaran: Arus Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Padat

Next Post

Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Next Post
Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Hassan bin Nu'man Komandan Pasukan

Hassan bin Nu'man Komandan Pasukan yang Pertama Masuk Afrika

Badan HAM PBB Tunjuk Pakar Khusus Pantau Kekerasan Terhadap Kaum LGBT

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    564 shares
    Share 226 Tweet 141
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8535 shares
    Share 3414 Tweet 2134
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4372 shares
    Share 1749 Tweet 1093
  • Iduladha 2026, Salimah Bojonggede Sembelih 9 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing Kurban

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Perbedaan Air Mani dan Madzi

    251 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga