• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 7 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Salamatush Shadr

07/09/2026
in Jendela Hati
Salamatush Shadr

FB Fifi Proklawati Jubilea

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SALAMATUSH shadr. Putraku berangkat sekolah, sebelumnya ingin dibuatkan nasi goreng si mbak, nasi goreng kampung istilahnya, dengan kecap sedikit dan bawang merah dan irisan cabe merah, telur dadar yang diaduk dalam nasinya dan sedikit ebi sebagai penyedap. Aku menawarkan nasi goreng buatanku, katanya kemanisan, yaa memang aku suka manis biasanya kecapnya banyak dan tambah saus barbeque pula dan mentega. Nasi goreng buatanku bahannya premium, kadang aku kasih tambahan irisan sosis dari daging wagyu.

Wah kalau dijual mungkin nasi goreng buatanku lebih mahal dari si mbak. Tapi anakku tetap memilih nasi goreng mbak yang lebih simple? Apakah aku marah? Tentu saja ada sedikit kecewa tapi aku me-release dengan meminta orang lain membuatkan nasi goreng tipe ke-3, tipe yang tidak sama dengan si mbak dan tidak sama dengan nasi gorengku. Nasi goreng aduk-aduk, suka-suka, dan enggak tahu dimasukin apa ke dalamnya, dimasak tiba-tiba dengan tidak confidence.

Pertanyaannya adalah
Dalam hal ini, siapa yang menjadi pemenang??

Ini type literacy dari kurikulum merdeka yang dicanangkan Pak Nadiem. Orang disuruh mikir. Dan jawabannya enggak mesti A atau B, inilah yang dinamakan Kurikulum Merdeka.

Saya teruskan yaa.

Lalu saya mengatakan kepada putraku, kamu harus belajar untuk memiliki jiwa yang lapang, yaitu salamatush shadr. Tidak semua yang kamu inginkan terjadi dan tidak semua yang kamu inginkan kamu dapatkan.

baca juga: Cahaya untuk Kelapangan Dada

Salamatush Shadr

Adalah Siti Aisyah yang merelakan kamarnya dimasuki Umar bin Khattab radhiyallahu anhu. Ketika Umar bin Khattab sakaratul maut, beliau meminta kepada anaknya untuk meminta izin kepada Aisyah ra agar diperbolehkan dikubur di sebelah Rasulullah dan Abu Bakar radhiyallahu anhu. Di sebelah kawan-kawan karibnya.

Sejenak Aisyah radhiyallahu anha merenung. “Aku sendiri ingin ketika meninggal dimakamkan di antara kedua orang terkasihku. Di dalam kamarku sendiri di Raudhoh. Di tengah-tengah antara suamiku dan ayahku.”

Tapi beliau akhirnya dengan lapang dada memberikan izin kepada Abdullah bin Umar untuk nantinya Umar Bin Khattab radhiyallahu anhu disemayamkan di tempat yang semestinya menjadi tempat peristirahatan terakhir Aisyah.

Yang hikmahnya kemudian kita lihat bahwa kalau kita ke Raudhoh di Madinah, maka yang lelaki di sebelah sana, yang perempuan di sebelah sini dan tak elok bila jamaah lelaki berziarah lalu ada Aisyahnya di situ. Maka jamaah yang perempuan pasti ingin ke situ juga dengan alasan ingin ziarah ke Aisyah.
Pasti akan semrawut. Bahkan hebatnya sampai sekarang kita malah tak tahu (aku khususnya) malah tak tahu di mana makam Aisyah radhiyallahu anha yang sesungguhnya.

Di sini aku merenung dan mengajak putraku merenung juga, betapa Salamatush shadr (lapang dada) itu penting.

Dan sejak membaca kisah itu di dalam buku ‘Di Balik Hari Kematian‘ Imam Ghazali, aku jadi lebih mengenal karakter Bunda Aisyah radhiyallahu anha.

Lalu aku pun mengizinkan mbak untuk 3 kali sepekan memasak nasi goreng kesukaan anakku, nasi goreng kampung yang lebih gurih di lidah.

Dan akupun jadi juga memiliki salamatush shodr, lapang dada dan bersikap easy going saja atau bahasa jawanya ‘woles‘ ajah .. ketika akhirnya aku enggak lagi masak nasi goreng saus barbeque dengan irisan daging wagyu dan lelehan mentega bercampur kecap dalam nasi goreng yang harum.

Hmm mungkin nanti untuk cucuku yang ke-9. Itupun kalau aku masih punya tenaga ..

So, salamatush shodr (lapang dada/jiwa besar) itu walau berat, effective untuk menyembuhkan luka ego, luka kecewa dan luka merasa tidak dibutuhkan, merasa tidak diperhatikan, dan luka-luka lainnya yang kalau difikirkan terus kita akan jadi orang baperan. Merasa ditolak, merasa tidak dihargai ..

Dan aku harus belajar untuk walaupun sudah berusaha untuk “act of service” gila-gilaan, oneday harus mau untuk ditolak, dicuekin semua orang, dan mungkin tidak dihargai sama sekali.

@suatu pagi di pinggir kota Perth.

𝑩𝒚: 𝑴𝒂𝒎 𝑭𝒊𝒇𝒊
Owner & Conceptor of Jakarta Islamic School
(JISc/JIBBS/JIGSc)

“𝗠𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗖𝗮𝗿𝗮 𝗜𝗯𝘂”
www.jakartaislamicschool.com
+62 813-8664-4108
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

Tags: Salamatush Shadr
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Tempat Camping Keluarga di Bogor yang Sejuk, Seru, dan Ramah di Kantong

Next Post

Memahami Konsumen Lebih Utuh, Langkah ParagonCorp Perkuat Kapabilitas Riset Multi-Omics di Indonesia

Next Post
Memahami Konsumen Lebih Utuh, Langkah ParagonCorp Perkuat Kapabilitas Riset Multi-Omics di Indonesia

Memahami Konsumen Lebih Utuh, Langkah ParagonCorp Perkuat Kapabilitas Riset Multi-Omics di Indonesia

Ibu, Pekerjaan Rumah Tangga Membuatmu Lelah, Jangan Lupakan Membaca Ini!

Ibu, Pekerjaan Rumah Tangga Membuatmu Lelah, Jangan Lupakan Membaca Ini!

Peringati Hari Santri 2026, Kemenag Buat Akad Massal KPR bagi Guru Pesantren

Peringati Hari Santri 2026, Kemenag Buat Akad Massal KPR bagi Guru Pesantren

  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9270 shares
    Share 3708 Tweet 2318
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Imbas Erupsi Krakatau, Delapan Bandara Ditutup Sementara

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Asosiasi PPIU Bentuk Kanal Komunikasi bagi Tour Leader yang Mendampingi Jemaah

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4197 shares
    Share 1679 Tweet 1049
  • Trik Mudah Mengolah Pare agar Tidak Pahit

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rekomendasi Destinasi Wisata Halal Nusa Tenggara Timur yang Tak Boleh Terlewat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2393 shares
    Share 957 Tweet 598
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga