BAJU berbahan sifon sering menjadi pilihan untuk membuat penampilan terlihat anggun dan elegan. Kainnya yang ringan, tipis, dan memiliki kesan jatuh membuat sifon cocok digunakan untuk blouse, tunik, hijab, hingga dress pesta. Namun, di balik tampilannya yang cantik, bahan ini membutuhkan perawatan khusus, terutama ketika menyetrika.
Sifon tersedia dalam berbagai jenis serat, seperti poliester, sutra, dan campuran serat lainnya. Setiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pengaturan suhu setrika tidak boleh dilakukan sembarangan. Panas berlebihan dapat menyebabkan kain mengilap, berubah bentuk, bahkan rusak.
Baca Juga: Tak Hanya Sekadar Menyegarkan Ini Manfaat Air Nabeez Kurma bagi Kesehatan
Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menyetrika Baju Berbahan Sifon
Agar pakaian tetap awet dan terlihat rapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyetrika baju berbahan sifon.
1. Periksa Label Perawatan Pakaian
Sebelum mulai menyetrika, periksa label perawatan yang terdapat pada pakaian. Informasi tersebut biasanya mencantumkan suhu setrika yang disarankan atau simbol yang menunjukkan apakah kain boleh disetrika.
Jangan langsung menganggap semua bahan sifon memiliki ketahanan panas yang sama. Sifon poliester umumnya membutuhkan suhu rendah, sedangkan sifon sutra juga perlu ditangani dengan hati-hati. Jika label menyatakan pakaian tidak boleh disetrika, ikuti petunjuk tersebut dan pertimbangkan metode penghilangan kusut yang lebih aman.
2. Gunakan Suhu Setrika Rendah
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menggunakan suhu tinggi agar kerutan cepat hilang. Padahal, panas berlebihan justru berisiko merusak serat kain sifon.
Atur setrika pada suhu rendah atau pengaturan khusus untuk bahan sintetis dan sutra sesuai jenis kainnya. Jika ragu, mulailah dari suhu paling rendah, kemudian tingkatkan sedikit demi sedikit hanya jika diperlukan dan diizinkan oleh label perawatan.
3. Balik Pakaian Sebelum Disetrika
Menyetrika bagian dalam pakaian dapat membantu mengurangi risiko munculnya bekas mengilap atau perubahan tampilan pada permukaan kain. Cara ini sangat berguna untuk sifon yang memiliki warna gelap, motif, atau detail dekoratif.
Letakkan pakaian di atas papan setrika yang bersih dan rata. Rapikan kain secara perlahan agar tidak tertarik atau membentuk lipatan baru ketika setrika digerakkan.
4. Gunakan Kain Pelapis
Kain pelapis atau kain tipis berbahan katun dapat membantu melindungi sifon dari kontak langsung dengan permukaan setrika. Letakkan kain pelapis di atas bagian pakaian yang akan dirapikan, kemudian setrika dengan suhu rendah.
Pilih kain pelapis yang bersih dan tidak mudah meninggalkan serat. Hindari menekan setrika terlalu kuat karena sifon merupakan bahan yang relatif ringan dan mudah berubah bentuk.
5. Hindari Menahan Setrika Terlalu Lama
Ketika menyetrika sifon, gerakkan setrika secara perlahan dan jangan menahannya terlalu lama pada satu titik. Panas yang terkonsentrasi dapat merusak kain, terutama jika terbuat dari serat sintetis yang sensitif terhadap suhu tinggi.
Gunakan gerakan ringan tanpa tekanan berlebihan. Jika kerutan sulit dihilangkan, jangan langsung menaikkan suhu setrika. Periksa kembali jenis bahan dan petunjuk perawatannya sebelum mencoba cara lain.
6. Manfaatkan Uap dengan Hati-Hati
Uap dapat membantu melonggarkan kerutan pada sejumlah jenis kain sifon. Kamu bisa menggunakan fitur uap pada setrika apabila label perawatan mengizinkannya.
Alternatifnya, gunakan steamer pakaian dengan mengikuti petunjuk penggunaan alat dan menjaga jarak yang disarankan. Jangan menempelkan kepala steamer terlalu dekat dengan kain, terutama pada sifon sutra atau pakaian dengan hiasan tambahan.
Jika tidak yakin terhadap ketahanan bahan, lakukan pengujian terlebih dahulu pada bagian kecil yang tersembunyi. Hindari menyemprotkan air secara berlebihan karena sebagian kain dapat meninggalkan bercak.
7. Simpan Pakaian dengan Cara yang Tepat
Setelah selesai disetrika, jangan langsung melipat pakaian ketika masih terasa hangat atau lembap akibat uap. Biarkan kain dingin dan kering terlebih dahulu agar tidak mudah kembali kusut.
Untuk blouse, tunik, dan dress sifon, gunakan gantungan yang sesuai dengan bentuk bahu pakaian. Pastikan lemari tidak terlalu penuh supaya kain tidak tertekan oleh pakaian lain.
Jika pakaian perlu dilipat saat bepergian, gunakan lipatan yang longgar dan hindari menumpuk benda berat di atasnya. Cara penyimpanan yang tepat membantu mempertahankan bentuk pakaian dan mengurangi kebutuhan menyetrika berulang kali.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Menyetrika baju sifon membutuhkan ketelitian karena kainnya ringan dan sebagian jenisnya sensitif terhadap panas. Mulai dari memeriksa label perawatan, memilih suhu rendah, menggunakan kain pelapis, hingga menyimpan pakaian dengan benar, setiap langkah berperan dalam menjaga kualitas kain. [DW]





