AL-QUR’AN itu mu’jizat yang Allah anugerahkan melalui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Meskipun tidak sedikit orang yang terus merendahkan.
Di antara mu’jizatnya adalah angka-angka yang dalam Al-Qur’an. Antara lain:
Satu, Angka 40 untuk Bani Israil.
Angka 40 menjadi begitu istimewa untuk Bani Israil atau anak keturunan Nabi Ya’qub alaihissalam.
Antara lain, Al-Qur’an menyebut kata ‘Bani Israil’ sebanyak 40 kali di beberapa surah. Angka 40 pula disebut untuk Nabi Musa ketika bertemu dengan Allah subhanahu wata’ala selama 40 malam. Nabi Musa merupakan nabi untuk Bani Israil.
Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan (ingatlah) ketika Kami berjanji kepada Musa (pemberian Taurat, red) selama empat puluh malam…” (QS. Al-Baqarah: 51)
Angka 40 juga disebut ketika Bani Israil dihukum oleh Allah selama 40 tahun tidak bisa mencapai lokasi yang dituju. Mereka hanya berputar-putar atau tersesat selama itu.
(Allah) berfirman, “(Jika demikian), maka (negeri) itu terlarang buat mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan mengembara kebingungan di bumi. Maka, janganlah engkau (Musa) bersedih hati (memikirkan nasib) orang-oranng yang fasik itu.” (QS. Al-Maidah: 26)
Dan terakhir, angka 40 merupakan ayat pertama dalam Surah Al-Baqarah yang mengisahkan tentang Bani Israil.
Dua, Angka 17 tentang Shalat.
Dalam Surah Luqman, Sayyidina Luqman memerintahkan anaknya untuk menunaikan shalat. Shalat dalam sehari semalam ada 17 rakaat.
Menariknya, jumlah kata dalam ayat itu ada 17 kata. Dan menariknya pula, pelajaran itu ada dalam Surah Luqman ayat ke-17.
Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Wahai anakku! Laksanakanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat yang ma’ruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting.” [Mh]



