• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Apa Saja 4 Kebiasaan Kecil yang Bisa Menjadi Jalan Menuju Maksiat?

08/11/2026
in Ustazah
Apa Saja 4 Kebiasaan Kecil yang Bisa Menjadi Jalan Menuju Maksiat?

Sumber: Unsplash

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TIDAK semua perbuatan maksiat berawal dari sesuatu yang besar. Terkadang dosa justru tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang kali hingga tanpa disadari menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Awalnya terlihat sederhana dan dianggap tidak berbahaya. Namun jika terus dibiarkan maka kebiasaan tersebut dapat perlahan menjauhkan seseorang dari Allah SWT.

Dalam Islam kita diajarkan untuk senantiasa menjaga diri dari berbagai hal yang dapat menjerumuskan kepada perbuatan dosa. Bukan hanya menghindari maksiat yang terlihat jelas tetapi juga memperhatikan hal-hal kecil yang berpotensi membuka pintu kemaksiatan.

Baca Juga: Telur Rebus, Telur Orak Arik, Telur Dadar yang Mana lebih Sehat?

Apa Saja 4 Kebiasaan Kecil yang Bisa Menjadi Jalan Menuju Maksiat?

Ada beberapa kebiasaan yang mungkin sering dianggap sepele. Padahal jika tidak segera diperbaiki kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kualitas iman dan ketenangan hati.

Berikut empat kebiasaan kecil yang perlu diwaspadai karena bisa menjadi jalan menuju maksiat.

1. Terlalu Sering Melihat Hal yang Diharamkan

Mata merupakan salah satu nikmat besar yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Melalui mata seseorang dapat melihat keindahan ciptaan-Nya dan mempelajari berbagai hal yang bermanfaat. Namun mata juga bisa menjadi pintu masuk berbagai keburukan apabila tidak dijaga dengan baik.

Di era digital seperti sekarang akses terhadap berbagai konten semakin mudah. Hanya dengan membuka ponsel seseorang bisa menemukan beragam gambar maupun video yang tidak pantas untuk dilihat.

Awalnya mungkin hanya karena rasa penasaran atau sekadar mengikuti apa yang sedang ramai diperbincangkan. Namun jika terus dilakukan maka seseorang bisa terbiasa melihat sesuatu yang seharusnya dihindari.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah An-Nur ayat 30 yang memerintahkan kaum laki-laki beriman untuk menundukkan pandangan dan menjaga kemaluannya. Perintah ini juga ditegaskan kepada kaum perempuan dalam ayat berikutnya.

Menjaga pandangan bukan hanya tentang menghindari sesuatu yang haram tetapi juga menjadi bentuk ketaatan kepada Allah. Oleh karena itu biasakan menggunakan mata untuk melihat hal-hal yang membawa manfaat dan kebaikan.

2. Membiarkan Obrolan yang Tidak Terjaga

Berbicara dan bercanda bersama teman merupakan bagian dari kehidupan sosial. Namun seseorang tetap perlu memperhatikan apa yang keluar dari lisannya.

Tidak sedikit percakapan yang awalnya hanya membahas hal biasa kemudian berubah menjadi ghibah atau membicarakan keburukan orang lain. Bahkan terkadang seseorang ikut tertawa ketika mendengar cerita yang merendahkan atau mempermalukan orang lain.

Kebiasaan seperti ini sering dianggap wajar karena dilakukan bersama teman dekat. Padahal Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga lisan dari perkataan yang menyakiti dan merugikan orang lain.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya berkata baik atau diam.

Hadis tersebut mengajarkan bahwa tidak semua hal harus dikomentari dan tidak semua percakapan perlu diikuti. Jika sebuah obrolan mulai mengarah kepada gibah atau fitnah sebaiknya kita mengingatkan dengan cara yang baik atau memilih untuk tidak terlibat.

Sebab lisan yang tidak dijaga bisa menjadi sumber dosa meskipun perkataan tersebut awalnya hanya dianggap sebagai candaan.

3. Menunda Waktu Sholat

Kesibukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari terkadang membuat seseorang menunda waktu sholat. Ada yang beralasan masih menyelesaikan pekerjaan. Ada pula yang memilih melanjutkan aktivitas karena merasa waktu sholat masih panjang.

Jika kebiasaan ini terus dilakukan maka seseorang bisa semakin mudah mengabaikan kewajiban yang seharusnya menjadi prioritas utama.

Padahal sholat merupakan tiang agama dan menjadi salah satu bentuk hubungan seorang hamba dengan Allah SWT. Melalui sholat seseorang memiliki kesempatan untuk berhenti sejenak dari urusan dunia dan kembali mengingat Sang Pencipta.

Menunda sholat tanpa alasan yang dibenarkan juga dapat membuat hati semakin terbiasa mengesampingkan kewajiban agama.

Karena itu penting untuk membangun kedisiplinan dalam menjalankan sholat tepat waktu. Jangan menunggu pekerjaan selesai atau menunggu suasana hati menjadi lebih baik untuk menghadap Allah.

Jadikan adzan sebagai pengingat bahwa ada kewajiban yang harus didahulukan daripada kesibukan dunia.

4. Berteman dengan Lingkungan yang Buruk

Lingkungan pertemanan memiliki pengaruh besar terhadap kebiasaan dan perilaku seseorang. Tanpa disadari seseorang dapat mengikuti cara berbicara hingga gaya hidup orang-orang yang sering berada di sekitarnya.

Jika terbiasa berada dalam lingkungan yang menganggap maksiat sebagai sesuatu yang biasa maka perlahan batas antara benar dan salah bisa menjadi kabur.

Sebaliknya berteman dengan orang-orang yang senantiasa mengingatkan kepada Allah dapat membantu seseorang menjaga keimanan.

Rasulullah SAW mengibaratkan teman yang baik seperti penjual minyak wangi. Seseorang bisa mendapatkan manfaat dari pertemanan tersebut meskipun tidak membeli minyak wanginya. Sementara teman yang buruk diibaratkan seperti pandai besi yang bisa memberikan dampak kurang baik.

Bukan berarti kita harus menjauhi semua orang yang sedang berjuang memperbaiki diri. Namun penting untuk memiliki batasan dan memilih lingkungan yang mendukung kita dalam melakukan kebaikan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Mulai Perbaiki Kebiasaan Sebelum Menjadi Penyesalan

Empat kebiasaan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga keimanan membutuhkan kesadaran setiap hari. Jangan sampai hal kecil yang terus dibiarkan justru menjadi jalan menuju perbuatan dosa yang lebih besar.

Jika pernah melakukannya bukan berarti tidak ada kesempatan untuk berubah. Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang mau bertaubat dan memperbaiki diri.

Mulailah dengan menjaga pandangan. Mengendalikan lisan. Menunaikan sholat tepat waktu dan memilih lingkungan pertemanan yang baik.

Sebab perubahan besar sering kali dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Jangan menunggu hati menjadi jauh dari Allah untuk kembali mendekat kepada-Nya.

Semoga Allah senantiasa menjaga hati dan langkah kita agar tidak mudah tergelincir dalam kemaksiatan serta memberikan kekuatan untuk istiqamah dalam kebaikan. [DW]

Sumber: Ustadzah Oki Setiana Dewi
Tags: Apa Saja 4 Kebiasaan Kecil yang Bisa Menjadi Jalan Menuju Maksiat?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Produk Skincare Kedaluwarsa Sebelum Habis, Apakah Masih Aman Digunakan?

Next Post

Pernah Merasa Seperti Jatuh saat Baru Terlelap? Ini Penjelasan Fenomena Hypnic Jerk

Next Post
Pernah Merasa Seperti Jatuh saat Baru Terlelap? Ini Penjelasan Fenomena Hypnic Jerk

Pernah Merasa Seperti Jatuh saat Baru Terlelap? Ini Penjelasan Fenomena Hypnic Jerk

Mengapa Mengingat Allah Bisa Membuat Hati Tenang Saat Menghadapi Masalah?

Mengapa Mengingat Allah Bisa Membuat Hati Tenang Saat Menghadapi Masalah?

Desa Tanpa Jalan Raya: Bagaimana Kehidupan Sehari-hari Penduduk Giethoorn?

Desa Tanpa Jalan Raya: Bagaimana Kehidupan Sehari-hari Penduduk Giethoorn?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9711 shares
    Share 3884 Tweet 2428
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1489 shares
    Share 596 Tweet 372
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2544 shares
    Share 1018 Tweet 636
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4393 shares
    Share 1757 Tweet 1098
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11901 shares
    Share 4760 Tweet 2975
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2626 shares
    Share 1050 Tweet 657
  • Wisata Satwa: Hiburan Manusia atau Bentuk Eksploitasi Hewan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hobi Berbagi Gunting Kuku dengan Keluarga? Dokter Kulit Ungkap Risiko di Baliknya!

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Produk Skincare Kedaluwarsa Sebelum Habis, Apakah Masih Aman Digunakan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain? Berikut 5 Cara Berdamai dengan Rasa Kecewa

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga