• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 4 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Abdurrahman bin Auf Menangis Karena Makanan yang Berlimpah

25/07/2022
in Kisah
Resep Roti Panggang Sosis, Bekal Keren untuk si Kecil

Foto: Pexels

159
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ABDURRAHMAN bin Auf pernah menangis karena makanan yang berlimpah. meskipun hartanya melimpah, Abdurrahman bin Auf tidak diperbudak harta.

Ia bisa mengendalikan hartanya dengan baik. Buktinya, ia tidak mati-matian berbisnis dan tidak sengsara dengan harta yang telah dikumpulkannya.

Abddurrahman lakukan bisnis dengan santai, halal, dan hasilnya tidak untuk dinikmati sendiri, tetapi untuk dinikmati oleh keluarga, kerabat, teman, dan masyarakatnya.

Baca Juga: Abdurrahman bin Auf, Orang Terpercaya di Langit dan Terpercaya di Bumi

Abdurrahman bin Auf Menangis karena Makanan yang Berlimpah

Karena tingginya tingkat kedermawanannya, ada yang mengatakan, “Seluruh penduduk Madinah menikmati kekayaan Abdurrahman bin Auf.

Sepertiga kekayaan dipinjamkan kepada mereka. Sepertiga lagi dipergunakannya untuk mem-bayar utang-utang mereka dan sepertiga sisanya dibagi-bagikannya kepada mereka.”

la belum merasa puas dan lega ketika harta yang dimilikinya itu belum bisa membantu perjuangan Islam dan membantu saudara-saudaranya. Selain untuk kepentingan itu, ia sangat berhati-hati.

Pernah, saat ia puasa, ia diberi makanan untuk berbuka. Ketika ia memandang makanan itu, selera makannya tiba-tiba hilang. la menangis dan berkata, “Mush’ab bin Umair telah gugur sebagai syahid. la jauh lebih baik dariku. la dikafani dengan selembar kain.

Jika ditutupkan ke kepalanya, kakinya kelihatan. Jika ditutupkan ke kakinya, kepalanya kelihatan. Hamzah juga telah gugur sebagai syahid. Dia jauh lebih baik dariku.

Ia tidak memiliki kafan kecuali selembar kain. Namun sekarang, kita diberi kekayaan dunia begini melimpah. Aku khawatir, ini adalah pahala kebaikan yang disegerakan.”

Suatu hari, beberapa orang sahabat berkumpul di rumahnya, salah satu sahabat bertanya, “Apa yang membuatmu menangis, wahai Abu Muhammad?”

la menjawab, “Hingga meninggal dunia, Rasulullah dan keluarganya belum pernah makan roti sampai kenyang. Aku tidak melihat bahwa kematian kita ditunda untuk sesuatu yang lebih baik bagi kita.

Kekayaannya sama sekali tidak menjadikannya congkak dan sombong hingga dikatakan, “Jika ada orang asing yang melihatnya duduk bersama pembantunya, orang itu tidak akan bisa membedakan mana majikan dan mana pembantu. ‘

Tetapi, jika orang asing itu sudah tahu sebelumnya sepak terjang dan pengorbanan Abdurrahman bin Auf di medan perang, ia pasti bisa mengenalinya.

Sebab, di Perang Uhud ia mengalami 20 Iuka. Salah satunya membuat kakinya sedikit pincang. Beberapa giginya juga lepas, sehingga berpengaruh pada cara bicaranya.

Jika orang asing itu tahu itu semua; ia pasti bisa mengenali Abdurrahman bin Auf. Laki-laki yang berbadan tinggi, wajahnya bersinar, berkulit halus, kakinya sedikit pincang, dan sedikit cadel adalah Abdurrahman bin Auf. Semoga Allah ridha kepadanya dan ia pun ridha kepada Allah. [Cms]

Sumber : Biografi 60 Sahabat Nabi, Penerbit Al Itishom

Tags: Abdurrahman bin Auf
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Keadaan Seorang Mukmin seperti Tangkai Ditiup Angin

Next Post

Rasulullah Berdiri ketika Melihat Iringan Jenazah

Next Post
Agar Bidadari Cemburu Padamu

Rasulullah Berdiri ketika Melihat Iringan Jenazah

Hari Anak Nasional, Selamatkan Anak Indonesia

Hari Anak Nasional, Selamatkan Anak Indonesia

10 Tips Membersihkan Dapur agar Memasak tetap Nyaman

10 Tips Membersihkan Dapur agar Memasak tetap Nyaman

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9025 shares
    Share 3610 Tweet 2256
  • Maroko dan Tragedi Perbatasan dengan Spanyol

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2325 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11661 shares
    Share 4664 Tweet 2915
  • Tiga Golongan Manusia

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Tafsir Surat Al-Ma’un Ayat 1 dan 2, Orang yang Mendustakan Agama

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Surah Yusuf Ayat 6-10: Pembicaraan Rahasia Diantara Saudara-Saudara Yusuf

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Kisah Bedanya Putusan Nabi Daud dan Sulaiman tentang Kambing yang Merusak Ladang

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga