DISADARI atau tidak, ada satu bisikan yang sering membuat seseorang menjauh dari Allah, yaitu perasaan bahwa dirinya belum cukup baik. Merasa terlalu banyak dosa, terlalu sering lalai, atau terlalu jauh meninggalkan ibadah akhirnya membuat hati berkata, “Nanti saja kalau sudah berubah.” Padahal, justru perubahan itu dimulai ketika kita berani mendekat kepada-Nya.
Allah tidak pernah meminta hamba-Nya menjadi sempurna lebih dulu sebelum beribadah. Yang Allah cintai adalah hamba yang mau kembali, meski dengan langkah kecil. Mungkin hari ini kita baru mulai menjaga shalat tepat waktu, belajar membaca Al-Qur’an lagi, atau membiasakan istighfar di sela kesibukan. Langkah sederhana itu sangat berarti jika dilakukan dengan hati yang ikhlas.
Baca Juga: 5 Pewarna Makanan Alami untuk Sajian Lebih Sehat
Jalan Pulang Selalu Terbuka bagi Semua Hamba-Nya
Setiap manusia pasti pernah berbuat salah. Tidak ada yang hidup tanpa kekeliruan, karena memang itulah sifat manusia. Yang membedakan bukan siapa yang tidak pernah berdosa, melainkan siapa yang mau bertaubat ketika menyadari kesalahannya. Selama napas masih berhembus, pintu taubat tetap terbuka dan rahmat Allah selalu lebih luas daripada dosa-dosa kita.
Jangan biarkan masa lalu menjadi alasan untuk berhenti berharap. Bisa jadi hari ini kita masih mudah marah, masih lalai menjaga lisan, atau masih sering menunda ibadah. Namun itu bukan berarti Allah menolak kita. Justru saat hati merasa menyesal dan ingin berubah, itulah awal hidayah sedang mengetuk pintu kehidupan.
Mendekat kepada Allah bukan tentang menjadi orang yang langsung suci dalam semalam. Ia adalah perjalanan panjang yang dipenuhi jatuh bangun. Ada hari ketika iman terasa kuat, ada pula hari ketika hati terasa lemah. Yang terpenting adalah jangan berhenti kembali. Setiap kali tergelincir, bangun lagi. Setiap kali lupa, ingat lagi. Setiap kali jauh, pulang lagi.
Sering kali Allah membimbing seseorang bukan dengan cara yang spektakuler, melainkan melalui kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus. Doa setelah shalat, sedekah meski sedikit, membaca beberapa ayat setiap hari, atau menahan diri dari satu keburukan perlahan akan membentuk hati menjadi lebih lembut.
Maka jangan tunggu menjadi baik untuk mulai mendekat kepada Allah. Mulailah hari ini, dengan kemampuan yang kita miliki. Allah-lah yang akan menuntun langkah demi langkah hingga hati menjadi lebih tenang dan hidup terasa lebih bermakna.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Karena sejatinya, jalan pulang kepada Allah tidak pernah tertutup. Yang diperlukan hanyalah keberanian untuk melangkah kembali. [DW]
Sumber: Ustadz Hanan Attaki





