• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 6 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengatur Pola Makan Anak saat Puasa

03/07/2016
in Berita
75
SHARES
575
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: socialmoms
Foto: socialmoms

Chanelmuslim.com-Salah satu cara untuk memastikan anak semangat berpuasa menurut dokter adalah membuatkan makanan yang menjadi kesukaan anak. Tetapi usahakan juga jika makanan kesukaan anak adalah yang memenuhi standar gizi seimbang. Inilah contoh pengaturan menu makan anak saat puasa.

Misal untuk asupan karbohidrat, tak harus nasi, tetapi bisa juga roti atau biji-bijian yang lain seperti kacang hijau dan kacang merah. Protein bisa diambil dari tahu, tempe, ayam, ikan dan daging, dengan vitamin dan mineral dari sayur dan buah-buahan.

“Kalau buah saya kira nggak semua anak nggak suka, tapi kalau sayur, memang itu harus dimaklumi karena rasanya hambar. Jadi orang tua harus pinter mengkreasikan menunya,” saran dr Ristantio, SpA, M.Kes., dari RS Akademik UGM Yogyakarta.

Ketika berbuka, dr Ristan juga menyarankan untuk makan buah terlebih dahulu, terutama yang berasa manis.

“Buah bisa dipotong bentuk lucu-lucu seperti bintang, atau dijadikan jus buah, es buah, puding maupun es krim dengan buah,” paparnya.

Konsumsi buah selepas makan juga disarankan untuk dilakukan menjelang makan sahur.

Lalu perlukah minum susu untuk menambah nutrisinya? dr Ristan mengatakan untuk anak berusia di atas satu tahun, susu tak begitu dibutuhkan. Tetapi bisa juga diberikan, meski 1-2 kali dalam sehari saja sudah cukup.

“Susunya jangan di awal ya, sebab kalau dalam perut kosong langsung minum susu nanti dia maemnya kurang. Jadi setelah makan 1-2 jam baru boleh minum susu. Sahur juga jangan begitu bangun minum susu,” tegasnya.

Akan tetapi, ketika makan sahur, dr Maria Martina Siboe, S.Kom., B.Med.Sc, SpA, mengingatkan, anak cenderung tak kuasa menahan kantuk sehingga berikan makanan yang bisa ditoleransi olehnya namun juga telah disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Usahakan juga sehabis makan tidak langsung tidur. “Nanti bisa meng-induce peningkatan asam lambung, anak jadi perutnya perih trus dipaksakan untuk puasa malah nggak bagus,” papar dokter yang berpraktik di RSIA YPK Mandiri, Menteng Jakarta Pusat tersebut.

Memang tidak ada jeda pasti antara makan sahur dengan tidur, namun bila berpatokan pada lamanya proses pengosongan lambung yang menghabiskan waktu 3-4 jam, maka bisa disimpulkan jika anak baiknya diperbolehkan tidur lagi 1-2 jam selepas makan sahur.

dr Maria menegaskan, tak usah khawatir anak sampai mengalami dehidrasi selama puasa, sebab tubuh mempunyai cadangan cairan tersendiri.

“Tergantung kondisinya. Kalau anak diare atau muntah-muntah disuruh puasa ya dehidrasi,” imbuhnya.

Diingatkan dr Ristan, pemenuhan kebutuhan cairan yang terpenting adalah frekuensinya, bukan volumenya. Makin sering makin baik, yaitu di kisaran 150-200 cc dalam sehari.

Jika tidak, bisa diganti dengan mengonsumsi buah yang banyak mengandung air dan menghindari keluar ruangan di siang hari, atau pakaikan alat pelindung dari sinar matahari seperti topi atau payung.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

H-3 Lebaran: Arus Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Padat

Next Post

Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Next Post
Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Doa Selain Syirik Akan Diampuni

Hassan bin Nu'man Komandan Pasukan

Hassan bin Nu'man Komandan Pasukan yang Pertama Masuk Afrika

Badan HAM PBB Tunjuk Pakar Khusus Pantau Kekerasan Terhadap Kaum LGBT

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8336 shares
    Share 3334 Tweet 2084
  • Rekomendasi Warna Baju agar Wajah Tampak Cerah

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Gunung Kelir di Wonogiri jadi Primadona Baru dengan Pesona Alamnya

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3758 shares
    Share 1503 Tweet 940
  • Salimah Jakarta Selenggarakan Rapat Koordinasi Nasional

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4273 shares
    Share 1709 Tweet 1068
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    810 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4580 shares
    Share 1832 Tweet 1145
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5372 shares
    Share 2149 Tweet 1343
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2228 shares
    Share 891 Tweet 557
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga